Manajemen Konflik: Penanganan Perbedaan Interpersonal

"Perbedaan Dan Konflik Biasanya Muncul Oleh Alasan Keinginan, Kebutuhan, Motivasi, Nilai-Nilai Kehidupan, Persepsi, Keyakinan, Dan Kepentingan."-Djajendra

Karena setiap orang itu unik, maka hubungan antar pribadi berpotensi menimbulkan perbedaan. Dan, perbedaan harus diselesaikan dengan bijak agar bisa terhindar dari konflik. Perbedaan bukanlah sebuah hubungan garis linear. Namun, merupakan sebuah fluktuasi yang sangat ditentukan oleh emosi dan pikiran masing – masing pihak pada situasi tertentu.

Di saat perbedaan sedang meruncing dan menciptakan ego yang saling mencurigai, maka masing-masing pihak harus menahan diri dengan menggunakan akal sehat dan jiwa besar. Lalu, merencanakan dan memilih waktu, tempat, dan suasana yang tepat untuk bernegosiasi menyelesaikan perbedaan . Harus ada sikap saling menghormati, dan mampu berbicara secara terbuka untuk menjadikan perbedaan sebagai kekayaan dalam hubungan kehidupan yang positif.

Dalam sebuah hubungan perbedaan pasti ada pihak yang kuat dan yang lemah. Bila ingin menghindari konflik, maka pihak yang kuat tidak boleh merasa memiliki keuntungan daya kuasa yang lebih tinggi, demikian juga dengan pihak yang lemah tidak boleh merasa berada diposisi atau situasi yang tidak menguntungkan. Setiap pihak harus ke meja perundingan dengan niat baik untuk menyelesaikan perbedaan dengan tidak saling merugikan dan tidak saling meninggalkan ancaman buat siapa pun dan apa pun.

Perbedaan dan konflik biasanya muncul oleh alasan keinginan, kebutuhan, motivasi, nilai-nilai kehidupan, persepsi, keyakinan, dan kepentingan. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu memiliki wawasan yang sangat luas dengan kekayaan kepribadian Anda yang ikhlas untuk melayani kehidupan yang beragam dengan integritas tinggi.

Perbedaan dan konflik harus diselesaikan dengan cara mengumpulkan informasi yang selengkap-lengkapnya. Informasi yang ada harus jujur dengan fakta yang tergambar dalam kalkulasi risiko yang benar. Selanjutnya, setiap pihak yang bertikai atau yang berkonflik harus fokus kepada realitas dan fakta yang ada. Lalu, secara bersama-sama menyatukan pemahaman dan mendefinisikan masalah atau isu dengan sejujur-jujurnya, tanpa ada sisa dendam atas sejarah atau peristiwa di masa lampau. Setiap pihak harus menghindari dendam masa lalu, agar perbedaan dan konflik bisa diselesaikan dengan sempurna.

Keikhlasan diri untuk menerima fakta dan merekonsiliasi hubungan menjadi lebih positif, adalah syarat terpenting dalam menghilangkan konflik. Selanjutnya, bangunlah jembatan untuk menghubungkan setiap perbedaan, tutup setiap jurang pemisah dengan jembatan-jembatan yang kokoh, hubungkan setiap perbedaan dengan kekayaan wawasan dan kepribadian Anda yang penuh toleransi, cinta, dan kepedulian. Pastikan Anda bahagia berjalan di atas jembatan kehidupan yang saling bertoleransi, tidak saling menguasai dengan nilai kehidupan masing-masing pihak. Dan, tunjukkan sikap saling hormat, lestarikan perbedaan sebagai wawasan kehidupan yang memperkuat setiap hubungan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Popular posts from this blog

8 JUDUL TRAINING MOTIVASI DJAJENDRA

"Karakter Etika Terbentuk Dari Nilai-Nilai Kehidupan Yang Mampu Membedahkan Mana Yang Benar Dan Mana Yang Tidak Benar Melalui Akal Sehat Dan Hati Nurani Yang Cerdas Emosi." - Djajendra