MERAWAT KEBEBASAN DENGAN CINTA DAN TANGGUNG JAWAB

“Kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.”~Djajendra
Semua orang ingin kebebasan dan tidak ingin dikendalikan atau diatur orang lain. Kebebasan adalah keinginan terkuat jiwa manusia. Tidak ada seorang pun yang ikhlas hidupnya tertindas. Kebebasan selalu diperjuangkan dengan cara apapun. Kebebasan itu sendiri bersumber dari pengetahuan yang paling tinggi, pengetahuan yang tidak didapatkan dari buku manapun atau sekolah manapun, tetapi hanya didapatkan dari cinta dan tanggung jawab. Sering sekali, kebebasan dicari kemana-mana oleh semua orang, padahal kebebasan itu ada di dalam diri sendiri.
Kebebasan tidak didapatkan dengan mengalahkan yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan menjadi dominan atas yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan mengutamakan kebenaran diri sendiri. Kebebasan hanya didapatkan dari cinta, tanggung jawab, toleransi, dan saling menolong. Jadi, kalau Anda ingin hidup Anda bebas dan merdeka, Anda harus mengenal diri sendiri, serta memiliki pengetahuan sosial untuk mengelola perbedaan dan lingkungan Anda dengan cinta dan tanggung jawab. Selama di dalam hati dan pikiran masih ada kebencian, kemarahan, dan perasaan paling benar; maka, selama itu Anda tidak pernah bebas dan merdeka. Anda selamanya akan terjajah oleh diri Anda sendiri melalui pikiran dan suara hati yang selalu merasa tidak adil dengan realitas yang Anda hadapi.
Apa yang Anda lihat di orang lain, itulah yang akan Anda dapatkan dari orang tersebut. Ketika Anda memberikan kebajikan, kebaikan, dan kasih sayang; maka, hidup Anda pun selalu bebas dan merdeka. Sebaliknya, ketika Anda memberikan kebencian, kemarahan, ketakutan, perasaan tertindas, dan perasaan tidak adil; maka, hidup Anda pun tidak akan merdeka dan bebas selamanya. Jadi, di sepanjang hidup, Anda akan selalu berkeluh-kesah dan marah kepada pihak lain atas perasaan Anda yang tidak merdeka dan bebas. Anda selalu menganggap bahwa orang lainlah yang menjadi penyebab dari ketidakbebasan dan penderitaan hidup Anda. Dan, bila ini Anda wariskan kepada kehidupan sesudah Anda, maka hal ini akan terus-menerus berlanjut di masa depan yang lebih jauh lagi.
Cinta dan tanggung jawab adalah akar kebebasan. Bila Anda mengabaikan cinta dan tanggung jawab atas kebebasan yang Anda dapatkan, maka kebebasan itu akan menjadikan Anda tidak bebas. Kebebasan yang tidak melindungi kebebasan orang lain akan menciptakan kekacauan. Kebebasan yang memperbudak orang lain akan menciptakan permusuhan dan peperangan. Kebebasan hanya ada ketika dia melindungi kebebasan orang lain dan bertindak secara bijak untuk merawat kebebasan bersama.
Tujuan kebebasan adalah untuk mengoptimalkan potensi dan bakat dengan kreativitas yang tinggi. Jadi, kebebasan itu bukan untuk menguasai orang lain atau untuk merasa dominan atas hidup orang lain. Kebebasan tidak pernah ada saat kebebasan itu ingin menjajah kehidupan yang lain. Kebebasan hanya diperlukan untuk mengejar potensi tak terbatas dan mengoptimalkan bakat hebat untuk kehidupan terbaik. Jadi, kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.
Kebebasan secara fisik dan mental menjadi kunci untuk menuju kehidupan yang berkualitas. Fisik yang unggul untuk mengeksplorasi bakat dan potensi, serta mental pemenang yang positif untuk mencapai kinerja terbaik, merupakan kekuatan yang menciptakan kebebasan di dalam hidup. Selain itu, moralitas dan spiritualitas juga merupakan komponen yang penting untuk merawat kebebasan. Jiwa yang bebas selalu tenang dan kreatif di setiap situasi. Jiwa yang bebas selalu taat hukum dan patuh pada aturan dengan disiplin yang tinggi. Jiwa yang bebas dan merdeka selalu merangkul yang berbeda dengan cinta dan sopan santun. Jiwa yang merdeka selalu sadar bahwa setiap makhluk dan setiap orang adalah ciptaan Tuhan, sehingga tidak boleh disakiti dan harus disayangi.
Kebebasan tidak pernah menciptakan kerusuhan ataupun demonstrasi. Kebebasan hanya menciptakan kebebasan bagi semua orang di dalam ketaatan pada hukum, aturan, dan keharmonisan. Kebebasan didapatkan ketika Anda melepaskan gaya hidup pelanggaran hukum dan gaya hidup budak dosa. Cinta dan pengetahuan di dalam kebijaksanaan hidup akan membebaskan Anda. Tuhan menciptakan kita semua untuk menjalani hidup dengan bebas dan merdeka. Oleh karena itu, masuklah ke dalam diri sendiri untuk menemukan sumber kebaikan dan keindahan, agar Anda bisa hidup merdeka dan merasakan kebebasan di sepanjang hidup Anda.
Ketika Anda menemukan diri sejati dan memiliki jati diri yang kuat, maka sejak itu Anda akan bebas dari belenggu ketakutan dan perasaan tidak adil. Kesadaran untuk bebas dari kegelapan dan hidup di dalam terang kebenaran akan menganugerahkan Anda kebebasan. Terimalah hidup Anda dan hargai hidup Anda dengan sukacita. Jangan mencari kekurangan dari kehidupan yang Anda miliki. Berdirilah teguh dengan rasa syukur dan terima kasih. Jangan biarkan diri Anda dibebani oleh perasaan dan pikiran yang membuat Anda tidak bebas dan merdeka.
Jangan minta kebebasan dan kemerdekaan dari orang lain. Jangan berharap mendapatkan keadilan dan kebenaran dari siapapun. Anda harus benar-benar bertanggung jawab untuk hidup Anda sendiri. Anda harus benar-benar sadar untuk hanya mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan dari dalam diri Anda sendiri. Kebebasan dan kemerdekaan akan Anda dapatkan ketika Anda menyerahkan diri Anda dan hidup Anda kepada Tuhan.
Kebebasan dan kemerdekaan di dalam kehidupan sosial hanya terjadi jika semua orang hidup bermurah hati, tidak egois, etis, taat hukum, taat aturan, disiplin, produktif, kreatif, menerima perbedaan, dan mengatur diri untuk keharmonisan hidup. Oleh karena itu, jangan menyalahgunakan kebebasan dengan perbuatan-perbuatan yang menghilangkan kebebasan orang lain. Jangan menghilangkan kebebasan orang lain dengan menghakimi orang lain. Mampu menahan ucapan untuk tidak berkata sesuatu yang bisa menghilangkan kebebasan diri sendiri dan orang lain. Mampu menguasai diri sendiri agar bertanggung jawab dan memberikan keteladanan tentang kebebasan. Kebebasan berarti memiliki empati dan toleransi untuk berbuat baik kepada semua orang, tanpa melihat perbedaan.
Kebebasan pribadi bertujuan agar diri terbebas dari ketakutan, kegelisahan, kebingungan, kekhawatiran, rasa rendah diri; dan bukan untuk meniadakan atau mengendalikan kebebasan orang lain. Intinya, kebebasan diri diperlukan agar diri menjadi berani, tegas, dan bijak dalam melayani hidupnya dengan sepenuh hati.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com
Posted onCategories

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra