"Customer Service Menanggung Beban Yang Cukup Berat Atas Setiap Kekeliruan Dari Tim Marketing Dan Tim Penjualan." - Djajendra

LINGKARAN PELAYANAN PELANGGAN UNGGUL

"Customer Service Menanggung Beban Yang Cukup Berat Atas Setiap Kekeliruan Dari Tim Marketing Dan Tim Penjualan." - Djajendra

Sebagian besar perusahaan pasti akan memulai visi dan misi bisnis dari tim manajemen yang andal untuk memberikan ide-ide bisnis yang hebat kepada tim marketing yang andal. Tim marketing yang andal akan merancang semua strategi pemasaran melalui data-data peluang pasar yang jelas, agar tim penjualan mampu menjalankan proses penjualan dengan mudah. Selanjutnya, tim penjualan harus memiliki strategi penjualan agar bisa meyakinkan para pembeli atau pelanggan untuk membeli produk dan jasa yang ditawarkan. Dan, tim customer service harus mampu melayani pelanggan dan juga harus mampu menerima komplain dari pelanggan melalui standar pelayanan yang berkualitas, serta menjaga citra dan reputasi perusahaan dari sisi pelayanan.

Dari semua lingkaran pelayanan ada dua pihak yang selalu akan bertemu di front line yaitu customer service dan pelanggan. Disinilah diperlukan tim customer service dengan kepribadian yang tangguh dalam kendali emosi, etika, dan sikap melayani yang berkualitas. Pekerjaan customer service bukanlah pekerjaan mudah, customer service menanggung beban yang cukup berat atas setiap kekeliruan dari tim marketing dan tim penjualan. Bila tim customer service menerima banyak komplain, maka tim marketing dan tim penjual tidak sekedar melempar kesalahan kepada tim customer service. Tapi, harus segera melakukan evaluasi kembali atas pekerjaan yang dilakukan. Dan bila pekerjaan yang dikerjakan berpotensi menimbulkan banyak komplain, maka harus segera diperbaiki.

Tim customer service sebagai pasukan pengaman perusahaan di garda paling depan haruslah selalu berhasil berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan. Customer service harus dibekali pengetahuan etika, kecerdasan emosional, sikap baik, dan kecerdasan untuk merangkai kata-kata positif agar pelanggan mau mendengar dengan santun. Selagi customer service mampu meyakinkan pelanggan tentang pelayanan berkualitas perusahaan, tim marketing dan tim penjualan harus bergerak cepat untuk menjawab semua janji-janji perusahaan kepada pelanggan secara tepat waktu dan berkualitas.

Perusahaan yang cerdas pasti akan merancang strategi pelayananya dengan memahami bahasa pelanggan. Bahasa pelanggan adalah bahasa yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan pelanggan dalam mendapatkan layanan berkualitas prima dari perusahaan. Tim marketing dalam merancang setiap produk dan jasa harus berlandaskan bahasa pelanggan, bukan berdasarkan obsesi atau keinginan tim marketing. Ketidakmampuan membaca mind set pelanggan akan menimbulkan banyak komplain dan berpotensi menurunkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Kenyataan di lapangan pelayanan harus selalu dijadikan sebagai pengalaman untuk bisa menyesuaikan dengan harapan dan kebutuhan pelanggan.

Pelayanan pelanggan haruslah fokus pada kebutuhan dan harapan pelanggan. Biasanya, bahasa pemasaran selalu menggoda pelanggan untuk mencoba membeli atau menggunakan jasa perusahaan. Kehebatan bahasa pemasaran harus diikuti dengan kehebatan untuk memenuhi janji-janji yang ada dalam bahasa pemasaran. Untuk itu, perusahaan harus menjalankan strategi pemasarannya dengan nilai-nilai bisnis yang fokus pada pelayanan beretika, serta mampu memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com