TIDAK MEMBIARKAN EMOSI NEGATIF BERKUASA ATAS DIRI KITA



“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra
Emosi negatif dihasilkan dari pemikiran negatif. Ketika seseorang hanya mampu melihat kekurangan dan tidak mampu melihat kelebihan atau kebaikan, maka dia akan menarik berbagai jenis emosi negatif ke dalam dirinya. Emosi negatif atau perasaan negatif adalah sesuatu yang tidak menyenangkan hati atau sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Pastinya, setiap orang ingin bebas dari perasaan negatif agar hidupnya bahagia dan damai. Jelas, bila ingin bebas dari emosi negatif, maka kita harus menyadari bahwa hidup ini adalah rahmat Tuhan, bahwa hidup ini adalah sebuah keberuntungan bagi kita. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang utuh dalam sikap rendah hati akan menghilangkan emosi negatif di dalam diri. Biasanya, ketidaktahuan atau wawasan yang dangkal menyebabkan kesombongan, kebohongan, keegoisan, dan tertutupnya hati nurani untuk memahami anugerah Tuhan, sehingga hal ini membuat energi negatif mengalir ke arah diri kita, kemudian menciptakan emosi negatif yang sulit kita buang dari diri kita.

Tuhan sudah memberikan segalanya bagi hidup kita, tetapi perasaan kurang bersyukur dan merasa kurang beruntung telah memberikan kekuatan bagi emosi negatif untuk berkuasa atas diri kita. Keluhan dan kebiasaan yang tidak mau menerima kehendak Tuhan mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Setiap orang berhak menjalani hidup sesuai dengan jalan yang dipilih sendiri, tetapi setiap orang juga harus sadar bahwa hidup ini ditentukan oleh kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa sedikitpun bahwa tugas manusia adalah bekerja dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tetapi untuk hasil akhirnya harus tetap tunduk kepada kehendak Tuhan. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka energi negatif tidak akan mampu menguasai diri kita, sehingga kita bisa menjaga emosi positif dan menghindari emosi negatif di dalam diri kita.

Pikiran adalah kekuatan yang selalu ingin berkuasa atas diri kita. Pikiran memiliki kecerdasan untuk membentuk pola dan menciptakan kebiasaan. Bila sesuatu dipikirkan setiap hari dan setiap saat, maka dia akan berwujud ke dalam kebiasaan hidup. Emosi negatif adalah hasil dari pemikiran negatif. Biasanya, untuk menguatkan pemikiran positif kita harus menjadi bijaksana dan berjuang total menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Jadi, tidak mudah untuk menguatkan pemikiran positif di dalam diri kita. Sebaliknya, pemikiran negatif mudah diciptakan dan sulit untuk disingkirkan dari dalam diri. Sekali pemikiran negatif berkuasa atas diri kita, maka dengan mudah dia membiarkan semua emosi-emosi buruk untuk mengambil bagian dari kekuasaannya. Saat emosi negatif berkuasa di dalam diri; semua rasa damai dan ketenangan hidup akan hilang digantikan rasa takut, khawatir, cemas, dan marah.

Dalam tubuh, lemak bertahan lebih lama daripada otot; dalam mental, pemikiran negatif bertahan lebih lama daripada pemikiran positif. Kita ketahui bersama terlalu banyak lemak di dalam tubuh menjadi sumber penyakit bagi tubuh, demikian juga dengan pemikiran negatif yang menjadi sumber penyakit bagi mental. Bila kita sudah memiliki kesadaran tentang bahaya dari pemikiran negatif, maka tekad dan niat untuk menguatkan pemikiran positif akan menjadi sebuah rutinitas di sepanjang perjalanan hidup kita.

Disiplin dan kerja keras agar emosi negatif tidak berkuasa di dalam diri haruslah dilakukan dengan konsisten. Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kehidupan yang kita jalani menghasilkan kemenangan dan kegagalan. Dalam kehidupan siapapun, kemenangan dan kegagalan pasti menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan. Oleh karena itu, ketika kegagalan yang kita hadapi, kita harus berpikir positif bahwa kegagalan itu hanyalah sebuah petunjuk untuk memperbaiki cara melakukan. Jadi, kegagalan bukanlah sesuatu yang negatif atau sesuatu yang merugikan, kegagalan atau kesalahan hanyalah petunjuk untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka pemikiran negatif dapat dihindarkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com