PEMIMPIN BERTINDAK DEMI ORANG LAIN DAN BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI



PEMIMPIN BERTINDAK DEMI ORANG LAIN DAN BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI

“Pemimpin adalah orang yang menunjukkan ketenangan dan kemenangan dalam segala situasi.”~Djajendra

Pemimpin tidak menciptakan dirinya untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi dia adalah seorang pelayan yang setia dan sepenuh hati ada untuk kebutuhan orang lain. Pemimpin bukan pribadi yang banyak pidato untuk menyampaikan janji-janji, pemimpin adalah pribadi yang menunjukkan kerja dan pelayanan tanpa berharap orang-orang memilihnya menjadi pemimpin formal. Ketika pemimpin dipilih oleh masyarakat umum untuk menjadi pemimpin formal; maka, pemimpin tersebut adalah pribadi yang tidak ada untuk dirinya sendiri, tidak ada untuk kepentingan keluarga dan kelompoknya, dia ada untuk melayani masyarakat umum dengan cinta dan kepedulian.

Kualitas hidup pemimpin adalah fokus dan bertindak tanpa mementingkan diri sendiri, pemimpin tidak mengiklankan dirinya untuk dijadikan pemimpin, pemimpin setiap hari bertindak demi orang lain dan bukan untuk diri sendiri. Pemimpin ada untuk membangun dan menggerakan semua potensi dan kekuatan untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Pemimpin selalu meningkatkan integritas dirinya, meningkatkan jati dirinya, meningkatkan kualitas pribadinya untuk bisa menyentuh hati dan pikiran masyarakat umum.

Ketika masyarakat tidak mengerti cara bergerak maju menuju kesejahteraan dan kebahagiaan, maka pemimpin berdiri paling dengan dengan visi yang terang. Pemimpin adalah kekuatan yang membangkitkan orang-orang dari kegagalan dan keputusasaan. Pemimpin adalah energi yang menciptakan optimisme dan menghidupkan harapan di setiap kesulitan hidup. Pemimpin adalah kebijaksanaan hidup yang menginspirasi setiap masyarakat untuk selalu kuat dan hebat dalam menghadapi pertempuran kehidupan sehari-hari.

Pemimpin adalah pribadi yang rendah hati, tenang, santai, kuat, cerdas, berpikir positif, dan berdiri paling depan untuk menguatkan setiap masyarakat. Pemimpin harus mengendalikan emosinya, mengendalikan indranya untuk tidak terjebak dalam keserakahan. Kecerdasan emosional pemimpin sangat dibutuhkan untuk menenangkan masyarakat saat kehidupan tidak berjalan sesuai harapan. Pemimpin harus selalu menjaga semangat setiap warga untuk tampil produktif dan bermental kuat di setiap situasi. Pemimpin tidak boleh membuat masyarakat putus asa dan pesimis dengan kenyataan hidup yang dihadapi. Pemimpin sebagai pribadi yang terpilih untuk memberikan kebaikan bagi orang lain haruslah selalu ada untuk kebaikan.

Pemimpin bukanlah pribadi yang hidup dalam ketidakpuasan, ketidaktegasan, keluh-kesah, kesedihan, menyalahkan orang lain, dan duduk terisolasi dari masyarakatnya. Pemimpin adalah orang yang menunjukkan ketenangan dan kemenangan dalam segala situasi. Pemimpin tidak tergiur oleh pujian, tidak tertekan menerima kritikan. Pemimpin selalu fokus untuk melakukan hal-hal secara benar, baik, dan etis. Semua komentar negatif tidak akan mengurangi ketenangan pikiran dan emosi pemimpin.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com