"Bila Pelanggan Komplain Dan Marah Jangan Dibalas, Tapi Berikan Bantuan Dengan Penuh Respek." - Djajendra

Pelayanan Pelanggan Harus Dalam Kendali Emosi Positif

"Bila Pelanggan Komplain Dan Marah Jangan Dibalas, Tapi Berikan Bantuan Dengan Penuh Respek." - Djajendra

Beberapa waktu lalu saya memperhatikan dari jarak jauh tentang seorang pelayan toko yang sedang bertengkar dengan pelanggannya. Saya tidak mengerti persis apa persoalannya, tapi yang saya lihat pelayan toko dan pelanggannya saling meluapkan emosi negatif mereka. Mungkin saja setelah pertengkaran tersebut si pelanggan jadi kapok berbelanja di toko tersebut. Artinya, pihak toko akan kehilangan seorang pelanggan dalam bisnisnya.

Marah itu pekerjaan paling mudah. Sebab, setiap orang memiliki emosi marah di dalam dirinya. Karena marah adalah sesuatu hal yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain, maka marah harus dikendalikan secara sadar dan diawasi secara ketat. Emosi marah harus dikelola agar tidak menguasai dan memerintah diri kita untuk menjadi gampang marah.

Pengendalian terhadap energi marah harus dimulai dari penyadaran atas bahaya energi marah dan emosional marah. Mengingat setiap orang memiliki potensi besar untuk bisa marah, maka kemampuan untuk melatih kesabaran dari emosional marah menjadi sangat penting dalam hidup kita.

Miliki daya tahan tubuh dan mental yang baik, agar diri Anda memiliki daya tahan terhadap emosi marah. Miliki kekuatan sikap positif dalam wujud cinta, kasih sayang, dan kepedulian untuk bisa mengendalikan emosional marah Anda. Jangan pernah sekalipun mentoleransi emosi negatif , dan segera tangani emosi negatif secara sungguh-sungguh. Hindari stres dan gangguan mental lainnya, yang berpotensi mendorong diri Anda untuk marah-marah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra