RENUNGAN KEMERDEKAAN RI KE 68 -17 AGUSTUS 2013 - KEMERDEKAAN DIHASILKAN DARI TOLERANSI, TANGGUNG JAWAB, DAN PATUH HUKUM. SELAMAT HUT RI KE-68



KEMERDEKAAN DIHASILKAN DARI TOLERANSI, TANGGUNG JAWAB, DAN PATUH HUKUM. SELAMAT  HUT  RI  KE-68 
"Kebanyakan orang tidak benar-benar menginginkan kebebasan, karena kebebasan melibatkan tanggung jawab, dan kebanyakan orang takut tanggung jawab."~ Sigmund Freud

Setiap tahun kita merayakan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Sejak merdeka pada 17 Agustus 1945 sampai dengan hari ini, usia kemerdekaan Republik Indonesia sudah mencapai yang ke-68.
Dalam usia yang semakin dewasa bersama demokrasi yang semakin baik; setiap warga negara harus terlebih dahulu menerima kenyataan bahwa Indonesia adalah bangsa merdeka dengan berbagai suku bangsa, bahasa, agama, keyakinan, keragaman sikap, perilaku, dan budaya.
Hidup dalam keragaman dan perbedaan adalah fakta, dan keragaman hanya dapat hidup dalam lingkungan sosial yang penuh toleransi, empati, sikap baik, dan perasaan cinta bangsa yang bersatu dalam visi dari ideologi PANCASILA. Ini adalah realitas bahwa Republik Indonesia berdiri berfondasikan PANCASILA, dan ini adalah fakta bahwa INDONESIA berdiri di atas panggung keragaman dan perbedaan.
Mengingat realitas Indonesia adalah keragaman dan perbedaan, maka setiap warga negara harus memiliki kesadaran bahwa dirinya hidup dalam tanggung jawab untuk merangkul keragaman dan perbedaan.
Dalam DNA bangsa yang beragam dan berbeda, kemerdekaan hanya akan dirasakan dari sikap dan perilaku hidup yang mencintai keragaman dan perbedaan. Setiap energi bangsa yang tidak mampu hidup dalam keragaman dan perbedaan, akan menjadi perusak yang menggerogoti kemerdekaan bangsa dari dalam.
Ketika Anda mencoba menghentikan kebebasan orang lain, maka Anda sedang memasung kebebasan Anda sendiri. Karena, kebebasan yang ingin Anda hentikan akan memberikan reaksi melawan, dan reaksi melawan itu akan menjadi energi yang menghentikan kebebasan Anda. Apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda dalam berbagai wujud. Bila Anda hidup dalam energi toleransi, empati, peduli, cinta, kemanusiaan, dan kasih sayang; maka, semua itu akan menjadi nilai-nilai kehidupan yang membuat hidup Anda MERDEKA dan dicintai oleh kehidupan.
Kemerdekaan tidak akan pernah dihasilkan dari perasaan yang menyangkal keragaman dan perbedaan. Sebab, hidup itu tercipta dari warna-warni yang sangat beragam dan berbeda, dan disinilah diperlukan mentalitas yang cerdas sosial, mentalitas yang ikhlas hidup dalam kebebasan bersama, dalam perbedaan yang tidak saling menghakimi, tetapi saling mencintai dan mengagumi.
Bangsa yang merdeka akan fokus untuk meningkatkan kemampuan kemandiriannya, agar hidupnya tidak tergantung pada siapapun. Bangsa yang merdeka cerdas melengkapi diri dengan pengetahuan dan kompetensi; agar dapat meraih dan menikmati kehidupan merdeka dalam perasaan bebas, sejahtera, bahagia, damai, aman, sehat, serta berguna buat bangsa dan negara.
Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke -68 tahun 2013. Semoga Indonesia selalu jaya dan menjadi bangsa yang kuat, unggul, sejahtera, dan solid dalam keharmonisan bersama.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra