AKUNTABILITAS PRIBADI



AKUNTABILITAS PRIBADI
“Pribadi dengan akuntabilitas akan menjadi pribadi yang mendapatkan kepercayaan lebih.” ~ Djajendra
Akuntabilitas pribadi mengekspresikan keberanian dan kejujuran diri untuk mempertanggungjawabkan semua tanggung jawab pribadi dengan rendah hati.
Akuntabilitas pribadi menjelaskan sikap dan perilaku yang berani mengambil tanggung jawab, lalu bekerja dengan penuh dedikasi agar dapat mewujudkan tanggung jawab tersebut dengan sejujur-jujurnya.
Seseorang dengan akuntabilitas pribadi yang baik selalu akan bersedia untuk menjawab dan menjelaskan atas pilihan, keputusan, sikap, perilaku, dan tindakan yang dilakukan. Demikian juga di tempat kerja, seorang karyawan dengan akuntabilitas pribadi yang baik selalu akan bertanggung jawab secara pribadi atas semua sikap dan keputusannya, dan tidak akan menyalahkan orang lain bila ada kesalahan dalam tindakannya.
Seorang pemimpin dengan akuntabilitas pribadi akan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap keputusannya, serta tidak akan pernah melempar kesalahan pada pihak lain. Dan juga, tidak akan diam dalam kepura-puraan, serta bersikap seolah-olah tidak bisa melakukan apa-apa tentang pekerjaannya.
Akuntabilitas mengeluarkan energi positif untuk mengambil tanggung jawab penuh atas apa yang dilakukan dan apa yang harus dilakukan. Untuk bisa memiliki energi akuntabilitas di dalam diri, maka diperlukan kepribadian yang kuat bersama integritas pribadi. Bila kepribadian seseorang sudah sangat kuat bersama integritas pribadi, maka akuntabilitas pribadi secara otomatis menjadi bagian yang memperkuat tanggung jawab pribadi.
Di tempat kerja, akuntabilitas dapat melampaui tugas-tugas pribadi yang sudah tercantum dalam uraian tugas. Setiap karyawan haruslah bekerja dalam tim ataupun melayani organisasi sesuai dengan strukturnya. Artinya, setiap orang akan bekerja dalam kolaborasi yang mengharuskan bertanggung jawab atas hasil kerja kolektif. Jadi, akuntabilitas pribadi dalam pekerjaan akan tergantung kepada akuntabilitas pribadi masing-masing individu yang ada di dalam organisasi.
Akuntabilitas pribadi tidak akan melalaikan tugas dan tanggung jawab oleh alasan apapun. Apapun situasi dan realitasnya, seseorang dengan akuntabilitas akan memiliki tanggung jawab dan tidak akan pernah melalaikan tanggung jawab. Dia akan bekerja lebih totalitas untuk memperbaiki setiap kekurangan dari tanggung jawabnya, dan dia juga tidak akan meninggalkan masalah sekecil apapun. Dia akan bekerja lebih fokus untuk menemukan solusi, dan mewujudkan harapan sesuai dengan tanggung jawabnya.
Akuntabilitas pribadi akan membangun hubungan yang lebih positif dengan semua pihak. Sebab, akuntabilitas pribadi tidak akan melempar tanggung jawab, tetapi selalu menjalankan tanggung jawab pribadi atas tindakan dan keputusan dengan penuh integritas.
Di tempat kerja, karyawan dengan akuntabilitas pribadi yang baik akan bekerja penuh tanggung jawab dan dapat menghemat waktu, energi dan uang. Akuntabilitas pribadi akan menjadikan dirinya produktif dan efektif. Dan, dia akan bekerja sesuai dengan ucapan dan pikirannya, serta selalu mencari solusi terbaik ketika ada masalah. Dia juga tidak akan membiarkan situasi merusak reputasi dan kredibilitas dirinya. Dia akan selalu berupaya dan meningkatkan kualitas dirinya agar dapat bertanggung jawab dengan lebih baik.
Akuntabilitas pribadi bukanlah sifat yang dibawah dari kelahiran, tetapi merupakan sifat yang dipelajari untuk memperlihatkan perilaku yang penuh tanggung jawab. Jadi, akuntabilitas muncul dari kesadaran untuk menjalankan peran dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi dengan penuh tanggung jawab. Artinya, seseorang harus tahu dulu tentang tanggung jawabnya, dan barulah dia bisa menjalankan tanggung jawab tersebut dengan energi akuntabilitas.
Di tempat kerja, karyawan yang tahu dan memahami dengan benar tugas-tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian pekerjaan, haruslah menjalankannya dengan jujur agar akuntabilitas pribadi dapat menjadi energi dari sikap dan perilaku.
Akuntabilitas pribadi merupakan sikap yang tegas mengambil tanggung jawab, serta tidak menyalahkan orang lain ataupun membuat alasan atas kegagalan. Akuntabilitas pribadi akan selalu tampil untuk menjelaskan kegagalan ataupun kesalahan tanpa takut. Akuntabilitas pribadi merupakan bagian dari ekspresi integritas pribadi, sehingga kejujuran dan keberaniaan untuk mengakui kesalahan selalu menjadi tanggung jawab pribadi.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra