"Semangat Menjual Yang Meluap-Luap, Tanpa Kekuatan Integritas; Maka Semua Semangat Itu Akan Habis Terkuras Secara Percuma Oleh Rasa Kurang Percaya Dari Pelanggan Kepada Penjual." - Djajendra

PELANGGAN MEMBUTUHKAN INTEGRITAS PENJUAL

"Semangat Menjual Yang Meluap-Luap, Tanpa Kekuatan Integritas; Maka Semua Semangat Itu Akan Habis Terkuras Secara Percuma Oleh Rasa Kurang Percaya Dari Pelanggan Kepada Penjual." - Djajendra

Salah satu pekerjaan yang membutuhkan keunggulan kecerdasan hubungan, komunikasi, interaksi, kecerdasan sosial, dan empati adalah pekerjaan menjual. Oleh karena itu, seorang tenaga penjual yang cerdas pasti akan memperkuat kualitas dirinya dibidang-bidang tersebut.

Semua kualitas diri tersebut membutuhkan integritas untuk bisa diberikan dengan cara-cara yang profesional dan etis kepada pelanggan. Dalam hal ini, seorang tenaga penjual tidak hanya harus cerdas memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan, tapi juga harus dapat menjadi lebih baik dipekerjaannya bersama praktek-praktek menjual yang berintegritas tinggi.

Bila seorang penjual tekun dan berdisiplin dalam memberikan integritasnya kepada pelanggan, maka pelanggan akan masih terus membeli dari penjual, karena adanya integritas yang membuat pelanggan semakin mempercayai apa pun yang dikatakan oleh penjual.

Penjual yang unggul harus memiliki antusiasme dalam memperkuat kualitas integritas dirinya, untuk dapat memberikan layanan berkualitas kepada pelanggan, serta menjaga setiap kepercayaan dari pelanggan dengan sepenuh hati dalam kerendahanhati.

Semangat menjual yang meluap-luap, tanpa kekuatan integritas; maka semua semangat itu akan habis terkuras secara percuma oleh rasa kurang percaya dari pelanggan kepada penjual.

Integritas penjual kepada pelanggan berpotensi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan di setiap siklus penjualan. Seperti dipahami bahwa siklus penjualan bersifat turun-naik, tapi bila dilengkapi dengan integritas yang konsisten, maka semua tantangan dari turun-naiknya siklus penjualan tersebut dapat diprediksi secara tepat oleh penjual, sebab pembeli akan terus membeli dan tidak akan berpaling kepada penjual yang lain.

Keberhasilan penjualan selain tergantung dari integritas, juga sangat tergantung dari kemauan dan niat untuk membuat penjualan yang melebihi target. Ketidakjujuran terhadap kerja keras dan keuletan dalam menghasilkan penjualan tertinggi, akan membuat integritas menjadi berpengaruh rendah terhadap keberhasilan penjualan.

Pelanggan akan semakin merasa baik tentang pembelian yang dia lakukan, bila dia membeli dari seorang penjual dengan integritas diri yang tinggi. Integritas selalu akan menjadi alat yang paling kuat untuk membangun kepercayaan. Bila sebuah kepercayaan terbentuk dari kekuatan dan keunggulan integritas, maka kepercayaan itu akan menjadi harta yang terus menghasilkan uang buat penjual.

DJAJENDRA