"Supervisor Harus Menjadi Media Yang Unggul Untuk Mengalirkan Komunikasi Dari Atasan Ke Bawahan Atau Sebaliknya Dari Bawahan Ke Atasan." - Djajendra

SUPERVISOR HARUS CERDAS DALAM MEMIMPIN, MENGAWASI, DAN MENGOPERASIONALKAN

"Supervisor Harus Menjadi Media Yang Unggul Untuk Mengalirkan Komunikasi Dari Atasan Ke Bawahan Atau Sebaliknya Dari Bawahan Ke Atasan." - Djajendra

Sejatinya pekerjaan supervisor adalah mengawasi sebuah unit atau tim dalam sebuah kepemimpinan dari seorang manajer. Artinya, peran supervisor sangat terbatas yaitu membantu manajer yang memimpinnya untuk mengawasi aktivitas sehari-hari dari sebuah unit kerja. Dalam perkembangannya sekarang, supervisor tidak hanya dituntut untuk membantu manajer dalam mengawasi aktivitas sehari-hari dari sebuah unit kerja atau pun tim. Tetapi, supervisor juga dituntut untuk bisa memimpin, mengawasi, dan mengoperasionalkan orang, sistem, prosedur, organisasi, bisnis, dan aturan yang ada dibawah supervisinya. Artinya, peran supervisor semakin harus mengandalkan berbagai kekuatan untuk bisa mempengaruhi orang-orang yang disupervisi agar bisa memberikan hasil kerja yang berkualitas dan berkinerja tinggi.

Agar peran supervisor dihormati dan diakui oleh bawahan dan atasan, maka supervisor harus memiliki reputasi positif. Reputasi positif harus dimulai dari kemampuan supervisor untuk memperlihatkan kualitas dalam menjalankan fungsi pengawasan, kepemimpinan, dan operasional. Bila supervisor mampu menjalankan ketiga fungsi diatas dengan baik, maka kemampuan supervisor pasti akan memberikan pengaruh positif kepada organisasi secara keseluruhan.

Supervisor harus memiliki perilaku kerja yang mampu memanfaatkan potensi dari orang-orang di bawah supervisinya. Dia harus cerdas memahami bakat dan potensi dari staf-stafnya tersebut, dan mampu mengarahkan mereka semua untuk memimpin diri sendiri dan bekerja lebih baik dengan cara-cara yang lebih efektif dan produktif.

Supervisor dalam aktivitas rutin harus melibatkan semua staf dalam pengambilan keputusan; mampu mendelegasikan pekerjaan dengan batas tanggung jawab yang tegas dan jelas; mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan risiko dan masalah dengan cara-cara yang terukur; mampu membuat pekerjaan menjadi lebih menarik dan bermanfaat buat semua pihak; mampu mengintegrasikan tujuan pribadi karyawan menjadi tujuan organisasi; mampu melakukan evaluasi atas semua kemajuan yang diraih oleh dirinya bersama timnya; dan mampu merayakan kesuksesan ketika semua tujuan kerja telah dipenuhi oleh para staf.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com