"CEO Terhebat Adalah Yang Mampu Memiliki Pengaruh Kuat Untuk Meyakinkan Pemilik Saham Mayoritas, Agar Menjalankan Gaya Manajemen Untuk Keuntungan Semua Stakeholder." - Djajendra

SUDAHKAH MANAJEMEN MENJADI MILIK SEMUA STAKEHOLDER MELALUI TATA KELOLA YANG BERKEADILAN?

"Kepentingan Bisnis Adalah Untuk Mendapatkan Keuntungan Maksimal Dengan Cara Meminimalkan Semua Rintangan." - Djajendra

"CEO Terhebat Adalah Yang Mampu Memiliki Pengaruh Kuat Untuk Meyakinkan Pemilik Saham Mayoritas, Agar Menjalankan Gaya Manajemen Untuk Keuntungan Semua Stakeholder." - Djajendra

Manajemen adalah sebuah kekuatan yang sangat menentukan perilaku kerja sebuah perusahaan. Bila manajemen menjalankan kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki melalui tata kelola yang berkeadilan untuk setiap kepentingan stakeholder, maka manajemen pasti akan menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai good corporate governance secara sempurna.

Manajemen selalu membangun kekuatan kepemimpinan dari level supervisor sampai dengan level top manajer. Di semua level ini, manajemen akan bergerak melalui kekuatan fungsional dan struktural. Melalui posisi, jabatan, status, prestise, dan kekuasaan; seorang Chief Executive Officer (CEO) akan menjadi pemain kunci yang menentukan semua kekuatan manajemen dari semua level untuk menjadi lebih berkeadilan dihadapan semua stakeholder.

Bila CEO membawa kepemimpinannya hanya untuk mengabdi kepada satu kekuatan stakeholder, maka kepemimpinannya pasti tidak akan mampu menjalankan tata kelola manajemen sesuai dengan semangat dari good corporate governance. CEO adalah sebuah kekuatan yang sangat mempengaruhi perjalanan perusahaan. Dan biasanya, kekuatan dan kekuasaan CEO akan dikendalikan oleh kepentingan para shareholder mayoritas. Kondisi ini, biasanya, menjadikan pengaruh dan kekuatan CEO untuk menjalankan good corporate governance dengan benar berpotensi menjadi tidak efektif.

Manajemen akan memiliki kekuatan untuk berkarya buat semua stakeholder, saat setiap stakeholder mau secara ikhlas untuk tidak mempengaruhi manajemen buat membela kepentingan masing-masing pihak. Persoalannya, kepentingan bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan maksimal dengan cara meminimalkan semua rintangan. Dalam hal ini, semua stakeholder biasanya akan memiliki kepentingan-kepentingan yang saling bertentangan. Oleh karenanya, CEO dan tim manajemen harus memilih, kalau tidak ingin tersingkir dari kekuasaan dan kekuatan pemilik saham mayoritas.

RUPS sebagai pusat kekuatan tertinggi di dalam sebuah perusahaan. Memiliki otoritas untuk mengganti semua orang di dalam manajemen. Biasanya, bila orang-orang dalam manajemen mencoba menghalang-halangi kepentingan pemilik saham mayoritas; maka melalui RUPS, para penghalang itu pasti akan disingkirkan.

Walaupun CEO dan tim manajemen memiliki kewajiban hukum dan kewajiban etis untuk melindungi semua kepentingan stakeholder sesuai prinsip-prinsip dan nilai-nilai good corporate governance, tapi tetaplah kekuasaan tertinggi sebuah perusahaan berada ditangan RUPS. Dan, suara di dalam RUPS pastinya dikuasai oleh pemegang saham mayoritas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra