DARI DESA KE KOTA MENCARI SUKSES

DARI DESA KE KOTA MENCARI SUKSES

Seorang remaja yang baru tamat SMA pamit sama orang tuanya untuk mencari pekerjaan di kota.

"Ayah, aku mau nyari kerja di kota. Izinkan aku ayah."

"Ayah izinkan. Jaga dirimu baik-baik di kota."

"Terima kasih, ayah."

Sampai di kota, si remaja bertemu dengan saudaranya yang bekerja sebagai OB di sebuah perusahaan.

"Bantu aku nyariin kerja. Aku pengen kerja di gedung tinggi, seperti kamu."

"Yah udah, di kantor ku saja. Lagi ada lowongan untuk data entry, mau?"

"Mau, mau sekali. Terima kasih."

Setelah mengikuti test dan interview, si remaja diterima untuk bekerja sebagai data entry, tapi dia harus mengikuti pelatihan data entry selama seminggu.

Lima tahun kemudian.

"Wah, kamu hebat yah, karir mu terus naik," kata saudaranya yang masih bekerja sebagai OB.

"Terima kasih. Bos nyuru aku ngikut training kemana-mana, dan membiayai sekolah S1 ku. Dan, sebagai balas budinya aku harus menerima jabatan apa pun untuk membantu bos."

"Jabatan mu sudah asisten manajer. Wah, hebat kamu, ya."

"Biasa saja, yang penting kita masih bersahabat baik."

Sepuluh tahun kemudian.

"Kamu luar biasa, sudah diangkat jadi kepala cabang. Bagaimana perasaanmu?" Tanya saudaranya yang masih bekerja sebagai OB.

"Perasaanku biasa saja. Aku cuma pegawai yang dipercaya bos untuk membantunya mengurus cabang."

"Tapi, kamu sangat luar biasa. Karir mu sangat cepat."

"Aku biasa saja, aku masih temanmu. Karir itu urusan bos, kalau bos tidak ngasih karir ke aku. Aku juga mungkin masih di data entry."

Dua puluh lima tahun kemudian.

"Pak, mau minuman apa? Mau dibelikan makan siang?"

"Aku masih temanmu, jangan panggil aku Pak. Panggil aku seperti biasanya kau panggil aku."

"Tapi, hari ini bapak telah diangkat menjadi direktur. Aku ini seorang OB, yah, tidak pantaslah manggil bapak seperti dulu."

"Aku tetap temanmu seperti dulu. Direktur hanyalah jabatan sementara. Pada saatnya, aku pasti pensiun dari perusahaan ini. Nah, saat itu aku tidak punya jabatan direktur lagi. Aku akan menjadi orang biasa tanpa jabatan dan kekuasaan."

"Oh, kamu temanku yang sangat rendah hati."

DJAJENDRA

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra