"Diri Anda Berhak Menerima Cinta Dan Perhatian Dari Kepribadian Anda. Pastikan Anda Memberikan Kasih Sayang Kepada Diri Anda Sendiri." - Djajendra

SAYANG KEPADA DIRI SENDIRI

"Diri Anda Berhak Menerima Cinta Dan Perhatian Dari Kepribadian Anda. Pastikan Anda Memberikan Kasih Sayang Kepada Diri Anda Sendiri." - Djajendra

Apakah Anda sudah menyayangi diri Anda sendiri? Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan seseorang yang sangat frustasi menghadapi realitas kehidupannya. Dia hidup dalam tekanan yang cukup berat oleh persoalan cinta yang berlebihan terhadap keluarga dan uang. Akibatnya, dia sering merasakan berbagai keluhan sakit, setelah diperiksa ke dokter, secara fisik tidak ada penyakit serius yang dideritanya, tapi secara mental dia tetap merasakan berbagai keluhan sakit.

Seseorang yang sehat bila tertekan oleh energi negatif, maka dia akan merasakan ada penyakit di dalam dirinya. Padahal secara fisik dia itu orang sehat, tapi karena dirinya selalu berada dalam tekanan energi negatif, maka tubuhnya akan merasakan berbagai keluhan sakit. Kita sering menemukan peristiwa di mana seseorang harus memeriksakan diri ke dokter oleh perasaan sakit tertentu di bagian tubuhnya, tapi setelah di check up ke dokter, hasilnya dikatakan orang tersebut sehat-sehat saja. Ketidakseimbangan diri dalam menjalani kehidupan akan mengakibatkan berbagai keluhan sakit di tubuh. Oleh karena itu, pikiran, perasaan, tubuh, perilaku, dan karakter harus selalu dikelola untuk tetap berada dalam satu keseimbangan energi positif.

Setelah berbicara dengan orang tersebut, saya memahami bahwa orang tersebut terlalu memikirkan tentang masa depan kehidupan anak-anaknya, dan juga ada perasaan takut kekurang uang. Secara kasat mata, orang tersebut hidupnya sangat berkecukupan, dan anak-anak nya pun baik-baik saja. Perasaan dan pikiran dia menjadi sangat tidak stabil oleh sikap perfeksionisnya terhadap kehidupan. Dia menempatkan begitu banyak energi kehidupannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan melupakan kebutuhan dirinya sendiri. Dia kurang bersyukur terhadap hidupnya dan tidak menyayangi dirinya sendiri.

Mencintai dan menyayangi diri sendiri melalui perilaku kehidupan yang terkelola dalam keseimbangan hidup akan mengundang energi positif ke dalam diri; mengetahui secara bijak untuk menemukan keseimbangan antara memberi dan menerima adalah hal terpenting dalam mengundang energi positif ke dalam diri; Anda yang mampu membangun kepribadian yang bijak melalui karakter diri yang mensyukuri kehidupan, dan menyerahkan ketidakpastian kepada Tuhan yang maha kuasa akan membuat hidup Anda menjadi lebih sehat dan kuat.

Gunakan akal sehat dalam menjalani realitas kehidupan. Bila Anda membiarkan diri Anda tersiksa oleh ketidakpastian hidup, maka Anda belum memiliki kekuatan untuk menerima realitas masa depan. Hidup harus memiliki program untuk menggali potensi diri sendiri secara berkelanjutan dalam keseimbangan kehidupan diri. Memaksa diri untuk memikirkan dan merasakan hal-hal yang membuat diri menderita adalah kehidupan sia-sia yang mematikan potensi diri sendiri.

Sayanglah kepada diri sendiri dan ciptakan kepercayaan, kesejahteraan, dan kepuasan dalam hidup Anda. Anda dilahirkan untuk mengoptimalkan potensi diri Anda melalui energi positif. Oleh karena itu, miliki perasaan dan pikiran tentang kelimpahan kehidupan kepribadian Anda menuju kebahagiaan tanpa batas. Terimalah kehidupan Anda dalam perasaan syukur dan terima kasih, lalu siapkan energi positif seoptimal mungkin di dalam kepribadian dan karakter Anda, untuk mengejar dan mencapai kehidupan yang Anda inginkan.

Anda berhak menerima yang terbaik dari kehidupan. Sekarang tinggal cara Anda untuk mau belajar mensyukuri realitas dan memperbaiki kualitas diri sendiri untuk dapat menerima lebih banyak kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, kemakmuran, kedamaian, dan kesenangan dalam hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra