MENGURANGI STRES DI TEMPAT KERJA DENGAN EMOSI CERDAS



MENGURANGI STRES DI TEMPAT KERJA DENGAN EMOSI CERDAS
“Stres bersumber dari rendahnya kecerdasan emosional. Batin dan pikiran yang tidak terawat dalam kecerdasan emosional akan dikalahkan oleh stres. Bila stres sudah menguasai pikiran dan batin, maka hasil akhirnya adalah penurunan kinerja yang merugikan diri sendiri dan perusahaan. Temukan obat penghilang stres di dalam pengetahuan kecerdasan emosional.” ~ Djajendra
Stres adalah kondisi batin yang dapat merusak etos kerja karyawan. Perusahaan harus dengan kesadaran yang tinggi terlibat dalam mengelola dan mengendalikan stres di tempat kerja. Cara perusahaan terlibat adalah dengan membangun budaya organisasi, yang peduli untuk mengendalikan aliran emosi dan energi negatif  dari para insan perusahaan, serta menjadikan budaya sebagai energi positif yang mengantar perusahaan dan para insannya untuk mencapai kinerja terbaik.
Kompetensi, keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman seseorang sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas kerja. Tetapi, bila semua itu diserang dengan stres, maka hilanglah kualitas yang diimpikan. Jadi, stres harus dihentikan bukan saja oleh orang yang diserang stres, tetapi juga oleh perusahaan dengan kebijakan dan pelatihan, yang sifatnya berkelanjutan, untuk membangun kesadaran terhadap diri sendiri yang lebih baik.
Stres bersumber dari rendahnya kecerdasan emosional seseorang. Penguatan emosi cerdas dari setiap individu insan perusahaan, akan menjadikan mereka unggul dan berdaya tahan tinggi. Dalam hal ini, mereka berpotensi menjadikan dirinya tidak kusut atau stres oleh berbagai perubahan yang tidak menentu di tempat kerja, ataupun di dalam kehidupan pribadi mereka.  Emosi cerdas yang baik memungkinkan seseorang tetap tenang dan bersyukur di bawah tekanan kerja yang berat, ataupun di bawah tekanan kehidupan yang penuh tantangan berat.
Kesadaran perusahaan untuk lebih memperhatikan kualitas batin dan pikiran karyawan, sangatlah menentukan keberhasilan perusahaan di dalam pencapaian kinerja yang lebih produktif. Jadi, sudah bukan zamannya lagi menyerahkan urusan peningkatan kualitas batin dan pikiran karyawan menjadi urusan pribadi mereka masing-masing. Tetapi, diperlukan campur tangan yang intensif dari perusahaan untuk mencerdaskan emosional agar kualitas batin dan pikiran dapat terbebaskan dari stres. Semakin berkualitas batin dan pikiran sumber daya manusia perusahaan, semakin mereka akan menjadi tak tertahankan untuk melayani dan mengkontribusikan kinerja terbaik.
Kecerdasan emosional akan menjadikan setiap karyawan mampu tetap tenang di bawah berbagai tekanan yang berpotensi menghadirkan stres. Untuk itu, perusahaan harus membangun budaya organisasi dengan lingkungan kerja yang lebih manusiawi, sehingga setiap insan perusahaan dapat menemukan kebahagiaan dengan pekerjaannya, walau jiwa sedang dalam kelelahan ekstrim dan merasa di luar kendali.
Bila perusahaan sudah menyiapkan lingkungan kerja seperti layaknya rumah yang mendamaikan batin dan pikiran, maka sangatlah mudah untuk membangun kesadaran setiap orang di dalam perusahaan untuk menguatkan diri dengan ilmu kecerdasan emosional, sehingga mereka dapat secara konsisten menjalankan pengetahuan kecerdasan emosional dalam upaya mengendalikan hidupnya dari bahaya stres.  
Stres yang dibiarkan atau dianggap sebagai urusan pribadi karyawan, akan mengakibatkan kelelahan yang berkepanjangan, sehingga menjadi penyebab penurunan kinerja dan prestasi. Oleh karena itu, perusahaan harus selalu tampil proaktif untuk melakukan penilaian terhadap tingkat stres karyawan, termasuk memperhatikan dan merawat suasana hati karyawan agar mereka mampu berkinerja dan berprestasi dengan lebih maksimal.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra