TIDAK ADA KEGAGALAN ATAPUN KESUKSESAN, YANG ADA HANYA PENGALAMAN HIDUP

TIDAK ADA KEGAGALAN ATAPUN KESUKSESAN, YANG ADA HANYA PENGALAMAN HIDUP
“Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan.”~Djajendra
Hidup bukan tentang kesuksesan ataupun kegagalan. Orang yang paling bahagia adalah yang tahu cara menjalani hidup dengan sukacita walau harus melalui kesulitan. Bahagia sepanjang perjalanan hidup; bahagia bersama berbagai pengalaman hidup; bahagia walau harus melewati neraka dunia. Biarkan hidup itu hidup sesuai maunya, tugas Anda hanyalah mengendalikan pikiran dan emosi agar dapat menikmati sukacita di semua situasi.
Sangat luas bidang kehidupan, dan tidak semua orang bisa fokus pada semua bidang kehidupan. Pilihlah sebuah bidang kehidupan untuk identitas hidup Anda, dan berikan perhatian pada bidang kehidupan yang lainnya agar Anda tetap bahagia dalam sukacita. Biasanya, ego langsung menjadi penjaga agar identitas Anda tumbuh dan berkembang untuk melayani kehidupan yang lebih luas.
Bila setiap momen kehidupan disikapi sebagai bagian dari transformasi dan perbaikan, maka di sepanjang perjalanan hidup, Anda akan tumbuh dan berkembang menjadi lebih berharga bagi kehidupan. Konsep sukses dan gagal hanyalah sebuah persepsi sosial. Dalam jiwa yang tumbuh di dalam sukacita, konsep sukses dan gagal tidak pernah ada. Wilayah kehidupan sangat luas, sehingga tidak memungkinkan seorangpun untuk sukses atau gagal di semua bagian kehidupan.
Semua orang yang lahir ke dunia adalah para pemenang. Para pemenang yang sejak benih sudah mampu berlari paling cepat untuk menang, lalu berhasil tumbuh dan berkembang untuk bisa hadir ke dunia. Artinya, semua orang, siapapun dia, adalah kisah keberhasilan. Semua orang yang ada di bumi ini adalah orang-orang berhasil atau para pemenang. Manusia sendirilah yang telah menciptakan ide, pikiran, emosi, nilai, budaya, sistem, dan aturan tentang sukses dan gagal. Manajemen orang memerlukan kinerja dan produktivitas, sehingga orang-orang dipacu dalam kompetisi hidup dalam ukuran menang atau gagal. Sejatinya, setiap manusia adalah pemenang dan juara di bidang kehidupan yang ditekuninya.
Hidup bergerak dari satu peristiwa ke peristiwa kehidupan berikutnya. Semuanya merupakan satu mata rantai yang berakumulasi untuk menumbuhkan jiwa, pikiran dan emosi agar bisa mengalami kehidupan. Semua peristiwa yang terjadi adalah tujuan kecil untuk mengantar Anda sampai pada tujuan utama kehidupan Anda. Artinya, tidak ada kegagalan ataupun kesuksesan, yang ada hanyalah perjalanan hidup dengan hukum sebab-akibat, hukum konsekuensi. Di setiap momen kehidupan, Anda seperti bertransaksi atau membuat kesepakatan. Kadang-kadang, transaksi dan kesepakatnnya menguntungkan, kadang-kadang tidak menguntungkan. Intinya, ketika yang diinginkan tidak terpenuhi, maka perasaan tidak suka atau gagal akan muncul. Sebaliknya, ketika yang diinginkan terpenuhi perasaan senang dan sukses akan muncul.
Semua orang berharap mendapatkan keberuntungan di setiap situasi. Semua orang ingin hidup sejahtera dan kaya. Semua orang ingin hidup dengan fasilitas terbaik. Semua orang sepenuhnya dan selamanya ingin hidupnya diberkati Tuhan. Semua orang ingin hidupnya dibebaskan, merdeka dan diampuni oleh realitas hidup.
Hidup bukan untuk bosan oleh berbagai faktor di luar kemampuan diri. Hidup bukan sebuah omong kosong, tetapi bertujuan hidup dalam makna suci. Hidup bukan sebuah kesombongan dan menganggap diri paling tahu dan pintar. Tidak ada seorangpun yang tahu segalanya, apapun bisa terjadi bila Tuhan berkehendak. Semua hasil kehidupan adalah kehendak Tuhan, manusia hanya mencoba dan melakukan dengan segala kemampuannya. Semua upaya yang luar biasa bisa menghasilkan dan juga bisa tidak menghasilkan. Kadang-kadang tidak semua bisa dijelaskan dengan logika dan pengetahuan. Walaupun Anda sudah melakukannya dengan benar dan terukur, tetapi kehendak Tuhanlah yang menentukan hasil akhir.
Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan. Ketika Anda sedang melewati kesulitan dan badai kehidupan, percayalah bahwa semua itu bertujuan untuk memperkuat diri Anda. Jangan pernah mengasihani diri sendiri, jangan pernah membiarkan rasa takut tumbuh. Biarkan berbagai situasi dalam hidup hadir untuk memperkaya pengalaman hidup Anda. Anda sejak benih sudah menang dan terpilih untuk menjalani kehidupan di bumi. Oleh karena itu, gunakan semua pengalaman hidup untuk membuat Anda menjadi lebih kuat dan lebih tangguh.
Pilihlah kehidupan yang membuat Anda lebih kuat dan lebih optimis menuju ke masa depan. Jangan pernah memilih berkeluh kesah dan menangis atas berbagai peristiwa yang tidak Anda inginkan. Apapun peristiwa kehidupan yang Anda alami jadikan sebagai pengalaman yang penuh sukacita. Hidup adalah kebebasan yang diberkati di sepanjang perjalanan. Hidup adalah sarana untuk sampai ke alam suci.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

Ketika Anda Merasa Kasihan Pada Diri Sendiri, Saat Itu Anda Sedang Mengalami Kemunduran Kepercayaan Diri. Jangan Pernah Mengasihani Diri Sendiri, Tapi Disiplinkan Diri Anda Untuk Menjadi Lebih Kuat Dan Lebih Tangguh Dalam Menghadapi Realitas Hidup.~Djajendra