HUMAN CAPITAL: MODAL MANUSIA ADALAH ASET PERUSAHAAN




HUMAN CAPITAL: MODAL MANUSIA ADALAH ASET PERUSAHAAN
Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra
“Modal Manusia Seperti Ikan Yang Membutuhkan Air Dengan Lingkungan Yang Kaya Makanan. Air Dan Lingkungan Yang Kaya Makanan Untuk Modal Manusia Adalah Budaya Organisasi, Kepemimpinan, Potensi Bisnis, Serta Keunggulan Keuangan Perusahaan. Bila Budaya Organisasinya Lemah, Maka Modal Manusia Tidak Akan Menjadi Aset Yang Unggul. Bila Kepemimpinannya Tidak Efektif, Maka Modal Manusia Sulit Memahami Visi, Misi, Dan Tujuan Perusahaan. Bila Bisnis Dan Potensi Bisnis Tidak Tereksplorasi Dalam Kreativitas Dan Inovasi, Maka Modal Manusia Menjadi Tidak Berharga. Bila Keuangan Perusahaan Miskin Dan Cash Flow Kering, Maka Modal Manusia Akan Kabur Mencari Kehidupan Di Tempat Lain.” ~ Djajendra
Modal manusia adalah sebuah kekuatan yang sangat penting dalam membangun kekayaan perusahaan. Modal manusia yang unggul berpotensi membantu kepemimpinan untuk menjadi lebih efektif dan unggul; membantu pembentukan organisasi yang berbudaya kuat; membantu peningkatan kinerja keuangan perusahaan; serta membantu menciptakan potensi bisnis baru dari hasil kreativitas dan inovasi. Modal manusia yang unggul akan menjadi solusi luar biasa, untuk meningkatkan daya saing perusahaan di level lokal dan global.
Mengelola modal manusia membutuhkan strategi yang cerdas untuk dapat mengoptimalkan potensi individu. Untuk itu, perusahaan harus memfasilitasi dan membiayai proses pembelajaran karyawan secara berkelanjutan; Memberikan penghargaan dan memperlakukan karyawan sebagai aset yang paling berharga. Dan kemudian, kepemimpinan harus mengkomunikasikan kinerja dan target dengan jelas dan konsisten; manajer harus adil dan terbuka bersama tanggung jawab untuk penilaian, penghargaan, merawat, dan mengarahkan potensi karyawan ke dalam tanggung jawab bisnis yang lebih tinggi, serta menciptakan inovasi dan mendukung perbaikan terus-menerus di setiap aspek kerja dan bisnis.
Modal manusia berarti para karyawan memiliki kemampuan analisis dan komunikasi yang kuat; antusiasme yang tinggi terhadap pekerjaan; memiliki keunggulan moral dan hati nurani; unggul dalam kreativitas dan rasa ingin tahu secara intelektual; memiliki daya tahan mental dan fisik yang unggul; memiliki karakter proaktif untuk tujuan; memiliki ketajaman naluri bisnis yang kuat; memahami orang, proses, teknologi dan operasional dengan integritas pribadi yang tinggi.
Keunggulan kualitas karyawan sebagai modal manusia dalam perusahaan, akan memungkinkan perusahaan menjaga daya saing, agar dapat memenangkan kompetisi bisnis. Sikap proaktif kepemimpinan perusahaan untuk melindungi modal manusia, seperti melindungi aset penting lainnya, akan membuat perusahaan dan kepemimpinan selalu menjadi lebih unggul dalam mengatasi berbagai potensi risiko. Khususnya, risiko yang bersumber dari perilaku dan cara berpikir sumber daya manusia terhadap bisnis, organisasi, dan kepemimpinan.
Walaupun modal manusia selalu dipersepsikan oleh para ahli sebagai modal tak berwujud. Tetapi, sesungguhnya modal manusia selalu berwujud dalam bentuk perilaku dan cara berpikir. Mungkin modal manusia belum dapat dibukukan seperti modal uang dan modal barang. Tapi, realitas selalu memperlihatkan bahwa modal manusia adalah sesuatu yang sangat menentukan keberhasilan pengelolaan terhadap modal uang dan modal barang. Oleh karena itu, modal manusia harus dapat dikendalikan emosi dan hati nuraninya, agar modal manusia mampu menghasilkan kekuatan moral, untuk digunakan dalam meningkatkan pertumbuhan semua aset perusahaan, serta untuk dapat melindungi modal keuangan dan potensi bisnis perusahaan dari berbagai risiko.
Modal manusia adalah kekuatan yang paling strategis dalam bisnis. Oleh karena itu, kepemimpinan perusahaan harus cerdas, konsisten, akurat, dan tegas; dalam mengambil keputusan strategis tentang tata kelola kekayaan potensi manusia, agar dapat mengelola karyawan perusahaan sebagai aset dan modal perusahaan yang unggul.
Modal manusia adalah aset terbaik yang dapat digunakan untuk melindungi kekayaan perusahaan dari gerusan inflasi dan risiko lainnya. Sumber daya manusia yang terdidik secara moral, etika, hati nurani, karakter, kualitas, dan kompetensi, akan menjadi pelindung terbaik terhadap daya saing perusahaan di sepanjang waktu, dan di setiap situasi.
“Orang Cerdas Akan Menjadikan Dirinya Sebagai Aset Investasi Terbaik. Dan, Dia Akan Menjadi Pembelajar Seumur Hidup, Untuk Menjadikan Dirinya Sebagai Modal Manusia, Yang Mampu Menjadi Aset Produktif Buat Dirinya Dan Orang Lain.” ~ Djajendra
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra