PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN



PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN
“Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari diri sendiri. Mungkin hal-hal terkecil itu tampak tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu bisa tumbuh menjadi sangat besar, dan bisa menjadi energi yang menciptakan kemajuan diri Anda.” ~ Djajendra
Perusahaan yang berkualitas selalu fokus untuk mengoptimalkan kualitas sumber daya manusianya, terutama kualitas integritas. Sebab, insan perusahaan dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat. Mereka yang penuh dengan integritas akan menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja di semua unsur dan dimensi perusahaan.
Perilaku kerja dengan integritas akan menjauhkan insan perusahaan dari benturan kepentingan, sehingga perusahaan dapat menjalankan tata kelola yang tegas dan profesional.
Tidak ada kualitas yang lebih unggul daripada semangat dan inisiatif setiap insan perusahaan, untuk membuat perilaku mereka tunduk dan patuh pada etika bisnis dan etika kerja (code of conduct). Karakter kerja dengan kualitas integritas akan menjadi perisai organisasi, yang  akan membuat setiap aktivitas bisnis perusahaan terlindungi dari perilaku tidak etis ataupun yang melanggar hukum.
Setiap insan korporasi adalah aset yang bergerak secara fisik dan jiwa. Pikiran, emosi, dan perilaku adalah aset yang sangat penting untuk dirawat dan ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus. Walaupun secara fisik seseorang terlihat cerdas dan penuh integritas, tetapi secara jiwa haruslah dipastikan bahwa cerdas dan penuh integritas itu tumbuh dan berkembang menjadi aset termahal perusahaan.
Setiap insan perusahaan harus dibentuk untuk memiliki kemampuan agar dapat mewujudkan misi perusahaan. Setiap orang harus mampu menempatkan dirinya masing-masing sebagai energi positif yang menguatkan aktivitas bisnis perusahaan di semua aspek kerja.
Para manajer harus memahami prinsip dan teknik untuk memberdayakan potensi karyawan mereka. Keyakinan bahwa setiap karyawan adalah aset perusahaan yang harus ditangani dengan hati-hati dan profesional, serta kemampuan manajer untuk mengisi sisi kemanusian karyawan dengan sentuhan-sentuhan spiritual dan motivasi, akan menjadi sebuah kekuatan yang memberikan pencerahan di dalam lingkungan kerja. Dalam hal ini, lingkungan kerja haruslah dibangun atas komitmen, motivasi, aturan main, serta proses kerja dan praktik bisnis yang patuh etika.
Perilaku dengan integritas akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Para pemangku kepentingan (stakeholders) akan menjadi kekuatan yang menceritakan kisah keunggulan perusahaan, sehingga cerita dari mulut ke mulut tentang praktik bisnis yang etis dari keunggulan integritas pribadi, akan memicu peningkatan kepercayaan terhadap perusahaan. Jadi, perilaku etis dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi lebih kuat daripada iklan apapun.
Ketika perusahaan mampu merawat dan menghidupkan energi integritas secara konsisten, maka perusahaan akan mendapatkan loyalitas dan kontribusi dari setiap insan perusahaan secara konsisten. Perilaku dengan integritas adalah energi terhebat yang akan bekerja untuk mewujudkan apapun yang ada di dalam visi, misi, tujuan, dan target. Integritas akan menjadikan setiap insan perusahaan lebih cerdas, lebih berani, lebih kreatif, lebih produktif, lebih sepenuh hati, dan lebih totalitas di dalam kontribusinya.
Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari karyawan Anda. Mungkin saja hal-hal terkecil itu kelihatannya tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu berkemampuan bergerak menjadi sesuatu yang besar, dan sesuatu yang menjadikan perilaku seseorang tidak lagi seperti yang diharapkan perusahaan.
Perilaku kerja yang etis dengan kekuatan integritas akan memberikan energi kepahlawanan di dalam perusahaan, sehingga akan menyentuh banyak hati secara positif dan memicu etos kerja yang produktif. Dalam hal ini, perilaku etis akan memberikan pengalaman interaksi dan komunikasi terbaik kepada setiap insan perusahaan. Sehingga setiap orang akan merasakan kebahagiaan di dalam kolaborasi kerja. Hal inilah yang akan menciptakan budaya kerja dengan dedikasi, gairah, kepercayaan, saling menghormati, saling menumbuhkan, saling berbagi inspirasi dan pengalaman, serta saling memotivasi untuk pemberdayaan.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra