"Kesabaran Adalah Emosi Positif Yang Akan Menjinakkan Emosi Mengeluh." – Djajendra

MELALUI HARI-HARI TANPA MENGELUH

"Kesabaran Adalah Emosi Positif Yang Akan Menjinakkan Emosi Mengeluh." – Djajendra

Berhenti mengeluh berarti tidak ingin melihat kehidupan dari sisi kekurangannya, tapi bersedia melihat kehidupan dari sisi kelebihannya di setiap keadaan. Apakah Anda telah siap untuk hidup tanpa berkeluh-kesah? Bila Anda siap melalui hari-hari Anda tanpa mengeluh, maka hal ini akan menjadi sebuah perjuangan tanpa henti di setiap detik kehidupan Anda. Anda harus menyiapkan fondasi diri yang kuat dan unggul untuk menangkal setiap perilaku mengeluh dari luar dan dalam diri Anda. Pastikan Anda serius dan memiliki keyakinan yang sangat kuat untuk tidak membicarakan hal-hal yang berpotensi untuk menjadi energi mengeluh.

Mengeluh adalah sebuah perilaku yang paling mudah ditemukan di dalam kehidupan. Belum lama ini, saya menyaksikan sebuah program televisi yang memperlombakan anak-anak untuk berceramah. Saya melihat anak-anak tersebut berceramah dengan isi materi yang sebagian besar mengeluh. Mulai dari sekolah rusak, jalan rusak, dan hal-hal lain yang bersifat mengeluh. Para pemimpin juga sering sekali berpidato dihadapan rakyatnya sambil mengeluh. Energi mengeluh adalah energi negatif yang ternyata paling laku untuk dijual. Dan, sangat banyak orang – orang ternyata suka mendengarkan keluhan-keluhan yang membicarakan kekurangan dan keprihatinan daripada membicarakan hal-hal positif yang bebas keluh-kesah.

Bila orang-orang sudah mulai lebih banyak mencurahkan waktu, energi, dan sumber daya untuk menciptakan keluh-kesah, maka hal ini akan menjadi awal dari kemunduran dan menjauhkan diri mereka dari sumber energi positif. Orang-orang yang suka mengeluh akan terjebak di dalam sumber kehidupan negatif dan biasanya tidak akan bermanfaat untuk kehidupan orang banyak, dan mungkin juga tidak akan bermanfaat untuk diri mereka sendiri.

Suatu ketika saya bertanya kepada seorang sahabat saya yang suka mengeluh. “Kenapa Anda sering sekali mengeluh?” Tanya saya. “Kenapa ya?” Saya mengeluh karena saya frustasi memikirkan hal-hal yang seharusnya sudah dapat diselesaikan, tapi masih belum selesai, oleh karenanya saya mengeluh.” Kata sahabat saya tanpa beban.
Mengeluh adalah sebuah sikap negatif yang akan mengurangi kualitas positif diri sendiri. Bila semua orang mengeluh, maka mereka semua akan memancarkan energi negatif ke dalam kehidupan. Dan hal ini akan menciptakan lingkungan kehidupan yang tidak produktif. Lingkungan kehidupan yang tidak produktif akan menghasilkan orang-orang miskin yang menggantungkan nasib dan kehidupannya di tangan orang lain, mereka tidak akan mampu menjadi mandiri untuk bertanggung jawab penuh terhadap kehidupan mereka. Mereka akan membiarkan diri mereka melalui keluh-kesah untuk mendapatkan bantuan dari orang lain.

Setiap orang wajib untuk bertanggung jawab terhadap perasaannya kepada realitas kehidupan. Bila realitas kehidupan belum menciptakan atau mengarahkan perasaan dirinya ke sesuatu yang positif, maka dia harus bersabar dan mau secara proaktif berjuang, untuk membuat perasaannya mengarah kepada hal-hal positif yang dia inginkan dari kehidupan. Dan tidak mengeluh tentang apa pun, tapi menerima segala hal dengan jiwa besar dalam perasaan syukur.

Di saat orang-orang tidak sabar, maka mereka akan menjadi terburu-buru untuk mengejar yang diinginkan. Perilaku terburu-buru akan diikuti oleh risiko melalui perasaan cemas. Perasaan cemas yang di luar kendali perasaan sabar akan menghasilkan sikap mengeluh. Sikap mengeluh akan membuat diri tidak bahagia. Ini semua mungkin akan menjadi sebuah energi kehidupan yang secara bertahap terus membesar dan pada akhirnya akan membuat diri terjebak di dalam jurang kehidupan yang penuh penderitaan batin.

Melalui hari-hari tanpa mengeluh berarti Anda siap menunggu perjuangan dengan perasaan sabar; siap membuat diri Anda tidak merasa ada yang menunda-nunda atau mengulur-ulur sebuah momentum penting di dalam hidup Anda; Anda siap melakukan hal-hal yang bisa Anda lakukan melalui fokus yang paling menguntungkan Anda; Anda siap untuk merasa sabar dengan siapa pun atau untuk menunggu sesuatu dari mana pun. Perasaan sabar akan melepaskan perasaan-perasaan cemas, dan akan memotivasi Anda untuk menggunakan waktu kehidupan secara positif dan produktif, untuk hal-hal yang menciptakan kebahagiaan, keuntungan, kedamaian, dan kesejahteraan untuk diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra