Beradaptasi Berarti Mengerti Arti Dari Sebuah Keadaan Baru, Dan Memiliki Inisiatif Dalam Kemampuan Beradaptasi, Serta Mempraktekkan Perubahan Dengan Melengkapkan Diri Dalam Sebuah Kepribadian Bersama Nilai-Nilai, Tata Kelola, Sistem, Prosedur. Lalu, Menemukan Cara Yang Paling Efektif, Namun Mudah Untuk Menggunakannya, Buat Kemajuan Dan Keberlanjutan Dari Aktifitas Inti Organisasi.




KEPEMIMPINAN ADAPTIF
“Perubahan Mengharuskan Pemimpin Untuk Mendengarkan Dengan Seksama, Membuat Tindakan Melalui Kemampuan Beradaptasi Terhadap Realitas, Dan Tidak Membiasakan Diri Untuk Menghindarkan Fakta Yang Harus Dihadapi.” ~ Djajendra
“Bila Pemimpin Tidak Mampu Memahami Keterbatasan Waktu Dan Informasi Dalam Kejadian Perubahan, Maka  Pemimpin Akan Menunda-Nunda Tindakan Dari Keputusan Untuk Perubahan, Dan Pada Akhirnya Dia Pasti Gagal Memenuhi Perubahan Itu.” ~ Djajendra
Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra
Adaptif berarti cerdas menyesuaikan diri dengan perubahan. Kepemimpinan adaptif berarti kepemimpinan yang mudah menyesuaikan dirinya dengan perubahan dan keadaan baru.
Perubahan selalu membentuk pandangan baru, dan pandangan baru akan mempengaruhi berbagai peristiwa yang sedang berjalan. Bila pemimpin tidak menyiapkan kepribadiannya untuk menjawab pandangan baru tersebut, maka dia akan menghadapi kesulitan untuk mejalani perubahan itu.
Kemampuan menata kepribadian pemimpin dalam sebuah perubahan, akan membantu evolusi organisasi untuk menangani berbagai kompleksitas.
Pemimpin mewakili sejumlah organ organisasi dalam keberagaman fungsi dan peran, dari lalu lintas proses kerja dan pelayanan. Kemampuan pemimpin untuk beradaptasi dengan keadaan baru, dan memahami cara bagaimana mengembangkan bawahan untuk dapat lebih menangani situasi yang kompleks, adalah hal besar yang harus menjadi kepedulian pemimpin dalam perubahan.
Beradaptasi berarti mengerti arti dari sebuah keadaan baru, dan memiliki inisiatif dalam kemampuan beradaptasi, serta mempraktekkan perubahan dengan melengkapkan diri dalam sebuah kepribadian bersama nilai-nilai, tata kelola, sistem, prosedur. Lalu, menemukan cara yang paling efektif, namun mudah untuk menggunakannya, buat kemajuan dan keberlanjutan dari aktifitas inti organisasi.
Kecerdasan kepemimpinan harus ditampilkan dalam wujud kepemimpinan yang efektif. Khususnya, dalam hal pengambilan keputusan yang tegas dan jelas, serta kemampuan beradaptasi melalui pengalaman belajar dari setiap titik perjalanan menuju perubahan.
Pemimpin harus tetap dengan gaya kepemimpinannya yang tegas dan mempengaruhi. Oleh karena itu, pemimpin harus menemukan sendiri konsep dan prinsip-prinsip adaptasi dari hasil pembelajarannya bersama intuisi kepemimpinannya, untuk menciptakan sebuah tata kelola baru yang efektif dan produktif.
Perubahan mengharuskan pemimpin untuk mendengarkan dengan seksama, membuat tindakan melalui kemampuan beradaptasi terhadap realitas, dan tidak membiasakan diri untuk menghindarkan fakta yang harus dihadapi.
Perubahan memiliki sifat untuk memberi waktu yang terbatas dan informasi yang terbatas. Oleh karena itu, pemimpin tidak boleh ragu dan menjadi tidak berani bertindak, pemimpin harus bergerak cepat untuk membuat keputusan dalam waktu yang terbatas itu, serta menyelesaikan sebuah rencana tindakan dengan mengumpulkan sebanyak mungkin informasi, untuk mengatasi risiko yang tidak diinginkan dari proses perubahan tersebut. Bila pemimpin tidak mampu memahami keterbatasan waktu dan informasi dalam kejadian perubahan, maka  pemimpin akan menunda-nunda tindakan dari keputusan untuk perubahan, dan pada akhirnya dia pasti gagal memenuhi perubahan itu.
Bila pemimpin lupa akan perubahan, maka dia akan menjadi pribadi sempurna untuk menunggu izin dari realitas, tapi dia tidak akan pernah mampu beradaptasi dengan realitas, sebab dia menunggu izin dari realitas, dan realitas selalu menunggu perubahan dari kepribadian dan tata kelola yang mampu merangkul realitas, untuk menghasilkan efektifitas dalam setiap proses organisasi.
Kepemimpinan adaptif berarti kepemimpinan yang mampu dan cerdas menghadapi berbagai situasi dalam keragaman kejadian. Dan, mereka tidak diam dengan banyak yang memikirkan, tetapi bergerak cepat dengan berbagai tindakan, untuk memecahkan tantangan dengan perubahan yang sesuai kebutuhan.
Kepemimpinan adaptif selalu mampu menata kepribadiannya dan meningkatkan kualitas mental, untuk terlibat dalam proses perubahan, dan selalu menghasilkan tingkat kepastian yang lebih tinggi, serta memiliki antusiasme belajar yang lebih baik dari setiap titik perubahan menuju realitas yang diinginkan.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra