“Saat Pikiran Dan Perasaan Mampu Bertoleransi Terhadap Semua Keanekaragaman Kehidupan, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Kedamaian Abadi. “ – Djajendra

KECERDASAN SOSIAL MELALUI TOLERANSI

“Saat Pikiran Dan Perasaan Mampu Bertoleransi Terhadap Semua Keanekaragaman Kehidupan, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Kedamaian Abadi. “ – Djajendra

Kehidupan manusia sangat beragam, sangat berwarna, dan sangat terkelompok dalam berbagai keunikan dan perbedaan. Anda yang ikhlas, tulus, dan berjiwa besar untuk hidup dalam perbedaan nilai dan perilaku pasti mampu mengembangkan sikap toleransi dengan baik.

Bertoleransi berarti mampu menyesuaikan kehidupan dengan realitas yang ada.
Realitas menceritakan keadaan yang sebenarnya, sedangkan keyakinan menceritakan sebuah tanggung jawab kepada nilai-nilai kehidupan yang dipercaya. Bertoleransi berarti mampu mengenyampingkan semua kepentingan, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan pribadi demi untuk menghormati nilai-nilai kehidupan orang lain. Artinya, dari lubuk hati Anda yang paling suci, muncul perilaku yang mencintai dan menyayangi, sehingga Anda merasa terpanggil untuk peduli dan menghormati eksistensi orang lain.

Sikap bertoleransi akan memperkuat kekayaan sosial dan bisa mengurangi konflik di tengah perbedaan dan keragaman. Bertoleransi merupakan potensi yang sangat penting untuk menciptakan perdamaian dalam berbagai aspek kehidupan.

Toleransi merupakan energi yang mampu menciptakan kenyamanan dan keamanan kehidupan orang banyak. Toleransi berarti mampu menyatu dalam perbedaan dan mampu berkontribusi untuk memperkaya nilai-nilai kehidupan. Toleransi berarti mampu menciptakan kesetiakawanan dalam kehidupan. Toleransi berarti mampu memiliki empati terhadap semua keadaan dan kondisi. Toleransi berarti mampu memenangkan nilai-nilai kemanusian untuk hal apa pun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra