WISDOM...INSPIRASI.....MOTIVASI



Emosi menggambarkan realitas pikiran. Tidaklah mudah untuk melihat pikiran sendiri, tetapi emosi dapat menggambarkan keadaan pikiran. Jadikan emosi sebagai alat untuk memahami, apakah pikiran sedang dalam kondisi positif ataupun negatif.~ Djajendra
Jangan pernah terobsesi agar orang-orang tahu tentang ketulusan hatimu. Sebab, walau dirimu tulus, tidak semua orang akan mau mengingatnya. Ketulusan hatimu diperlukan agar Tuhan melihat ketulusan hatimu. Jadi, jangan pedulikan siapapun untuk mau melihat ketulusan hatimu.~ Djajendra
Hidup tanpa tujuan untuk diri sendiri akan menjadikan diri kehilangan arah dan pandangan, dan akhirnya diri merasa ditakdirkan untuk mengikuti tujuan hidup orang lain.~ Djajendra
Kalau sudah punya tujuan dalam hidup, pastikan setiap hari melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tersebut. Sekecil apapun yang dilakukan sekarang, akan menjadi hal yang sangat membantu untuk mewujudkan tujuan.~ Djajendra
Bila pikiran dan emosi sedang membuat diri seolah-olah tidak berdaya. Sadarkan mereka agar memahami realitas diri yang sekarang, dan latih mereka untuk menghormati kebahagiaan diri di momen ini.~ Djajendra
Cinta membuat semua orang hidup dalam rasa aman, bahagia, damai, dan sejahtera. Tetapi, cinta selalu terganggu oleh jahat dan serakah. Jahat dan serakah menjadikan cinta kehilangan kekuatan untuk mewujudkan damai, bahagia, sejahtera, dan rasa aman. ~ Djajendra
Pikiran adalah akar kehidupan diri. Hal ini sama seperti pohon. Bila akar pohon disiram dan diberikan pupuk yang benar; maka daun, bunga, batang, dahan, dan buahnya pasti berkualitas terbaik. Demikian juga dengan manusia. Bila pikiran diisi dengan pengalaman positif, persepsi positif, wawasan positif, pengetahuan positif, keputusan positif, nilai-nilai positif, dan segala sesuatu yang positif; maka diri akan menumbuhkan jiwa, tubuh, pikiran, emosi, karakter, kepribadian, kebiasaan, pola hidup, dan segala sesuatu yang meningkatkan kualitas hidup, serta yang membahagiakan diri.~ Djajendra
Mau bebas, mau merdeka, mau menjadikan diri majikan sejati; maka masuklah ke dalam diri sendiri, dan perbaiki kualitas di dalam diri. Tak seorangpun akan mendapatkan kebebasan, kemerdekaan, dan menjadi majikan sejati bila berharap dari luar diri.~ Djajendra
Hidup itu secara otomatis menciptakan baik dan tidak baik. Energi tidak baik hidup di dalam keserakahan dan kejahatan. Energi baik hidup di dalam cinta dan pelayanan. Kedua energi ini perangnya selalu abadi. Yang pasti, energi baik akan membawa kehidupan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Sedangkan energi tidak baik akan membawa kehidupan ke dalam kekurangan dan penderitaan. Setiap orang memiliki hak untuk menjadi energi baik ataupun energi tidak baik. Pilihlah hakmu.~Djajendra
Hiduplah setiap hari dengan pikiran positif. Sebab, pikiran memiliki kekuatan untuk membuat diri semakin kuat dengan niatnya. Selama pikiran positif selalu optimis dan percaya diri, maka tidak ada hal yang mampu menghambat proses mewujudkan niat baik tersebut. ~ Djajendra
Niat baik berpotensi mendapatkan rintangan dari orang-orang yang iri hati, cemburu, ataupun musuh-musuh dari niat baik tersebut. Oleh karena itu, kuatkan diri dengan prinsip kerja yang lebih berhati-hati di dalam budaya integritas yang konsisten.~ Djajendra
Tetapkan niat, berikan energi positif kepada niat, kuatkan niat dengan sumber daya, dan kerjakan hal-hal yang diperlukan untuk mewujudkan niat tersebut.~ Djajendra
Fokus pada apa yang diinginkan, lalu membangun kebiasaan dan kegiatan di sepanjang hari, untuk mendapatkan yang diinginkan.~ Djajendra
Hidup itu kalau bisa jangan bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Tetapi, bersenang-senanglah setiap saat, dan hiduplah dengan penuh sukacita di sepanjang hari.~ Djajendra
Makan, merasakan bernapas, tersenyum, rileks, berjalan, dan tidur adalah sebagian dari rutinitas hidup yang harus diperhatikan dengan sepenuh hati. Sebab, semua itu bila berjalan dengan harmonis akan menghasilkan kebahagiaan dan kesenangan.~ Djajendra
Niat memutuskan takdir. Niat baik menghasilkan takdir baik. Niat tidak baik menghasilkan takdir tidak baik. Pilihlah yang Anda suka. ~ Djajendra
Belajar seumur hidup bertujuan untuk meluaskan persepsi agar mampu melihat kehidupan dengan lebih jelas.~ Djajendra
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra