"Dibutuhkan Kejujuran Dan Kepercayaan Diri Untuk Menjadi Kritikus Buat Diri Sendiri, Bukan Buat Orang Lain." - Djajendra

JANGAN SERING-SERING MENGKRITIK

"Dibutuhkan Kejujuran Dan Kepercayaan Diri Untuk Menjadi Kritikus Buat Diri Sendiri, Bukan Buat Orang Lain." - Djajendra

Mengkritik adalah perilaku yang mengundang energi negatif ke dalam diri. Bila Anda suka mengkritik artinya persepsi Anda menangkap hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kehidupan Anda. Mengkritik adalah perasaan yang menjelaskan tentang ketidakpuasan diri terhadap realitas. Mengkritik adalah emosi yang mengekspresikan ketidaksukaan diri terhadap hal-hal yang dikritik. Mengkritik adalah emosi kecemburuan yang tidak ikhlas terhadap realitas yang tidak memuaskan harapan dan keyakinan diri.

Setiap orang pasti akan menghadapi kenyataan hidup yang tidak sesuai dengan harapan. Dalam hal ini, akan ada orang-orang yang menyalahkan orang lain melalui emosi kritik atas realitas dirinya, tapi akan ada juga orang-orang yang hidup dalam perasaan syukur, dan tidak menjadikan emosi kritik sebagai alat untuk menyalahkan orang lain atas ketidakpuasan dirinya terhadap realitas hidup.

Bila Anda menghadapi realitas kehidupan dengan perasaan tidak puas dan tanpa rasa syukur, maka hari-hari Anda berpotensi terperangkap dalam energi kritik. Anda pasti akan mengkritik pihak lain tentang terlambatnya kemajuan karir atau pekerjaan Anda. Anda pasti akan mengkritik pihak lain tentang melambatnya perjalanan Anda untuk meraih sukses. Anda pasti akan mengkritik pihak lain untuk semua ketidakpuasan Anda kepada realitas kehidupan. Pada akhirnya, emosi dan energi kritik akan menguasai mindset Anda, untuk menciptakan kebiasaan dalam diri Anda, agar Anda selalu mampu menemukan kesalahan dari pihak mana pun untuk dikritik.

Mengembangkan sikap positif untuk mengatasi ketidakadilan dalam kehidupan akan menghindarkan diri menjadi tukang kritik. Buat orang-orang yang menerima kritik, bila mereka berjiwa besar, maka semua kritikan yang mereka terima akan menjadi motivasi untuk melakukan yang terbaik.

Kritik yang diterima dengan ikhlas dan penuh perasaan syukur dapat dijadikan sebagai alat untuk pengendalian kualitas diri. Oleh karena itu, lebih baik Anda menerima kritik untuk meningkatkan kualitas diri daripada menjadi tukang kritik yang hanya mampu melihat kekurangan di luar diri, dan tak mampu melihat kekurangan di dalam diri sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra