"Walaupun Manajemen Sudah Memberikan Kata-Kata Motivasi Dan Perhatian Yang Luar Biasa Kepada Karyawan, Tapi Tanpa Memperhatikan Kebutuhan Hidup Yang Wajar, Maka Karyawan Berpotensi Kehilangan Motivasi Diri Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Prestasi Kerja." - Djajendra

RAHASIA MOTIVASI KARYAWAN DI TEMPAT KERJA

"Walaupun Manajemen Sudah Memberikan Kata-Kata Motivasi Dan Perhatian Yang Luar Biasa Kepada Karyawan, Tapi Tanpa Memperhatikan Kebutuhan Hidup Yang Wajar, Maka Karyawan Berpotensi Kehilangan Motivasi Diri Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Prestasi Kerja." - Djajendra

Pada umumnya, setiap orang yang bekerja pasti termotivasi untuk alasan memenuhi kebutuhan hidup pribadi dan keluarga. Artinya, sebagian terbesar dari karyawan dan pimpinan di perusahaan bekerja untuk mendapatkan uang. Mereka bekerja keras untuk mendapatkan uang dalam bentuk gaji, bonus, kompensasi, tunjangan atau imbalan; agar mereka bisa memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-harinya dari uang yang mereka dapatkan dari perusahaan.

Penghasilan yang didapatkan karyawan dari hasil kerja keras mereka di perusahaan; biasanya akan digunakan untuk perumahan, pakaian, biaya transportasi, uang sekolah anak, makanan sehari-hari, susu untuk bayi mereka, biaya untuk rumah sakit, rekreasi, biaya sosial lain-lain, dan tabungan buat hari pensiun. Oleh karena itu, setiap karyawan pasti akan bekerja total dengan motivasi yang sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhan kehidupan mereka melalui kontribusi yang luar biasa kepada perusahaan. Dan, semua itu sangat bergantung kepada kehebatan tim manajemen di perusahaan untuk memimpin dan mengelola semua keunggulan dan potensi hebat dari para karyawan yang termotivasi tersebut, agar dapat memberikan kinerja dan kontribusi sesuai harapan perusahaan.

Bila ada perusahaan yang meremehkan tentang pentingnya uang sebagai alat dasar untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan, maka hal ini merupakan sebuah kesalahan terbesar dalam pengelolaan keunggulan dan potensi sumber daya manusia buat kemajuan masa depan perusahaan. Sumber daya manusia adalah harta kreatif tanpa batas, tapi sangat tidak konsisten, dan sangat tergantung kepada suasana hatinya dalam memberikan kualitas dan kompetensi terbaik kepada peningkatan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, kecerdasan dan kekuatan empati dari tim manajemen perusahaan dalam mengelola suasana hati dari para karyawan, agar selalu berada di puncak motivasi diri yang tinggi, untuk dapat memberikan yang terbaik buat perusahaan dan buat manajemen, merupakan hal yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan di semua aspek usahanya.

Bila sistem pengupahan dilakukan tanpa memperhatikan keadilan dalam memenuhi kebutuhan hidup, dan tanpa memperhatikan etika bisnis yang berkeadilan; maka perusahaan sangat berisiko kehilangan motivasi kerja dari orang-orang terbaik yang telah direkrut dengan cara-cara yang sangat profesional.

Walaupun orang-orang selalu bekerja dengan motivasi yang sangat beragam, tapi uang tetaplah sebagai fondasi utama untuk motivasi-motivasi lain yang beragam itu. Pemenuhan kebutuhan pribadi, kebutuhan keluarga, dan kebutuhan kehidupan sosial selalu melahirkan berbagai motivasi yang sifatnya sangat pribadi dan unik, tapi semua itu tetap dalam kekuatan motivasi uang. Karena, uang sangat menentukan langkah dan gerak setiap orang untuk memenuhi harapan, keinginan, impian, dan kebutuhan hidup.



DJAJENDRA