KEPRIBADIAN YANG KUAT




KEPRIBADIAN YANG KUAT

“Kepribadian yang kuat adalah manusia yang utuh di dalam kesadaran dan kecerdasan.”~Djajendra

Kepribadian dibentuk dari kebiasaan yang didorong oleh emosi yang kuatnya sama dengan kesadaran dan logika. Keharmonisan atau keseimbangan antara emosi, kesadaran, dan logika akan membentuk kepribadian yang kuat. Bagi kepribadian yang kuat, sebelum memulai sesuatu, dirinya tahu ke mana arah dan tujuan. Emosi, pikiran, dan kesadaran menyatu dalam jiwa yang kuat.

Kepribadian yang kuat adalah manusia yang utuh di dalam kesadaran dan kecerdasan. Ke mana pun dia pergi, dia selalu memiliki diri sejatinya bersama emosi dan pikirannya; dia tidak akan lari dari diri sejatinya. Dia tampil apa adanya. Dia menyadari apa yang dia lakukan. Dia hidup sepenuh hati dalam rasa syukur. Setiap hari dia melakukan hal-hal terbaik dari kesadaran dan kecerdasan. Dia sadar bahwa setiap kebaikan dan keberuntungan akan mengikuti dirinya untuk menjadi lebih baik di dalam kehidupan yang lebih berkualitas.

Kepribadian yang kuat memiliki disiplin untuk membangun kebiasaan-kebiasaan positif yang membuat dirinya kuat dalam menghadapi kenyataan hidup. Kebiasaan untuk bereaksi terhadap kenyataan dengan pola yang membuat pribadinya semakin kuat. Semua tantangan dan kesulitan hidup akan menjadi pupuk yang semakin menguatkan kualitas pribadi kuat. Kepribadian yang kuat dikembangkan terus-menerus selama seumur hidup. Hidup melibatkan rasa senang, rasa sakit, gembira, kehilangan, pengkhianatan, keberuntungan, dan semua itu perlu reaksi yang tepat sehingga kepribadian yang kuat terbentuk menjadi lebih kuat. Kepribadian yang kuat tidak akan pernah takabur dalam segala hal. Sebab, dia yakin dan percaya bahwa segala sesuatu datang dari Tuhan dan akan kembali kepadanya.

Kepribadian yang kuat mampu menyajikan hal-hal terbaik ketika menghadapi kenyataan yang tidak nyaman, dan selalu merasa baik-baik saja dengan masalah yang harus dihadapi. Pribadi kuat adalah prajurit yang tetap berjuang dengan penuh semangat saat menghadapi ketidakpastian. Pribadi yang kuat tidak akan kehilangan jati diri saat menghadapi rasa sakit, kehilangan, pengkhianatan, dan kebohongan. Pribadi kuat selalu menjaga emosi dan pikiran agar dirinya selalu baik dan hebat menghadapi kesulitan. Pribadi kuat selalu bersikap baik kepada diri sendiri dan menghormati kebahagiaan dirinya. Pribadi kuat selalu memaafkan dan mengampuni orang-orang sulit yang mengganggu jalan hidupnya.

Kepribadian yang kuat tidak akan menyerah pada pemikiran-pemikiran negatif yang membuat dirinya menjadi sangat reaksioner menghadapi kenyataan. Selalu berpikir positif dan mengambil pelajaran dari kehidupan yang dialami. Selalu tenang dan mengendalikan pikiran untuk bisa menciptakan keadaan terbaik bagi kebahagiaan hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com