SAMPAIKAN KABAR BAIK KEPADA DIRI SENDIRI

“Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita.”~Djajendra

Sampaikan kabar baik kepada diri sendiri. Setiap hari kita perlu kabar baik. Kabar baik dihasilkan dari rasa syukur dan terima kasih atas semua situasi yang kita jalani. Kabar baik dihasilkan dari pikiran positif yang mampu menerjemahkan sebuah peristiwa untuk kegembiraan hidup. Kabar baik karena kemampuan kita untuk menerima kabar buruk dengan ikhlas sebagai pelajaran dan pengalaman menuju masa depan. Kabar baik karena kita mampu mengendalikan diri sendiri, untuk tidak dikendalikan oleh berbagai situasi dan keadaan dari luar diri kita.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kita tidak pernah tahu situasi dan peristiwa seperti apa yang harus kita hadapi di masa depan. Hidup kita sesungguhnya untuk hari ini, untuk momen ini, tetapi pikiran selalu menciptakan realitas tentang masa depan. Semua realitas yang diciptakan pikiran belum tentu sama dengan realitas yang harus kita hadapi. Jadi, kita harus memiliki kepercayaan diri dan kerendahan hati sebagai pengendali atas semua situasi tak terduga yang mungkin harus kita lalui.

Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita. Oleh karena itu, pikiran harus dilatih dan dibiasakan untuk menghasilkan kabar baik dan menyampaikan kebahagiaan kepada diri sendiri. Semua sel diri kita harus mampu merasakan kabar baik yang disampaikan oleh pikiran. Getaran kabar baik harus kita rasakan sampai ke suara hati terdalam. Pikiran harus betul-betul disiplin dan bertanggung jawab penuh, untuk menyampaikan kabar baik kepada diri sendiri setiap hari. Pikiran tidak boleh berkhianat kepada diri sendiri dengan membuat diri takut, marah, kecewa, sakit hati; sehingga setiap saat hanya kabar buruk yang disampaikan oleh pikiran kepada seluruh sel diri kita. Pikiran yang baik pasti bertanggung jawab untuk menyampaikan kabar baik, sehingga kita setiap saat hidup dalam sukacita.

Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk mengubah kegagalan menjadi pelajaran yang membahagiakan hati kita. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah kekecewaan menjadi obat penyembuhan. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah semua energi negatif dan peristiwa buruk menjadi energi positif dan kabar baik. Kesadaran kita memiliki tugas untuk memeriksa pemikiran dan emosi kita, serta menjaganya untuk menghasilkan kabar baik bagi seluruh sel-sel diri kita.

Pikiran, tubuh, dan jiwa dihubungkan oleh keyakinan kita. Bila keyakinan kita sulit menciptakan kabar baik, maka kesadaran harus mengambil peran besar untuk memperbaiki keyakinan yang tidak baik itu. Selama keyakinan tidak diperbaiki, maka kabar baik tidak akan pernah ada. Keyakinan menciptakan pemikiran, dan pemikiran adalah energi yang kita gunakan untuk menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari. Intinya, selama keyakinan kita buruk dan bersumber dari pengetahuan atau pengalaman yang penuh kebencian dan kemarahan, maka kita hanya mampu menyampaikan kabar buruk kepada seluruh sel diri kita. Keyakinan buruk tidak akan mampu menghasilkan kabar baik bagi diri sendiri. Keyakinan buruk tidak akan mampu memberikan kehidupan yang damai dan bahagia untuk diri sendiri.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com