MENYELESAIKAN MASALAH


“Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan solusi terbaik selain diri Anda.”~Djajendra
Sumber masalah berasal dari dalam diri. Bila Anda ingin menyelesaikan masalah, maka Anda harus memulainya dari dalam diri. Tidak ada masalah yang tidak terselesaikan, semuanya pasti dapat Anda tangani, apalagi jika Anda mau beradaptasi dan ikhlas dengan hal-hal yang tidak Anda inginkan.
Bila Anda bergantung pada pihak di luar diri Anda untuk menyelesaikan masalah Anda, maka Anda pasti kecewa. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan solusi terbaik selain diri Anda. Hanya Andalah yang mampu menyelesaikan urusan hidup Anda. Hanya Andalah yang mampu membuka hati agar masalah Anda terselesaikan. Hanya Andalah yang mampu memiliki sikap positif untuk bisa beradaptasi dan menuntaskan masalah dengan kreatif.
Bila setiap hari fokus Anda pada rasa syukur atas semua kebaikan yang Anda terima dari kehidupan, maka masalah hidup Anda akan terhapus dan hilang. Sebaliknya, bila setiap hari fokus Anda pada kekurangan dan tidak memiliki rasa syukur, maka masalah akan berakumulasi untuk membuat hidup Anda penuh tekanan dan stres. Jadi, masalah itu muncul karena Anda lalai untuk bersyukur, serta memberi waktu terlalu banyak untuk melihat atau pun menghitung kekurangan-kekurangan di sekitar hidup Anda.
Hidup adalah sebuah rangkaian cerita yang pasti menghadapi masalah-masalah yang tak terelakkan. Anda tidak mungkin hidup tanpa masalah. Anda hanya memiliki kemampuan untuk menciptakan ruang batin agar bebas masalah. Ruang batin yang bebas masalah bersumber dari keyakinan diri bahwa hidup itu berjalan sesuai kehendak Tuhan; dan tugas manusia adalah bersyukur, ikhlas, bertanggung jawab, serta berjuang sampai bisa merubah masalah menjadi solusi, termasuk tidak pernah berhenti atau menyerah untuk menemukan solusi terbaik.
Menghadapi masalah tak terelakkan diperlukan kesabaran, ketenangan, ketabahan, dan kejujuran diri untuk tetap berada di jalur kehidupan yang benar. Jangan pernah menggunakan segala cara yang tidak etis untuk menemukan jalan keluar. Cara-cara yang tidak etis dan tidak benar hanya akan menjadi sumber masalah berikutnya. Bila Anda selalu menggunakan cara-cara tidak etis dan tidak benar, maka itu artinya masalah ada di dalam diri Anda. Jadi, memiliki masalah adalah sesuatu yang wajar; tetapi, bila masalah itu ada di dalam diri Anda, maka itu artinya Anda menjadi sumber masalah yang Anda hadapi. Oleh karena itu, ketika Anda merasa memiliki masalah, sebaiknya jujur dulu dengan diri sendiri, kemudian petakan sumber masalah dari diri Anda yang paling jujur.
Menyikapi masalah tidak boleh dengan keluhan. Bila Anda mengeluh dan selalu mengekspresikan rasa tidak puas, maka Anda tidak pernah bisa menemukan solusi, Anda akan terikat dalam lingkaran masalah yang tak pernah hilang. Waktu dan energi Anda akan terkuras untuk mengurusi keluhan dan perasaan tidak adil. Anda akan memposisikan diri sebagai korban dan berharap belas kasih dari orang lain. Jelas, kondisi ini hanya menurunkan kualitas hidup Anda, sebab setiap masalah yang disikapi sebagai korban hanya menjadikan Anda tidak berdaya dengan hidup yang Anda jalani.
Menyikapi masalah dengan perasaan khawatir, takut, panik, cemas, dan tak percaya diri itu hanya akan menambah masalah menjadi lebih besar. Anda tidak akan pernah menemukan solusi dari perasaan-perasaan negatif Anda. Solusi hanya didapatkan dari ketenangan, keheningan, kesabaran, ketekunan, tanggung jawab, kecerdasan, kreativitas, rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan Anda untuk beradaptasi dan mengalir di dalam proses yang sedang terjadi.
Memang, kadang-kadang, perasaan tidak adil bisa membuat kita marah dan kesal dengan masalah yang muncul. Biasanya, pasti menyalahkan orang lain, dan tidak mungkin hati yang kesal dan marah tersebut mau mengoreksi diri sendiri ataupun mau menyadari bahwa dirinya juga sebagai penyebab sumber masalah. Tetapi, bila masalah tidak disikapi dengan bijak dan ketenangan hati, maka perilaku-perilaku dari kebodohan akan menciptakan realitas yang menambah masalah menjadi lebih besar. Jadi, kecilkan masalah dan jangan memperbesar masalah dengan sikap dan perilaku yang tidak bijak.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra