MOTIVASI DAN INSPIRASI



Temukan diri Anda bersama kehidupan yang Anda syukuri, dan siapkan diri Anda untuk menggantikan semua pikiran kurang syukur dengan yang lebih mensyukuri. Karena, rasa syukur akan menjadikan hidup Anda selalu lebih baik. ~ Djajendra
Mengeluh dan menghakimi akan menjadikan Anda kehilangan rasa damai. Ganti keluhan dengan rasa syukur, ganti menghakimi dengan memahami agar Anda dapat hidup lebih damai. ~ Djajendra
Membenci kenyataan seperti membiarkan diri menderita tanpa solusi. Kenyataan adalah energi kehidupan yang sedang berkuasa. Bila kenyataan itu didukung dengan persepsi dan cara berpikir dari kebanyakan orang, maka kenyataan akan menjadi sesuatu yang sangat kuat, dan upaya membencinya hanya akan merugikan diri sendiri. Cerdaskan emosional dan kuatkan mental untuk memahami kenyataan. Sebab, mungkin saja apa yang Anda pikirkan bukanlah hal yang diinginkan oleh kenyataan hidup. Kenyataan hidup yang terhubung ke dalam banyak jiwa akan menjadi kebenaran yang diyakini oleh masing-masing jiwa. ~ Djajendra
Jiwa yang berkarakter untuk menanggapi setiap realitas dengan kasih sayang, empati, dan toleransi; adalah jiwa yang akan selalu menjadi sumber kebaikan untuk kehidupan yang lebih luas. Jiwa yang baik tidak akan membuat perbedaan menjadi penderitaan, tetapi membuatnya menjadi anugerah untuk terus tumbuh dalam pengalaman yang beragam. Jiwa yang baik akan terus hidup dan tumbuh secara rohani dalam cinta dan pengabdian. ~ Djajendra
Jangan menyalahgunakan hidup melalui pikiran yang merusak diri dan perilaku. Sebab, Anda memiliki tanggung jawab terhadap kehidupan yang memberikan Anda hidup. Jagalah keutuhan hidup dengan berbagi kebaikan dan cinta dalam setiap momen. Rawatlah diri untuk menjadi sesuatu yang baik dalam setiap situasi, kondisi, realitas, dan tanggung jawab. ~ Djajendra
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra