"Setiap Karyawan Dan Pimpinan Yang Datang Ke Kantor Selalu Bersama Mindset Yang Terisi Oleh Budaya Rumah, Budaya Keluarga, Dan Budaya Komunitas; Agar Tidak Berkonflik Dengan Budaya Perusahaan, Dia Harus Berjiwa Besar Untuk Patuh Pada Budaya Perusahaan." ~ Djajendra

KERAGAMAN BUDAYA INDIVIDU UNTUK MEMPERKAYA BUDAYA PERUSAHAAN

"Setiap Karyawan Dan Pimpinan Yang Datang Ke Kantor Selalu Bersama Mindset Yang Terisi Oleh Budaya Rumah, Budaya Keluarga, Dan Budaya Komunitas; Agar Tidak Berkonflik Dengan Budaya Perusahaan, Dia Harus Berjiwa Besar Untuk Patuh Pada Budaya Perusahaan." ~ Djajendra

Perusahaan harus berbudaya agar dapat menjalankan perilaku kehidupan kerja yang sesuai dengan visi, misi, dan tujuan. Ketika perusahaan berbudaya, maka semua karyawan dan pimpinan akan bersatupadu di dalam nilai-nilai budaya perusahaan, untuk menghasilkan proses dan hasil akhir yang berkinerja optimal.

Dalam realitas kerja orang-orang yang bekerja secara rutin bersama budaya perusahaan selalu berasal dari latar belakang budaya individu dan kelompok yang berbeda. Banyak dari karyawan bekerja secara rutin dengan orang dari budaya lain dan latar belakang yang berbeda. Perbedaan budaya ini bila dipimpin dengan nilai-nilai yang memperkaya budaya perusahaan, maka semua perbedaan akan menjadikan perusahaan semakin kuat, bersama orang-orang yang sadar bahwa perbedaan ada untuk menciptakan keunikan perusahaan.

Tugas utama seorang pemimpin dalam menjalankan budaya perusahaan adalah untuk membangun persepsi dan pemahaman; memotivasi setiap orang agar dapat memahami perbedaan antara budaya perusahaan dengan budaya individu dan kelompok, sehingga setiap orang di perusahaan dapat bekerja dengan lebih efektif, bersama nilai-nilai budaya perusahaan, serta mencegah kesalahpahaman antara budaya individu, kelompok, dan perusahaan.

Karyawan dan pimpinan yang berasal dari budaya rumah dan kelompok yang berbeda, selalu menjadi berbeda satu sama lain, selalu memiliki mindset yang berbeda saat harus menjalankan budaya perusahaan. Hal ini dikarenakan, setiap budaya memiliki cara berpikir, persepsi, nilai-nilai, dan keyakinan yang selalu bisa berbeda. Di mana, semua perbedaan ini bila tidak dikelola melalui kepemimpinan yang berkualitas akan menjadi faktor yang menghambat pertumbuhan budaya perusahaan.

Perusahaan harus selalu menggunakan alat yang tepat untuk memahami orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda, sehingga perusahaan dapat mencegah kesalahpahaman dan menikmati hubungan kerja, yang lebih baik dengan setiap karyawan dan pimpinan, melalui budaya perusahaan yang kuat dan unggul.

Pemimpin perusahaan harus selalu berada digaris paling depan untuk membangun persepsi bahwa satu budaya belum tentu lebih baik atau lebih buruk dari yang lain, dan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda hanya membuat pilihan yang berbeda. Oleh karena itu, ketika semua orang berada dilingkungan perusahaan, maka seluruh budaya yang berbeda itu harus tunduk kepada budaya perusahaan, dan setiap orang harus ikhlas dan berjiwa besar untuk meninggalkan budaya rumah di rumah, untuk meninggalkan budaya komunitas di komunitasnya, dan untuk mematuhi budaya perusahaan saat menjalankan tugas dan tanggung jawab di perusahaan.

Perusahaan selalu akan menempatkan kepentingan pada hukum, aturan, nilai, dan kewajiban dalam wujud budaya perusahaan yang solid. Dan berharap agar setiap orang di perusahaan menjadi patuh untuk menjalankan semua aturan, nilai, dan kewajiban kerja dengan cara-cara profesional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com