MENCIPTAKAN STRUKTUR ORGANISASI YANG BEKERJA EFEKTIF


“Struktur organisasi adalah mesin yang menggerakan organisasi dan manajemen. Dan, mesin tersebut harus selalu berada dalam kondisi prima agar dapat membawa organisasi dan manajemen dengan kecepatan tinggi.” ~ Djajendra
Sekarang ini, setiap organisasi bisnis berada dalam zaman yang perubahannya sangat cepat. Hanya organisasi-organisasi pembelajarlah yang akan sukses bersama realitas zaman. Kemampuan untuk menggunakan pengetahuan, ide-ide baru, dan penataan perjalanan menuju masa depan yang terencana, akan menjadikan organisasi unggul dan kuat.  
Manajemen wajib menyediakan alat-alat organisasi yang diperlukan agar organisasi tetap unggul dalam menghadapi inovasi yang cepat dari para pesaing. Kecepatan dan ketangkasan tim manajemen harus dalam soliditas yang memberikan energi positif untuk struktur organisasi. Walau struktur organisasi dirancang dengan berbagai fungsi dan peran yang saling membatasi wewenang, tetapi energi kolaborasi harus selalu diaktifkan dari kesadaran setiap pihak.
Setiap unit kerja di dalam struktur organisasi harus mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan konsisten dan stabil. Etos kerja yang diperkuat transparansi dan akuntabilitas haruslah mencair dan mengalir di dalam struktur organisasi. Kemampuan setiap fungsi dan peran untuk  berkoordinasi, berkontribusi, dan bekerjasama dalam tim kerja yang dinamis, dan bukan statis, akan menjadikan struktur organisasi bergerak dengan efektif.
Iklim ekonomi saat ini membutuhkan cara kerja yang solid dalam kolaborasi. Setiap individu harus bekerja dan berkembang bersama perubahan yang cepat. Cara kerja sama di dalam struktur organisasi membutuhkan pergerakan yang efektif dan produktif. Dan, konflik kepentingan haruslah dihindari agar gerak cepat organisasi tidak macet oleh konflik internal.
Setiap unit kerja harus fokus pada proses interpersonal dan dinamika kolaborasi. Kesadaran dan kemampuan untuk bekerja sama agar pekerjaan tidak tertunda dan bisa lebih produktif, akan menjadikan organisasi semakin unggul.
Solid dan kompak  merupakan kebutuhan dalam meningkatkan kecepatan organisasi. Setiap individu bukan saja menjadi bagian dari visi organisasi, tetapi juga harus menjadi energi yang membuat kemajuan atas cetak biru organisasi. Jadi, setiap individu di dalam struktur organisasi wajib membangun tim berkinerja tinggi untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab. Kemampuan untuk menjadi bagian dari struktur organisasi yang dinamis, serta kemampuan untuk menjadi bagian yang aktif dalam setiap eksekusi organisasi, akan menjadikan setiap individu sebagai bagian dari mesin organisasi yang unggul.
Setiap individu haruslah menjadi bagian dari strategi dan solusi organisasi, termasuk menjadi energi untuk menciptakan struktur organisasi yang bekerja efektif dan produktif. Jadi, setiap individu harus memiliki etos kerja yang mengerti visi besar organisasi, serta memahami aturan main untuk memecahkan setiap permasalahan besar di dalam organisasi agar dapat melayani struktur organisasi dengan efektif.
Efektivitas struktur organisasi sangat ditentukan oleh dinamika interpersonal yang menciptakan soliditas dalam kolaborasi. Semakin tulus dan ikhlas energi kolaborasi untuk melayani kepentingan organisasi, semakin unggul proses pekerjaan dalam semangat tim.  
Gerak lincah struktur organisasi diawali dari proses bekerja sama yang mengakui kontribusi setiap individu, serta ketulusan hati untuk bekerja dalam kekuatan saling ketergantungan dari peran dan fungsi masing-masing. Pengakuan dari hati yang tulus, dan kecerdasan untuk berkomunikasi secara konsisten, akan menciptakan budaya kerja yang saling terhubung, serta tidak terpisahkan oleh hal apapun.
Peran tim manajemen di dalam struktur organisasi, selain sebagai kepemimpinan yang mengarahkan setiap unit kerja, juga menjadi energi pendorong yang memiliki gaya kerja untuk membuat setiap orang termotivasi menghasilkan kinerja dan prestasi. Untuk itu, tim manajemen wajib menciptakan dan mengawasi gambaran besar organisasi melalui budaya kerja yang mampu mengeksplorasi semua bakat, keterampilan, potensi, pengetahuan, dan energi kerja positif.
Setiap hierarki di dalam struktur organisasi wajib memegang kuat prinsip-prinsip organisasi. Lalu, mampu menghadapi praktik-praktik organisasi yang terjadi secara mendadak oleh situasi, kondisi, perilaku subyektif, ataupun keyakinan yang mengambil solusi atas realitas. 
Peran tim manajemen sangat menentukan kualitas struktur organisasi. Bila tim manajemen menjadi bagian dari masalah yang tanpa menyadarinya, maka kekuasaan yang dimiliki tim manajemen akan menjadi energi perusak struktur organisasi. Oleh karena itu, setiap pimpinan yang berada dalam posisi kekuasaan haruslah secara sadar memperkuat organisasi, dan tidak boleh larut dalam konflik kepentingan.  
Struktur organisasi dibuat untuk mencapai kinerja lebih, dan bukan untuk gagal ataupun membuat kesalahan. Tetapi, realitas organisasi selalu akan berada dalam dunia yang dinamis, tidak terduga, penuh spekulasi, serta potensi risiko yang bisa menciptakan kegagalan di setiap waktu. Oleh karena itu, kesadaran untuk tetap bekerja dengan rendah hati, dan menjauhkan perilaku yang penuh spekulasi dalam tinggi hati, akan menciptakan disiplin untuk menjaga produktivitas dan efektivitas organisasi.
Menciptakan struktur organisasi yang bekerja efektif akan menjadikan setiap individu berkontribusi untuk kinerja dan prestasi. Setiap harapan dan target organisasi dapat dicapai dengan kinerja penuh, bila keberanian dan disiplin dari setiap individu mampu mengalahkan risiko dan ketidakpastian yang muncul dari pekerjaan yang mereka lakukan. 
Setiap individu di dalam struktur organisasi wajib mengatur iklim kerja, di mana akuntabilitas dan transparansi dijadikan sebagai etos dan perilaku kerja sehari-hari.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra