ENERGI INTEGRITAS



“Jangan biarkan komitmen tanpa energi integritas.” ~ Djajendra

Integritas adalah energi yang membentuk mindset untuk menjaga segala sesuatu dengan jujur dan sepenuh hati. Bila integritas rendah; maka komitmen, tanggung jawab, cinta, kejujuran, totalitas, dan sepenuh hati akan hidup di dalam kebohongan dan kecurangan.
Mindset yang dialiri oleh energi integritas akan jauh dari perilaku manipulasi, pelanggaran, penyalahgunaan, ataupun hal-hal yang menghilangkan rasa percaya. Artinya, energi integritas akan menjadikan organisasi semakin kuat bersama tata kelola yang sehat, dan bersih dari praktik-praktik negatif.
Integritas tidaklah bisa diterjemahkan oleh dirinya sendiri. Sebab, integritas hanya akan berfungsi saat dirinya menjadi energi positif, untuk meningkatkan kualitas dari nilai-nilai atau karakter kehidupan yang dimiliki. Memisahkan integritas dari nilai-nilai kehidupan atau kerja hanya akan menjadikan energi integritas tidak berfungsi. Dampaknya, walau di dalam organisasi sudah secara formal menjalankan integritas, tetapi integritas hanya akan menjadi sesuatu yang mati dan tidak berdaya terhadap praktik yang ada.
Energi integritas akan selalu setia pada komitmen organisasi. Dalam hal ini, setiap pribadi yang mindsetnya dialiri energi integritas akan memiliki sudut pandang tentang apa yang penting dan baik untuk organisasinya, sehingga energi kolaborasi dari kekuatan integritas akan menyatukan setiap individu dalam budaya kerja yang kuat.
Dalam realitas sehari-hari sangat banyak pemimpin organisasi yang mengucapkan kata-kata integritas, dan hampir semua organisasi mencantumkan integritas sebagai salah satu nilai organisasi. Tetapi, dalam perilaku kerja sehari-hari integritas terlihat sangat rendah. Dan hal ini menyampaikan pesan bahwa Integritas masih dalam batas retorika, dan belum menjadi energi perilaku ataupun pola pikir.
Integritas akan membuat organisasi lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas, termasuk dalam pengambilan keputusan yang berisiko. Dan, setiap komitmen akan dilihat sebagai kewajiban. Oleh karena itu, janganlah membuat komitmen yang tidak bisa dipenuhi, dan janganlah membiarkan komitmen tanpa energi integritas.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra