TIDAK ADA YANG LEBIH PENTING DARIPADA KEHIDUPAN


“Tetaplah senyum di balik masker.”~Djajendra

Kita ada karena kehidupan. Hiduplah dengan gembira. Hiduplah dengan damai. Walaupun senyum kita ditutupi dengan masker, tetaplah senyum di balik masker. Jangan pernah menghilangkan senyum karena hanya senyum membuat kita semua selalu bersatu. Hargai kehidupan yang kita alami dan hormati satu sama lain. Tidak ada yang lebih penting daripada kehidupan yang sedang kita alami. Apa pun yang sedang kita alami, tetaplah senyum dengan hati yang tenang dan damai. Mari kita bangun peradaban baru yang menyatukan kemanusiaan kita dalam perilaku yang saling menghargai dan menghormati. Musuh kita bukanlah diantara kita yang berbeda, tetapi di luar diri kita dalam bentuk virus yang mematikan.

Walaupun kita harus menjaga jarak dalam kehidupan sosial, tetapi sebagai manusia sosial hati kita harus selalu bersatu dalam empati dan kasih sayang. Waktunya bagi kita membentuk kesadaran untuk bangkit sebagai manusia yang lebih berguna bagi kehidupan. Kita tidak perlu lagi membungkuk ke kehendak nafsu kepentingan yang merusak keindahan dan kedamaian. Kita harus mau melayani hidup tanpa merusak dan menghancurkan lingkungan kita. Ketika alam semesta marah kepada kita, maka virus-virus ganas akan dihadirkan untuk menghapus kita dari kehidupan.

Kalau kita mau jujur, keberadaan kita di bumi ini tidak terlalu penting. Sebab, kita lebih suka merusak daripada memelihara. Kita juga suka lupa diri bahwa hidup kita di bumi ini hanya sementara. Perilaku kita dan cara hidup kita seolah-olah akan hidup selamanya, padahal setiap hari kita melihat kematian. Mungkin kita lupa bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan yang harus dialami oleh siapa pun. Tidak ada seorang pun yang bisa terhindar dari kematian. Jadi, hargai dan hormati hidup ini dengan rasa syukur, gembira, damai, dan penuh sukacita. Kita tidak memiliki kendali atas hal-hal di luar diri kita, tetapi kita memiliki kendali atas hal-hal di dalam diri kita. Bahagia, gembira, damai, tenang, senyum, cinta, kasih sayang, empati, toleransi, disiplin, tanggung jawab, semangat, motivasi, antusiasme, rasa syukur, dan sukacita ada di dalam diri kita.

Covid-19 menciptakan perang atas keberadaan kita, sudah banyak dari kita yang dikalahkan oleh covid-19. Jika kita tidak disiplin dan patuh untuk mengalahkan covid-19, mungkin korban di pihak manusia akan semakin banyak. Kehidupan kita begitu berharga, kita harus menjadi lebih disiplin untuk menjaga jarak dan selalu memakai masker atau alat pelindung lainnya, agar kita bisa segera mengalahkan covid-19. Perang dengan covid-19 tidaklah boleh dianggap enteng, pasukan covid-19 belum kita kenal sifat aslinya. Jadi, lebih baik kita berhati-hati dan selalu menjaga kekuatan diri kita sendiri dengan disiplin yang tinggi. Perang melawan covid-19 mengharuskan umat manusia untuk berada dalam satu kesatuan yang solid. Tidak boleh ada lagi pertentangan karena perbedaan. Tidak boleh ada lagi yang merasa paling benar dan paling mengerti. Sekarang waktunya untuk bersatu dan menguatkan barisan agar korban di pihak manusia bisa dikurangi.

Kita harus menjaga kehidupan kita dan mau belajar banyak dari peristiwa covid-19. Hidup kita adalah hadiah dari Tuhan yang harus kita terima dengan gembira. Sekarang ini kita harus mampu merasakan bahwa tidak ada yang lebih penting daripada kehidupan yang kita miliki. Jangan sampai rasa syukur kita hilang oleh berbagai kesulitan dan tantangan yang pasti sedang kita alami saat ini. Gunakan waktu yang tidak mudah ini untuk menyederhanakan hidup. Gunakan waktu yang tidak mudah ini untuk membuat diri kita lebih bersyukur dan lebih kuat. Jauhkan diri dari energi negatif, melatih diri untuk mencapai keseimbangan dalam diri sendiri. Mungkin sebagian besar dari kita tidak bisa menghilangkan rasa takut dan rasa khawatir, tetapi kita harus yakin bahwa kita mampu menjadi solusi untuk hidup yang kita jalani.

Kematian dan masa depan adalah wilayah di luar kendali manusia. Kita hanya memiliki hari ini dan itu pun pada momen ini. Bersyukur dan bergembira pada momen ini adalah kecerdasan tertinggi. Gunakan waktu dan energi untuk merasakan gembira dan kedamaian. Semakin kuat energi gembira dan damai yang kita berikan kepada alam semesta, maka akumulasi energi positif yang besar mampu memenangkan kita dari perang melawan covid-19. Mari kita lalui jalan yang harus kita lalui, melangkah dengan tenang dan sabar, tidak perlu takut dan marah. Kita harus menghargai hidup kita sendiri dengan rasa syukur, kita juga harus menjaga keselamatan hidup kita satu sama lain dengan menjaga jarak. Kita harus ingat selalu bahwa covid-19 menggunakan tubuh manusia untuk berpindah ke tubuh manusia yang lain. Jadi, mereka berperang dengan cara masuk ke dalam diri kita dan mencoba membunuh kita.

Djajendra

Popular posts from this blog

Ketika Anda Merasa Kasihan Pada Diri Sendiri, Saat Itu Anda Sedang Mengalami Kemunduran Kepercayaan Diri. Jangan Pernah Mengasihani Diri Sendiri, Tapi Disiplinkan Diri Anda Untuk Menjadi Lebih Kuat Dan Lebih Tangguh Dalam Menghadapi Realitas Hidup.~Djajendra