"Menginginkan Keadaan Baik Dalam Hidup Harus Dimulai Dengan Menghapus Keadaan Yang Tidak Diinginkan." - Djajendra

MEMVISUALISASIKAN KEADAAN BAIK YANG DIINGINKAN

"Menginginkan Keadaan Baik Dalam Hidup Harus Dimulai Dengan Menghapus Keadaan Yang Tidak Diinginkan." - Djajendra

Anda dapatkan apa yang Anda pikirkan, rasakan, mimpikan, inginkan, dan berikan. Tantangannya, hidup setiap orang selalu akan dikelilingi oleh berbagai kepentingan dan keinginan orang lain. Diperlukan kerja keras dan upaya terus-menerus untuk membuat diri mandiri dengan kehidupannya sendiri, tanpa diintervensi oleh kepentingan dari luar diri.

Dalam keadaan sadar atau pun tidak sadar setiap orang setiap hari harus melayani kehidupannya melalui interaksi dengan orang-orang lain. Interaksi yang akan terkompensasikan secara otomatis untuk memberikan kontribusi kepada perilaku kehidupan. Hukum interaksi adalah apa pun yang diberikan akan menuainya kembali. Hukum ini menjelaskan bahwa apa pun nilai interaksi Anda kepada orang lain, nilai tersebut akan menghasilkan sesuatu untuk Anda.

Mengingat nilai-nilai keyakinan diri terhadap kehidupan akan sangat menentukan hasil akhir dari kualitas kehidupan diri, maka diri wajib meningkatkan kualitas dari nilai-nilai kehidupan yang diyakini untuk membawa kehidupan diri sesuai keinginan. Salah satu teknik terbaik adalah dengan cara melakukan visualisasi terhadap keadaan baik yang diinginkan melalui nilai-nilai kehidupan diri.

Menginginkan keadaan baik dalam hidup harus dimulai dengan menghapus keadaan yang tidak diinginkan. Pertama, lakukan evaluasi secara jujur terhadap diri sejati. Lalu, pahami realitas yang sedang dihadapi diri terhadap keadaan yang tidak diinginkan. Biarkan diri sejati memasuki kawasan pikiran bawah sadarnya, dan besarkan hati dan jiwa untuk menerima keadaan yang tidak diinginkan tersebut. Segera gantikan hal-hal yang tidak diinginkan dengan hal-hal yang diinginkan melalui visualisasi. Biarkan hal-hal yang tidak diinginkan tersebut secara otomatis dihapus oleh keadaan yang diinginkan. Sekali lagi, lakukan semua ini dengan jiwa besar dengan tidak lagi memikirkan hal-hal yang tidak dikehendaki.

Sikap mental terbentuk dari nilai-nilai yang menghasilkan perasaan, pikiran, suara hati, dan perilaku. Bila hasil visualisasi diri mampu menghadirkan perasaan dan pikiran yang bahagia dan puas terhadap realitas kehidupan, maka diri akan menikmati kehidupan dalam kenyamanan yang ada. Jika diri berdisiplin tinggi dan tekun untuk mengisi pikirannya sendiri dengan pikiran positif, visi dan ide-ide kesuksesan, kebahagiaan dan optimisme, maka diri sejati akan menarik semua hal-hal yang diinginkan ke dalam hidupnya. Diri sejati yang berkualitas akan selalu memastikan semua nilai-nilai kehidupannya mampu membentuk pengalaman-pengalaman positif dalam kegiatan sehari-hari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra