INSPIRASI - WISDOM - MOTIVASI




Komunikasi yang kuat mampu menyampaikan pesan dengan tegas dan jelas. Dibutuhkan kredibilitas agar orang-orang percaya dengan pesan Anda; dibutuhkan pengaruh dan hubungan emosional agar orang-orang semakin yakin dengan pesan Anda; dibutuhkan logika untuk membuat pesan Anda itu terurai dengan kebenaran. Bila semua kebutuhan itu Anda penuhi, maka komunikasi Anda itu akan mampu meyakinkan dan menampilkan integritas dalam cara penyampaian. ~ Djajendra

Cara membangun komunikasi yang kuat. Pertama, tunjukkan keahlian teknis dibidang yang ingin Anda bicarakan. Lalu, perlihatkan kemampuan, integritas, karakter,  dan keyakinan diri Anda yang kuat terhadap hal-hal yang Anda komunikasikan. Ciptakan hubungan emosional agar semua hal-hal yang Anda komunikasikan tersebut mampu menjadi perhatian penuh. Pastikan komunikasi Anda tersebut secara logika dapat diterima oleh siapa pun, dan bukan sebuah komunikasi yang bersifat abstrak dari persepsi dan keyakinan Anda. ~ Djajendra

Bosan dan jenuh adalah dua hal yang berpotensi hadir berulang-ulang dalam hidup. Yang penting, jangan biarkan bosan dan jenuh menguasai suasana hati. Sadarlah bahwa siapa pun Anda, sehebat apa pun daya tahan diri Anda, secerdas apa pun emosi Anda, saat bosan dan jenuh hadir, Anda harus segera membuat hidup Anda lebih berwarna dengan berbagai aktivitas kreatif. Yakinkan diri Anda bahwa bosan dan jenuh hanya mampu bertahan tidak lebih dari satu detik dalam hidup Anda, dan jadilah selalu bersemangat untuk hidup Anda. Nikmati hidup dengan sukacita, karena hanya sukacita itulah harta yang paling penting dalam hidup. Jangan pernah membiarkan sukacita Anda diambil oleh rasa bosan dan jenuh. ~ Djajendra

Hidup itu perjalanan ke depan, saat ada hal-hal yang menghambat perjalanan itu, maka diperlukan ketenangan untuk memperbaiki cara bersikap dan berpikir. Dan yang perlu dipahami bahwa sebagian besar benih sikap terkubur di bawah sadar, dan dilindungi dengan rasionalisasi sadar. Oleh karena itu, masuklah ke bawah sadar dan perbaiki. Jangan pernah mengeluh ataupun mengasihani diri sendiri saat perbaikan sedang dilakukan di bawah sadar. ~ Djajendra

Hidup itu tidak perlu terengah-engah untuk mencari sesuatu. Miliki sikap tenang dalam disiplin hidup yang terfokus pada kekuatan sabar. Fokuskan pada yang Anda butuhkan, lalu bergeraklah bersama keterampilan dan pengetahuan yang Anda miliki. Seimbangkan semua langkah-langkah Anda, dan berjalanlah dalam kenyataan, tanpa merasa perlu menyamar atau berpura-pura hanya untuk membohongi realitas Anda. Karena, realitas Anda merupakan tanda untuk sikap dan langkah Anda berikutnya. Semuanya tergantung pada pilihan hidup Anda, dan hidup Anda adalah milik Anda yang harus terbebaskan dari semua yang bisa melukai Anda. ~ Djajendra

Masa depan bukan hanya milik orang muda, tapi milik semua usia. Karena, setiap orang, berapa pun usianya, dia pasti harus bergerak menuju masa depan. Walau usia Anda sekarang 100 tahun, miliki visi dan imajinasi untuk kehidupan masa depan Anda. ~ Djajendra

Kehidupan yang kurang banyak tantangan, tidak suka kreativitas, dan tidak berani mengambil risiko, akan menghadirkan rasa bosan dan jenuh. ~ Djajendra

Sangat banyak orang yang melayani kehidupan dengan penuh kasih, murah hati, membantu, dan mengembangkan potensi orang lain menjadi sesuatu yang bermanfaat buat kehidupan. Tapi, banyak juga orang-orang yang berperilaku sebaliknya, yang selalu menjadikan kehidupan untuk saling menghilangkan kasih, cinta, dan juga meniadakan potensi-potensi hebat demi melestarikan ego kepentingan yang sempit. Kehidupan selalu memperlihatkan wajah baik dan tidak baik. Pemenangnya pastilah orang-orang yang tulus memperlihatkan kebaikan dalam hidup. Kebaikan selalu akan menang dalam berbagai wujud kemenangan, dan ketidakbaikan selalu tidak akan menang, karena Tuhan pasti menginginkan kebaikan yang menang. ~ Djajendra

Empati selalu bisa disalahartikan oleh orang-orang yang tidak memiliki empati. Ketika Anda memperlihatkan empati kepada orang-orang yang tidak punya empati, maka mereka akan menganggap Anda itu mudah untuk dimanfaatkan. Jadi, empati hanya akan bekerja dengan baik saat dia bertemu dengan jiwa yang juga memiliki empati. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com