PIKIRAN DALAM KENDALI KESADARAN DAN KECERDASAN



“Tugas pikiran adalah untuk berpikir dan menemukan solusi bagi hidup kita.”~Djajendra

Pikiran dimaksudkan untuk membantu kita mengalami kehidupan duniawi dengan bahagia. Semua yang kita alami dalam hidup ada hubungannya dengan pikiran. Pikiran yang kita gunakan secara positif mampu membantu hidup kita. Jika pikiran salah digunakan dapat menyebabkan stres, depresi, dan masalah mental yang menghilangkan kedamaian atau kebahagiaan kita.

Sifat pikiran adalah terus-menerus berpikir. Pikiran memiliki kemampuan berpikir yang tidak terbatas. Apa saja dipikirkan. Baik dan buruk mengalir dalam pikiran secara kreatif. Kita harus sadar tentang sifat pikiran kita dan mengamati pikiran kita agar selalu membawa kebaikan bagi hidup kita. Jika pikiran kita berpikir sia-sia untuk hal-hal yang tidak berguna bagi hidup kita, maka harus segera kita hentikan. Kita harus cerdas memanfaatkan pikiran untuk tujuan hidup yang bermakna dan bermanfaat bagi kebaikan kita.

Tugas pikiran adalah untuk berpikir dan menemukan solusi bagi hidup kita. Kita harus membiarkan pikiran melakukan pekerjaannya dengan profesional. Kesadaran dan kecerdasan kita tidak boleh dikendalikan oleh pikiran. Sebaliknya, apa yang harus dipikirkan dan kapan harus tenang adalah hal-hal yang perlu berada dalam kendali kesadaran dan kecerdasan kita. Jadi, setiap saat, kita bertanggung jawab untuk memahami arah dan tujuan pikiran kita, serta melihat di mana ada yang tidak tepat. Jangan sampai hidup kita dikuasai oleh pikiran kita, kemudian setiap hari kita harus bertarung dengan pikiran kita sendiri. Pikiran kita bukan musuh yang harus kita lawan, tetapi alat yang membantu kita untuk menemukan solusi duniawi.

Pikiran kita harus bebas dan merdeka di dalam diri. Kita tidak boleh membatasi pikiran kita. Kita tidak boleh mematikan kreativitas pikiran kita. Tugas utama kita adalah menempatkan pikiran dalam kendali kesadaran dan kecerdasan kita. Ketika pikiran digunakan oleh kesadaran dan kecerdasan untuk melakukan hal-hal bagi kemajuan diri sendiri, maka pikiran mampu menciptakan masa depan yang baik. Jangan menggunakan pikiran hanya untuk merenungkan hal-hal yang sama berulang-ulang tanpa solusi. Merenungkan fantasi masa depan dan situasi masa lalu secara terus-menerus tanpa melakukan tindakan nyata, hanya menghasilkan sesuatu yang sia-sia bagi hidup kita. Jadi, pikiran kita itu alat untuk menemukan solusi, bukan untuk merenungkan hal-hal setiap hari di sepanjang hidup.

Tidak semua perintah pikiran harus kita lakukan. Ingat sekali lagi, pikiran kita hanya sebuah alat untuk membantu kehidupan kita. Apa pun pilihan dan perintah pikiran, kita harus membawanya kepada kesadaran dan kecerdasan kita. Kemudian, kesadaran dan kecerdasan kita yang memutuskan, apakah perintah atau pilihan pikiran itu akan dilakukan? Nah, jika kesadaran dan kecerdasan tidak sepakat dengan pikiran, maka kita tidak boleh melakukan apa pun. Kita tidak perlu melakukan apa pun ketika kesadaran dan kecerdasan menolak solusi dari pikiran.

Kita harus terlatih dengan baik untuk memberikan perintah dan menghentikan semua dorongan yang bersumber dari pikiran. Pikiran tidak boleh mengatur jalan hidup kita. Pikiran tidak boleh memaksa kita untuk melakukan sesuatu. Pikiran harus tahu diri bahwa ia hanya sebuah alat yang bertugas membantu kesadaran dan kecerdasan kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com