Lingkungan Kerja Yang Berbudaya Gosip

Lingkungan Kerja Yang Berbudaya Gosip

“Sangat Mudah Tercipta Tempat Untuk Tukang Gosip Di Organisasi, Tugas Pimpinan Adalah Menghapus Semua Potensi Untuk Perkembangan Gosip Di Organisasi.” - Djajendra

Energi negatif dari gosip sangat mudah menular. Bila Anda sedang berada dilingkungan orang-orang yang berpikiran negatif dengan budaya gosip yang tinggi, maka saya yakin Anda pasti akan tertular energi negatif mereka. Oleh karena itu, siapkan diri Anda dengan segenap kekuatan baik Anda buat menghindar dari budaya gosip negatif.

Ada seorang kenalan saya yang merasa selalu berpikir positif terhadap siapa pun, tapi dia bekerja dilingkungan kerja yang berbudaya gosip negatif. Hasilnya, lama ke lamahan dia juga terikut menjadi tukang gosip, dan setiap kali dia selesai bergosip dia merasa menyesal dan bersalah, tapi dia sulit melepaskan diri dari lingkungan kerja yang berbudaya gosip negatif.

Sangat banyak orang-orang baik yang terjebak diantara orang-orang tidak baik. Para tukang gosip dan para tukang pencari kesalahan kecil orang lain selalu memiliki tempat yang nyaman di tengah-tengah kehidupan organisasi. Gosip pasti akan menghasilkan desas-desus negatif; gosip pasti menghasilkan gunjingan yang penuh spekulasi; gosip pasti menghasilkan perasaan saling mencurigai; gosip pasti menghasilkan bad mood atau perasaan tidak nyaman di lingkungan gosip itu berkembang; gosip adalah perilaku negatif yang wajib dihindari untuk bisa menjadi orang baik yang berkontribusi secara positif buat pekerjaan dan kehidupan.

Sebaik apa pun kualitas dari produk dan jasa sebuah organisasi, bila dijalankan oleh para tukang gosip, maka kualitas dari produk dan jasa tersebut akan menurun oleh energi negatif gosip tersebut. Pastikan organisasi Anda peduli untuk menghapus semua benih dan mind set gosip dari setiap titik di lingkungan kerja Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra