BERBICARA DAN MENDENGARKAN DENGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BAIK



“Cara Anda berkomunikasi adalah aset yang akan membuat Anda sukses, tetapi aset tersebut juga bisa menjadi titik lemah Anda untuk mencapai kemajuan. Siapkan pengetahuan dan sikap baik di setiap komunikasi dan interaksi Anda, agar aset komunikasi Anda dapat menjadi sesuatu yang membuat Anda didengarkan dan dipatuhi oleh orang lain.” ~ Djajendra

Berbicara dan mendengarkan adalah dasar dalam komunikasi dan interaksi. Diperlukan kepribadian yang jujur pada diri sendiri untuk dapat dipercaya dalam komunikasi. Anda yang jujur dengan diri sendiri, dan melayani pembicaraan dari pengetahuan yang Anda kuasai dengan baik, akan menjadi modal yang membuat Anda diakui, dihormati, dan dipercayai.

Setiap argumen dari autentisitas pribadi Anda akan menjadikan Anda tampil jujur dan tulus. Komunikasi Anda yang jujur dan tulus akan menjadikan Anda cerdas menjalani hidup sebagai diri sendiri, dan selalu menjadi pribadi terbaik untuk dipercaya oleh siapa pun.  

Agar Anda bisa memperlihatkan percakapan yang cerdas dan produktif; Anda harus berbicara lebih konstruktif, lebih jujur, lebih kurang marah, dan lebih bertatakrama. Semua sikap baik dan pengetahuan Anda yang lengkap, akan menjadikan Anda selalu didengar dan dihormati dari hati. 

Jadilah orang yang dicintai, bukan orang yang ditakuti; jadilah orang yang ditunggu percakapannya, bukan orang yang ditinggalkan percakapannya. Semua percakapan dari hati yang tulus, dari pengetahuan yang benar dan bermanfaat, akan menjadi energi positif dalam sebuah komunikasi.

Hadirlah dengan waktu berkualitas di setiap komunikasi Anda. Habiskan waktu interaksi Anda dengan bahasa komunikasi yang berkualitas. Gunakan hati dan pengetahuan untuk mendengarkan dan berbicara dengan satu sama lain. Apa pun situasi dan kondisi dalam komunikasi tersebut, tetaplah hadir dan dengarkan. Jadilah jujur tentang apa yang ingin Anda katakan, dan jangan pernah takut untuk mengungkapkan kejujuran yang dilengkapi dengan pengetahuan dalam tatakrama.  Sesulit apa pun sebuah komunikasi, tetapi saat Anda ikhlas untuk menerima hasil akhir, saat Anda tidak mempunyai kepentingan pribadi, maka semua yang sulit itu akan berakhir dengan baik.

Kecerdasan berkomunikasi sangat ditentukan oleh kecerdasan berkompromi. Ketika Anda cerdas sosial, cerdas berkompromi dengan semua kekuatan sosial, serta cerdas mempengaruhi kekuatan sosial dengan energi positif, maka Anda akan menjadi  pribadi yang mengatur arah komunikasi tersebut ke arah yang Anda inginkan. Fokuskan semua energi baik dari setiap orang yang terlibat dalam komunikasi tersebut, lalu rangkum semuanya dalam sebuah bingkai yang membahagiakan semua pihak.

Pengetahuan dan sikap baik harus diubah menjadi bahasa komunikasi yang enak untuk dirasakan dan didengarkan. Bicarakan dan dengarkan satu sama lain dengan kehadiran, kejujuran, kesabaran, empati, toleransi, dan kasih sayang. Dan di atas semua, Anda perlu menyadari bahwa komunikasi adalah alat untuk membuat sebuah hubungan menjadi lebih baik, lebih saling percaya, dan lebih bermanfaat untuk semua pihak.

Hilangkan kebencian, kemarahan, dan sikap apatis dalam setiap interaksi dan komunikasi. Sebab, kebencian, kemarahan, dan apatis adalah hal-hal yang akan menjadikan Anda kehilangan waktu untuk tumbuh dan berkembang. Pastikan kepribadian dan karakter Anda sudah tidak mempan lagi dengan kesal, sakit hati, marah, sedih, dan ragu.

Komunikasi yang cerdas adalah komunikasi yang tidak pernah berhenti berjuang untuk kebenaran, serta mampu melonggarkan cengkeraman dari hal-hal negatif, dari hal-hal yang menciptakan permusuhan atau konflik.

Tidak ada yang sempurna dari sebuah kepribadian, tetapi sikap baik dan pengetahuan yang lengkap, akan menjadi sumber yang menutupi ketidaksempurnaan tersebut. Jadi, pastikan Anda terus-menerus tumbuh dan berubah bersama kebutuhan realitas Anda.

Ingatlah selalu bahwa komunikasi adalah sesuatu yang berubah dan tumbuh. Anda tidak bisa melawan perubahan dan pertumbuhan. Bila Anda melawan, maka Anda akan kehilangan pengetahuan baru untuk menghadapi realitas komunikasi yang tidak bisa Anda hindari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra