"Korupsi Hanya Dapat Dihentikan Oleh Dia Yang Suka Korupsi, Lalu Memaafkan Dirinya Sendiri Karena Telah Menghabiskan Hidupnya Hanya Untuk Korupsi." ~ Djajendra

KEHIDUPAN TANPA KORUPSI

"Korupsi Hanya Dapat Dihentikan Oleh Dia Yang Suka Korupsi, Lalu Memaafkan Dirinya Sendiri Karena Telah Menghabiskan Hidupnya Hanya Untuk Korupsi." ~ Djajendra

Korupsi itu hal yang paling merugikan kehidupan banyak orang.

Ketika satu orang melakukan korupsi dia telah membuat banyak orang jatuh miskin.

Ketika satu orang melakukan korupsi dia telah mengabaikan kebutuhan hidup orang lain.

Ketika satu orang melakukan korupsi dia telah menjadi orang yang kehilangan hati nurani, dan dengan tanpa sengaja dia telah membuat anak-anak orang lain putus sekolah.

Korupsi membuat orang-orang marah karena tidak adil; membuat orang-orang menjadi liar dan saling membenci, serta mudah menyalakan kemarahan karena merasa kehilangan harapan untuk hidup layak.

Korupsi seperti racun yang merusak banyak jiwa, terutama jiwa dari orang yang suka korupsi, karena korupsi akan membonsai jiwanya menjadi sangat kecil, tidak mungkin lagi bisa berjiwa besar.

Korupsi hanya dapat dihentikan oleh dia yang suka korupsi, lalu memaafkan dirinya sendiri karena telah menghabiskan hidupnya hanya untuk korupsi.

Mengampuni diri sendiri karena telah melakukan korupsi, kemudian mengembalikan uang korupsi untuk membantu anak-anak putus sekolah, anak-anak butuh gizi, dan untuk meningkatkan harapan anak-anak dalam berkehidupan tanpa korupsi, akan menjadi hal yang paling unggul dalam membangun generasi muda yang kuat tanpa korupsi.

Djajendra

"Tugas seorang pemimpin tidak hanya menjalankan kepemimpinan yang etis, terbuka, demokratis, jujur, adil, dan yang mensejahterakan orang banyak. Tapi, juga wajib meninggalkan jejak kemakmuran, keadilan, kejujuran, peradaban, kualitas kehidupan, dan integritas di belakang kepemimpinannya." ~ djajendra