JANGAN SALING MENYALAHKAN DALAM KERJA KELOMPOK




Jangan Saling Menyalahkan Dalam Kerja Kelompok
“Berkelompok untuk mengerjakan sebuah tujuan berarti harus meninggalkan penonjolan sifat dan perilaku individu, dan digantikan dengan sifat dan perilaku untuk memperkuat kerja kelompok dalam mencapai tujuan bersama dengan berkualitas.” ~ Djajendra
Setiap individu dalam kelompok harus berkontribusi melalui kompetensi masing-masing; dengan cara menyatukan visi, persepsi, logika berpikir, keyakinan, perilaku, niat, emosi, dan kepentingan dalam satu entitas tunggal sebagai satu kesatuan yang solid. Tidak boleh ada individu yang menjadi lebih dominan dengan perilaku individualnya dalam kerja kelompok, karena sifat dan perilaku individual yang terlalu menonjol akan melemahkan kekuatan kelompok.
Dalam kelompok, setiap individu tidak hanya harus memiliki tanggung jawab atas tindakan mereka sendiri, tapi juga harus memiliki kesadaran bahwa sebuah kesalahan kecil dari individu dapat mengakibatkan kesalahan besar dalam kelompok. Oleh karena itu, tidak boleh ada perdebatan tentang siapa yang harus disalahkan atas kegagalan kerjasama di dalam kelompok. Bila terjadi kegagalan, maka setiap individu tidak boleh saling menyalahkan, tapi harus saling interospeksi melalui kesadaran diri untuk kembali ke tujuan utama dari misi berkumpul dalam kelompok.
Setiap individu yang terhimpun dalam kelompok harus diperlakukan sebagai kelompok tunggal dengan pengalaman, persepsi, keyakinan, niat, dan logika berpikir yang kolektif. Pikiran kelompok harus menjadi lebih dominan dibandingkan pikiran individu sebagai anggota kelompok. Interaksi antara individu tidak saja melalui perilaku pribadi dan etos kerja, tapi juga melalui perasaan dan pikiran yang mampu bersatupadu untuk kepentingan tujuan bersama, atribut, nilai, kebanggaan, serta perasaan senasib dalam empati dan toleransi yang saling mengikat hati untuk menjadi lebih solid.
Ketika pikiran dan perilaku kelompok mulai menyatu ke dalam hati nurani masing-masing individu anggota kelompok, maka kerja sama yang ada akan mencerminkan realitas pikiran kelompok. Semakin bersatupadu cara berpikir kelompok, semakin pikiran dan perasaan akan menyatukan kekuatan dan potensi masing-masing individu untuk menjadi sangat kuat dalam sebuah tim yang kokoh dan solid.
Setiap individu harus bertanggung jawab penuh untuk mengalokasikan kualitas kerja dalam meningkatkan mutu kelompok dan individu. Bertanggung jawab penuh berarti bertanggung jawab secara moral, kualitas, tindakan kolektif, tindakan individu, kontribusi yang sifatnya kolaboratif, serta bertanggung jawab untuk berpikir dan bertindak secara kolektif melalui keunggulan individu dalam sifat dan perilaku rendah hati.
Setiap individu harus diberikan pencerahan secara berkelanjutan melalui deskripsi yang jelas tentang tata kelola dan tata cara kerja kelompok, baik untuk perilaku maupun mindset. Tujuannya, untuk membuat masing-masing individu anggota kelompok mampu memiliki perasaan empati dalam melancarkan misi dan tujuan tim.
Setiap individu anggota kelompok harus memiliki kualitas sebagai penyeimbang yang dapat terhubungkan dengan setiap anggota kelompok. Pikiran dan perasaan yang terpisah oleh kepentingan ego diri akan mempengaruhi tanggung jawab moral individu untuk berkontribusi dalam ketunggalan kelompok.
Kerja kelompok adalah pekerjaan yang senantiasa harus menyeimbangkan antara energi individu dan energi kelompok. Bila ke dua energi ini dapat dirawat dalam keharmonisan hubungan kerja yang konsisten, maka setiap individu anggota kelompok akan dengan ikhlas menghubungkan pikiran dan perilaku berkualitas untuk kebaikan kelompok.
Ketika pikiran dan perasaan menjadi solid dalam kerja sama tim yang penuh empati, toleransi, dan kontribusi dalam pelayanan; maka pikiran dan perasaan individu akan menghindari terjadinya konflik di dalam kelompok. Setiap individu akan selalu bekerja dalam kesadaran untuk saling membantu dalam mewujudkan komitmen tim, dan bukan saling menyabotase kepentingan tim dengan memperbesar ego kepentingan pribadi.
Menyiapkan seperangkat standar kerja yang memberikan arah dan panduan untuk kualitas kerja kelompok, akan menjadikan setiap individu selalu memegang tanggung jawab kelompok dalam menghasilkan karya dan prestasi.
Djajendra

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra