"Memfokuskan Sumber Daya Yang Terbatas Pada Hal-Hal Terpenting Untuk Pelayanan Sempurna, Akan Menjadikan Perusahaan Luar Biasa Dalam Memberikan Pelayanan Sempurna." - Djajendra

KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN

"Memfokuskan Sumber Daya Yang Terbatas Pada Hal-Hal Terpenting Untuk Pelayanan Sempurna, Akan Menjadikan Perusahaan Luar Biasa Dalam Memberikan Pelayanan Sempurna." - Djajendra

Beberapa hari yang lalu, saya diundang ke sebuah perusahaan untuk memberikan pelatihan service excellence, untuk semua karyawan di front liner dan back office, yang berjumlah sekitar lima puluh orang. Pemilik perusahaan sangat menyadari bahwa perusahaannya memiliki sumber daya manusia yang sangat terbatas untuk menangani semua harapan pelanggan. Tapi, dia sangat berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan pelanggan melalui keterbatasan sumber daya yang dia miliki. Dia mau saya mengajarkan kepada semua karyawannya tentang cara bekerja secara bergotong-royong melalui etos kerja kolaborasi yang solid untuk memenuhi kepuasan pelanggan.

Hal yang paling saya sukai dari pemilik perusahaan ini adalah tanggung jawab dia untuk bekerja total, buat melayani dan menangani, semua harapan dan kebutuhan pelanggannya secara sepenuh hati dan ikhlas. Walaupun dia hanya memiliki jumlah karyawan lima puluh orang, tapi dia sangat cerdas dan efektif menggunakan sumber daya yang terbatas tersebut untuk melakukan yang paling baik buat para pelanggan.

Ide dan pemikirannya tentang cara memberikan pelayanan sempurna melalui sumber daya terbatas, membuat saya mendapatkan banyak inspirasi dari dirinya, sehingga saat saya menulis materi untuk presentasi pelatihan, saya mendapatkan ide pemikiran awal yang sempurna dari pemilik perusahaan tersebut.

Pelayanan sempurna dengan sumber daya yang terbatas dimulai dari menjaga dan merawat kesempurnaan standar mengoperasikan call center; kesempurnaan untuk menjalankan standar pelayanan yang ditetapkan; kesempurnaan kepribadian ke lima puluh karyawan tersebut melalui kolaborasi pelayanan yang ikhlas, etis, dan berkinerja.

Pemilik perusahaan, setiap hari, dia menjadi motivator yang memberikan semangat, gairah, contoh integritas dan keteladanannya untuk memberikan pelayanan pelanggan yang terfokus kepada kepuasan dan loyalitas pelanggan. Mungkin karena sumber daya manusia perusahaannya terbatas, sehingga dia langsung terlibat dalam operasional sehari-hari, dan memimpin pasukannya yang berjumlah lima puluh orang tersebut, agar dapat memberikan yang terbaik untuk pelanggan.

Walaupun secara formal perusahaan tersebut menjalankan struktur organisasi secara struktural dan fungsional. Tapi, khusus dalam memberikan pelayanan, perusahaan menanamkan etos kerja berdasarkan cara kerja organisasi matrix dalam sebuah kolaborasi kerja yang sempurna untuk pelayanan sempurna. Di mana, setiap karyawan yang berjumlah lima puluh orang tersebut harus bertanggung jawab dan bekerja untuk melayani pelanggannya secara sempurna melalui fungsinya masing-masing.

Pemilik perusahaan sangat sadar untuk secara periodik, membekali setiap karyawan dengan pengetahuan teknis untuk memberikan pelayanan sempurna; pengetahuan tentang kepribadian untuk menjadi pribadi yang sopan, ramah, baik hati, sabar, tegar, suka menolong, etis, dan cepat melayani; pengetahuan teknis tentang cara berkomunikasi melalui tata bahasa yang baik, serta pengetahuan untuk bertanya dan menjawab telepon.

Baru kali ini, saya menemukan seorang pemilik perusahaan yang sekaligus pemimpin, walau perusahaan dia tidak besar, tapi profesionalisme dia dalam menjalankan perusahaannya itu sangat mengagumkan. Saya benar-benar mendapatkan pengalaman tentang integritas pemimpin dan karyawan untuk memberikan kepuasan kepada kebutuhan pelanggan, dan kesiapan untuk menerima loyalitas pelanggan dengan cara-cara yang luar biasa.

Kunci sukses perusahaan ini adalah memfokuskan sumber daya manusia yang terbatas pada hal-hal yang benar-benar penting melalui integritas dan komitmen yang kuat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra