Posts

Showing posts from April, 2010

Bekerja Keras Untuk Memenangkan Hidup

Image
"Di Saat Gagal Jangan Panik! Tapi, Konsentrasikan Semua Potensi Dan Energi Melalui Kerja Keras Untuk Meraih Sukses Dan Menangkan Hidup." - Djajendra


Tidak mungkin ada orang yang selalu sukses meraih semua impian dalam waktu yang diinginkan. Sering sekali sebuah kesuksesan harus tertunda oleh berbagai macam kegagalan besar dan kegagalan kecil. Hanya para pejuang kehidupan yang akan terus belajar dan bekerja keras untuk bangkit kembali dari setiap kegagalan.
Di saat Anda jatuh dalam kompetisi kehidupan, janganlah panik, tapi siapkan mental pemenang, dan konsentrasikan semua potensi, energi, kemampuan, kecerdasan, dan strategi untuk bisa meraih kembali sukses Anda yang tertunda.
Jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam perasaan kalah, biarkan yang terjadi berlalu dan lupakan. Sekarang, Anda harus berkonsentrasi untuk meraih sukses Anda yang tertunda.
Dan yang perlu Anda pahami adalah bahwa setiap mimpi untuk sukses memerlukan mental dan daya tahan untuk mengikuti kompetisi kehi…

Kecerdasan Multikultural Membuat Diri Mudah Beradaptasi

"Di Bumi Mana Kita Berdiri; Hormatilah Tanah, Budaya, Adat Istiadat, Bahasa, Dan Masyarakatnya." - Djajendra

Beberapa waktu yang lalu saya di undang oleh sebuah perusahaan batu bara di Kalimantan Timur untuk memberikan on site motivation tentang kecerdasan emosional dalam lingkungan multikultural. Mereka ingin saya memberikan pencerahan dan motivasi, agar para karyawan di lokasi mampu menjaga diri, emosi, dan kepribadian untuk menciptakan situasi yang harmonis dengan masyarakat di sekitar kawasan tambang.

Pagi sekali saya sudah sampai di Bandara Soekarno – Hatta, saya menggunakan pesawat pertama. Perjalanan dari Jakarta ke Balikpapan membutuhkan waktu sekitar dua jam sepuluh menit. Sesampai di Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, terlihat pemandangan laut yang biru dan bersih. Belum selesai saya menikmati keindahan laut Balikpapan yang luar biasa itu, saya telah dijemput oleh klient saya dan langsung menuju ke kota Samarinda.

Di pertengahan jalan antara Balikpapan dan S…

Emosi, Komunikasi, Kesehatan Mempengaruhi Produktivitas

"Pihak Manajemen Harus Memiliki Kepedulian Dan Perhatian Penuh Pada Emosi, Komunikasi, Dan Kesehatan Karyawan." - Djajendra

Manajemen yang efektif selalu akan bekerja dengan berbagai cara untuk menjadikan potensi sumber daya manusianya menjadi super produktif dalam menyelesaikan pekerjaan. Tentu saja super produktif yang berkualitas baik dan yang menjawab semua tantangan organisasi, pasar, dan masa depan.
Persoalannya, ada tiga hal yang sangat sulit untuk dikendalikan oleh manajemen, sehingga upaya untuk menjadikan sumber daya manusia menjadi super produktif selalu gagal.
Ketiga hal tersebut adalah emosi individu, komunikasi dilingkungan tempat kerja, dan kesehatan individu. Ya, emosi, komunikasi, dan kesehatan sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan. Ini bukan saja tantangan buat perusahaan, tapi juga tantangan buat setiap individu.
Bila emosi, komunikasi, dan kesehatan terganggu maka sistem, etika, prosedur, rencana, dan kebijakan akan terlihat tak berguna. Di sinilah diperluka…

GCG – Keunggulan Dewan Direksi Dan Dewan Komisaris

"Good Corporate Governance Lahir Dan Berkembang Sebagai Respons Terhadap Kegagalan Korporasi Dalam Mengatasi Krisis Ekonomi Dan Kejahatan Yang Dilakukan Oleh Para Stakeholders." - Djajendra

Salah satu fungsi utama dari good corporate governance adalah membangun tata kelola perusahaan yang efektif dan dinamis. Diperlukan keunggulan dewan direksi dan dewan komisaris untuk memiliki integritas, transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan berkomunikasi dengan semua pihak, agar kinerja dan prestasi perusahaan dapat mencapai hasil terbaik.
Peran dan tugas dari direksi dan komisaris menjadi sangat penting di dalam dan di luar perusahaan. Hal ini mengharuskan direksi dan komisaris wajib memiliki kualitas dan kompetensi untuk menjalankan peran dalam fungsi perencanaan, operasional, monitoring, strategik, evaluasi, dan pengawasan dengan efektif. Bila tidak memiliki kualitas dan kompetensi, maka implementasi good corporate governance berpotensi menjadi bad corporate governance.
Dewan direk…

Di Saat Hidup Menguras Energi

"Kendalikan Hidup Untuk Menaklukkan Masa-Masa Sulit, Lalu Kembangkan Pikiran Dan Perasaan Kaya." – Djajendra

Di saat Anda merasa lelah dengan kesengsaraan dan cobaan hidup, Anda perlu berdiam diri sejenak untuk mencari perasaan syukur Anda atas semua kebaikan yang Anda peroleh dari kehidupan.
Jangan biarkan pikiran dan perasaan Anda terfokus pada kesengsaraan, tapi fokuskan pikiran dan perasaan Anda pada keunggulan dan kenikmatan yang Anda miliki. Walaupun keunggulan dan kenikmatan itu hanya setitik dari selautan kesengsaraan Anda.
Di saat hidup menguras semua energi positif Anda dengan berbagai cobaan dan kesengsaraan hidup, jangan berkeluh - kesah dan menangis, tapi temukan kelebihan dan kehebatan diri Anda melalui tekad dan motivasi diri yang tak padam oleh hal apa pun.
Kehidupan selalu memiliki siklus turun-naik. Dan di saat turun, cobalah belajar kembali untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Dan di saat naik, janganlah tertawa dan merasa sombong, tapi kendalikan diri Anda…

Hemat Pangkal Kaya

"Penghematan Yang Dilakukan Satu Orang Akan Mengurangi Kemiskinan Orang Lain." - Djajendra

Hemat pangkal kaya adalah sebuah jargon yang menasehati orang-orang untuk tidak menjalani hidup dengan pemborosan.
Sejak kecil, baik itu di rumah, sekolah, atau di lingkungan tetangga, saya selalu menerima nasehat bahwa hemat pangkal kaya. Karena di mana-mana saya mendengar kata hemat pangkal kaya, maka secara tidak sadar pikiran bawah sadar saya merekam kata-kata tersebut dengan sangat kuat.
Awalnya saya kira nasehat hemat pangkal kaya hanya terfokus pada masalah uang, tetapi dalam proses hidup selanjutnya, saya menemukan bahwa jargon hemat pangkal kaya tidak sekedar sebatas manajemen keuangan pribadi, tapi merupakan sebuah nasehat moral untuk banyak aspek kehidupan.
Semua sumber daya di bumi ini sangat terbatas, dan belum tentu mampu memenuhi kebutuhan minimal semua orang. Dan bila ada satu atau sekelompok orang saja yang menggunakan kekayaan kehidupan secara boros untuk kepentingan di…

Motivation Skills Training - DJAJENDRA

Motivation Skills Training

Entertaining Motivation Training Programs - 8 Jam ( 4 Sesi)

Deskripsi Pelatihan

Pelatihan motivasi ini memberikan pesan yang penuh inspirasi dan pencerahan untuk mengubah mind set peserta. Khususnya, membangun kesadaran peserta untuk menyingkirkan semua halangan dan hambatan menuju puncak sukses. Peserta akan diarahkan untuk merangkul perubahan, mengembangkan potensi unggul diri sendiri, dan mengambil kendali hidup diri sendiri dengan penuh tanggung jawab untuk menuju puncak sukses. Pelatihan motivasi ini dirancang untuk memberikan jejak sukses, sugesti sukses, teknik untuk mengatasi tantangan hidup, memenangkan permainan mental diri sendiri, dan memberikan dorongan kepada peserta agar peserta dapat bekerja dengan penuh semangat dan percaya diri untuk meraih sukses pribadi dan sukses perusahaan, serta menikmati pekerjaan dan kehidupan dengan bahagia.

Konsep Dasar

Training motivasi ini berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa sukses dapat dipelajari dari rekam …

Emotional Intelligence – Bahasa Tubuh

"Bahasa Tubuh Yang Buruk Memperlihatkan Ketidakcerdasan Emosional." - Djajendra

Bahasa tubuh yang buruk akan membuat orang lain bisa tersinggung. Hal ini terjadi kepada Mario Balotelli, pemain muda Inter Milan.
Mario Balotelli adalah seorang pemain sepak bola yang cukup berpotensi untuk menjadi pemain terbaik dunia. Persoalannya, dia sering sekali tidak mampu mengendalikan dirinya, sehingga beberapa kali harus menerima hukuman dari klub dan pelatih.
Pada semifinal Liga Champions, saat Inter Milan memenangkan pertandingan melawan sang raksasa Barcelona. Semua pendukung, pengurus, pelatih, dan pemain Inter Milan sedang merayakan kemenangan yang luar biasa tersebut. Tetapi, perayaan tersebut harus ternoda oleh sikap Mario yang membuang kostum Inter Milan yang dia pakai.
Mario Balotelli tidak mengucapkan kata-kata kasar, tapi bahasa tubuhnya, dan sikapnya yang membuang kostum membuat para pendukung dan beberapa pemain Inter tersinggung. Akibatnya, Mario Balotelli harus berseteru da…

Emotional Intelligence - Ketika Orang Lain Tak Memahami Anda

"Kualitas Diri Anda Akan Mundur Di Saat Anda Tidak Mampu Memahami Orang Lain." - Djajendra

Mungkin saja Anda pernah merasakan atau sedang merasakan bahwa orang-orang di sekitar Anda suka salah menilai Anda. Akibatnya, muncul kesalahpahaman terhadap perilaku Anda. Mungkin Anda akan berpikir bila orang-orang di sekitar Anda mau mengenal diri Anda lebih baik, maka pandangan mereka terhadap diri Anda akan berubah menjadi positif.
Saran saya, sebaiknya Anda jangan berandai-andai tentang perilaku orang lain kepada Anda, sebab Anda tidak mungkin mampu merubah perilaku orang lain, Anda hanya mungkin bisa membangun hubungan baik dengan orang lain dengan cara merubah perilaku, karakter, persepsi, dan sikap Anda kepada diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, di saat Anda dikiritik habis-habisan oleh orang-orang di sekitar Anda, jangan bereaksi dengan negatif, tapi konsolidasikan diri Anda, lalu renungkan semua sebab-akibat orang-orang mengkritik Anda. Dengarkan semua suara kritik,…

Cara Pemimpin Bisnis Memaksimalkan Kinerja

"Mentalitas Karyawan Harus Mendorong Motivasi Diri Sendiri Buat Mencapai Hasil Dan Kinerja Yang Bagus," - Djajendra


Tugas sejati seorang pemimpin bisnis adalah memaksimalkan kemampuan dan keterampilan manajemen, dan mendorong setiap orang di internal perusahaan untuk berkinerja maksimal.

Pemimpin bisnis harus bekerja dengan prinsip-prinsip manajemen yang efektif dan dinamis. Khususnya, untuk mengelola karyawan dan manajer secara efektif; mengatasi dan memperbaiki praktek-praktek manajemen yang buruk; mengembangkan citra dan reputasi perusahaan yang sehat; meningkatkan daya juang dan daya tahan karyawan dan manajer; membangun hubungan yang saling membantu dalam komunikasi yang persuasif dan efektif.

Prinsip-prinsip manajemen yang efektif dan dinamis akan terwujud di saat pemimpin bisnis cerdas untuk mengembangkan diri sendiri dan orang lain dalam semangat budaya perusahaan yang efektif dan dinamis. Selanjutnya, perusahaan dapat memiliki segala sesuatu dalam operasional dan str…

Program Pelatihan Motivation For Sales People - Waktu 8 Jam – 4 sesi

Program Pelatihan Motivation For Sales People - Waktu 8 Jam – 4 sesi

Deskripsi

Pelatihan motivation for sales people akan fokus untuk memberikan motivasi dan pencerahan kepada para peserta, agar para peserta mampu meningkatkan produktivitas, keterampilan menjual, komunikasi, hubungan, integritas, etika, dan semangat individu dan tim dalam memenuhi semua target penjualan.
Pelatihan ini bersifat interaktif dan menghibur. Peserta akan dimotivasi dan diberikan pencerahaan melalui berbagai metodologi yang bertujuan membuat mind set peserta tumbuh atas kesadaran diri sendiri.

Metodologi Pelatihan

Presentasi, Brainstorming, Pencerahan, Tanya-jawab, Role Play, Games, Studi Kasus, Diskusi, Perenungan

Materi Motivasi

Sesi 1: Basic Mentality For Sales People (90 Menit)
Inti Pembahasan:
•Membangun Mind Set Pemenang.
•Gigih Dalam Melaksanakan Penjualan.
•Bertekad untuk mencapai target harian, mingguan, dan bulanan.
•Mengarahkan customer untuk selalu berbisnis dengan perusahaan.
•Bermotivasi Tinggi, Bersikap p…

Membangun Loyalitas Pelanggan

" Loyalitas Pelanggan Akan Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan Dengan Biaya Yang Minimal." – Djajendra

Perusahaan dengan basis pelanggan setia akan memiliki daya tahan di segala zaman dan kondisi, serta mampu menikmati keuntungan, walau keadaan ekonomi lagi sulit. Perilaku setia pelanggan kepada perusahaan adalah energi yang akan memperkuat semua aspek operasional perusahaan di setiap waktu dan kondisi. Oleh karena itu, perusahaan harus membangun strategi pelayanan pelanggan untuk mendapatkan pelanggan setia, dan merancang berbagai macam stimulus untuk membuat pelanggan datang kembali, dan berbisnis dengan perusahaan dalam kondisi dan situasi apapun.

Pada umumnya perusahaan di Indonesia sangat luar biasa untuk membuat program pelayanan yang berorientasi untuk mendapatkan pelanggan baru, tapi setelah itu perusahaan jarang sekali mau membuat program pelayanan pelanggan yang bersifat mempertahankan pelanggan-pelanggan lama untuk selalu setia berbisnis dengan perusahaan.

Dar…

Menjadi Orang Penting

"Setelah Semua Keinginan Kehidupan Terpenuhi, Keinginan Untuk Menjadi Orang Penting Akan Mendesak." – Djajendra

Kisah sukses seseorang tidak akan menjadi lengkap bila dia tidak mampu menjadikan dirinya orang penting. Kekayaan dan prestasi tidak akan berarti apa-apa bila tidak menjadi orang penting.

John Dewey, filsuf ternama Amerika mengatakan bahwa motivasi utama manusia adalah keinginan untuk menjadi penting. Artinya, semua upaya dan kerja keras menuju sukses akan berakhir pada pencarian diri untuk menjadi orang penting.

Keinginan untuk menjadi orang penting sering kali menggoda sebagian orang untuk mengabaikan etika, kejujuran, dan moralitas. Apa pun akan dilakukan untuk menjadi orang penting. Ada seribu satu strategi yang dibungkus dalam berbagai kemasan kehidupan hanya untuk menjadi orang penting di tengah-tengah kehidupan orang lain.

Sukses tidak pernah akan menjadi tujuan hidup, tapi akan menjadi awal kehidupan untuk menjadi orang penting. Oleh karena itu, saat seseorang …

Mencegah Konflik Di Tempat Kerja

"Konflik Akan Menciptakan Efek Buruk Berantai Yang Berpotensi Merusak Fondasi Perusahaan." - Djajendra

Pengaturan hubungan kerja yang gagal akan menciptakan konflik dalam bentuk gesekan antara individu di dalam organisasi. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah dan kerugian bagi stakeholders. Bila manajemen tidak mampu mengelola berbagai macam kepribadian yang berbeda untuk sebuah visi bersama, maka para individu akan berperilaku atas dasar ego dan kepentingan diri mereka masing-masing.
Ketegangan dan konflik yang tak terkendali akan memicu ketidakcerdasan emosional di internal organisasi. Oleh karena itu, pihak manajemen harus mampu memecahkan akar dari ketegangan dan konflik tersebut. Bila tidak, maka secara otomatis kepatuhan karyawan dan pimpinan kepada etika dan moralitas akan menurun, dan kondisi ini akan menghilangkan potensi perusahaan untuk meraih kinerja terbaik.
Setiap karyawan dan pimpinan sejak dini harus diajarkan cara untuk mengendalikan situasi di saat benih k…

Mempertahankan Dan Memotivasi Karyawan

"Kecerdasan Manajemen Untuk Mengintegrasikan Strategi Perusahaan Ke Mind Set Dan Perilaku Kerja Karyawan Akan Membuat Perusahaan Lebih Kuat." - Djajendra

Sering saya ditanya oleh pimpinan HRD tentang cara membuat karyawan agar selalu bersemangat untuk menghasilkan kinerja terbaik. Biasanya saya akan balik bertanya lagi sebelum memberikan jawaban. Pertanyaan saya sederhana, apakah perusahaan telah mengintegrasikan strategi perusahaan kepada etos kerja dan mind set karyawan? Bila manajemen sudah mengintegrasikan strategi perusahaan ke dalam etos kerja dan emosional karyawan, maka hal ini akan membantu karyawan untuk menempatkan diri pada posisi yang tepat, untuk mengejar sasaran dan target perusahaan dengan optimal. Artinya, kehebatan kerja seorang karyawan sangat ditentukan oleh kecerdasan manajemen untuk mengintegrasikan strategi perusahaan ke mind set dan perilaku kerja karyawan.

Setelah mengintegrasikan strategi perusahaan ke dalam etos kerja, mind set, dan emosional karya…

Uang Adalah Benteng Pertahanan Diri

"Uang Bisa Menjadi Benteng Pertahanan Diri Dan Sekaligus Berpotensi Menjadi Lubang Ancaman Yang Memusnahkan Diri." - Djajendra

Ketika Anda tidak memiliki uang, maka banyak pengalaman sedih yang harus Anda jalani. Tetapi, di saat Anda memiliki uang banyak dan tidak memahami fungsi dan peran uang tersebut, maka Anda juga berpotensi untuk mengalami banyak pengalaman sedih bersama uang Anda yang banyak itu.
Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Untuk itu, Anda harus cerdas memahami fungsi dan peran uang di dalam hidup Anda, agar uang Anda itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri Anda dalam setiap proses perjalanan hidup Anda.
Memiliki uang yang banyak adalah dambaan dan harapan banyak orang. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup.Tetapi, tidak semua orang tahu bahwa uang yang banyak itu bisa menjadi benteng pertahanan hidup dan…

Team Building – Memahami Kepribadian Individu

"Bakat Dan Potensi Individu Harus Disesuaikan, Direncanakan Dan Ditindaklanjuti Untuk Visi Dan Misi Tim." - Djajendra

Hampir semua pekerjaan di perusahaan harus diselesaikan melalui kerja tim, meskipun karyawan harus menjadi bagian dari tim yang terpisah berdasarkan unit kerja dan departemen yang beda fungsi dan peran. Tetapi, untuk mengejar tujuan besar perusahaan, setiap perbedaan dari fungsi dan peran itu harus berkolaborasi, berkoordinasi, berkomunikasi, bersinergi, dan menyatu dalam satu persepsi untuk kinerja terbaik.
Sudah menjadi rahasia bahwa persoalan kerja sama diantara semua unit kerja dalam perusahaan bukanlah persoalan mudah dan sederhana. Diperlukan komitmen dan keikhlasan dari masing-masing individu untuk menghapus ego dan kepentingan pribadi buat sebuah tujuan besar perusahaan.
Secara konsep dan teori sangat gampang untuk berbicara tentang kerja sama dalam tim, tapi dalam realitas akan menjadi sangat sulit, dan membutuhkan sangat banyak pengetahuan lain di lu…

Memahami Kultur Stakeholders

"Saat Anda Tidak Memahami Kultur Stakeholders, Maka Komunikasi Anda Dengan Stakeholders Akan Saling Menghancurkan." - Djajendra

Beberapa waktu yang lalu saat saya sedang memberikan pelatihan di sebuah perusahaan batu bara di daerah Kalimantan. Saya mendapat pertanyaan dari seorang peserta tentang cara membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan. Sebab, dia merasa sangat sulit memahami mind set masyarakat di sekitar areal tambang. Saat itu saya mengatakan bahwa hal yang paling benar untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat di sekitar tambang (stakeholders) adalah dengan cara memahami kultur, emosional, dan perilaku sehari-hari. Setelahnya, melakukan komunikasi dengan cara-cara persuasif yang penuh empati.
Hubungan interpersonal yang positif dengan para stakeholders akan terwujud saat niat dan sikap baik mampu untuk tidak saling merugikan, serta menjaga kehormatan dan kenyamanan masing-masing pihak. Termasuk, menjaga dan merawat keberha…

GCG - Pengawasan Dan Pengorganisasian

"Tanpa Pengawasan Dan Pengorganisasian Yang Baik, Perusahaan Berpotensi Merusak Fondasinya." - Djajendra

Secara sederhana manajemen perusahaan harus memberikan perhatian pada lima hal terpenting, yaitu: perencanaan, pengorganisasian, operasional, pengawasan, dan evaluasi. Kelima hal tersebut seharusnya berada dalam sebuah keseimbangan yang saling memperkuat untuk menghasilkan kinerja terbaik di semua aspek.
Berdasarkan pengalaman saya sebagai internal Auditor dan eksternal Auditor dari tahun 1986 sampai dengan tahun 1993, ada dua hal yang selalu saya temukan sebagai kelemahan di perusahaan-perusahaan yang pernah saya audit di saat itu, yaitu di sisi pengawasan dan pengorganisasian. Sampai sekarang juga di saat saya memberikan pelatihan kepada perusahaan-perusahaan, saya memahami bahwa persoalan pengawasan dan pengorganisasian tetap menjadi sebuah tantangan yang harus diberikan perhatian lebih.
Pada umumnya, kebanyakan perusahaan-perusahaan di Indonesia sangat luar biasa dalam …

Komunikasi Yang Gagal Melumpuhkan Organisasi

"Komunikasi Yang Saling Berempati Akan Menjadi Kekuatan Untuk Menyatukan Semua Orang." - Djajendra

Masalah komunikasi di dalam organisasi adalah masalah yang sangat penting. Sebab, kegagalan komunikasi akan menghasilkan gonjang-ganjing di internal organisasi dan berpotensi merusak reputasi organisasi. Di samping itu, akan terjadi penurunan moral, etika, produktivitas, dan integritas.
Pemimpin yang cerdas pasti akan mengutamakan semua cara-cara persuasif untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan di dalam organisasi, walau di dalam organisasi tersebut ada perbedaan yang besar. Bila perbedaan tidak disikapi dengan cara-cara persuasif, maka komunikasi di dalam organisasi pasti akan lumpuh, dan hal ini akan melemahkan energi organisasi untuk menjawab semua tantangan dan harapan stakeholders.
Komunikasi yang gagal akan mengurangi kepercayaan diri organisasi untuk melakukan tindakan-tindakan yang berkualitas. Termasuk, kinerja organisasi akan jatuh bebas ke dasar yang paling rendah ka…

EI - Kompetensi Emosional

"Jika Ingin Emosional Anda Cerdas, Anda Harus Mencintai Kehidupan." – Djajendra

Di tempat kerja, Anda tidak hanya harus menjadi pintar dengan keterampilan teknis, tapi juga harus pintar untuk menangani perilaku diri sendiri dan orang lain. Bila tidak, Anda akan sulit bekerja untuk memberikan kontribusi terbaik buat perusahaan Anda.

Kecerdasan emosional bukan berarti membuat diri sekedar terkendali dalam sikap baik, tapi membuat diri menjadi lebih berani untuk menghadapi setiap tantangan dan ketidaknyamanan, serta cerdas menghadapi semua risiko dan persoalan tanpa menghindar.

Kecerdasan emosional tidak dibangun dengan cara mengekang perasaan, tapi dibangun dengan cara mengelola perasaan secara efektif.

Kecerdasan emosional bukanlah warisan genetis, tapi merupakan akumulasi kesadaran diri sendiri berdasarkan pembelajaran dari pengalaman hidup.

Anda bisa belajar untuk memiliki kompetensi emosional dengan cara memiliki kesadaran, motivasi, empati, intuisi, hubungan positif, serta mam…

Cerita Kecerdasan Emosional

"Kecerdasan Emosional Menjadi Sangat Penting Untuk Menghadapi Kompetisi Dan Tekanan Kerja. Jika Anda Gagal Meningkatkan Kualitas Diri Anda Dengan Etos Kerja Yang Cerdas Secara Emosional, Maka Anda Berpotensi Mengalami Kegagalan." - Djajendra

Ada sebuah kisah tentang seorang karyawan di sebuah kantor. Sebut saja kisah ini tentang si A. Si A ini adalah seorang pekerja yang sangat kreatif, efektif, dan pintar. Dia selalu berhasil menyelesaikan semua persoalan dengan cepat dan tuntas. Intinya, si A selalu memberikan yang terbaik dari semua kemampuannya. Persoalannya, si A terlihat sangat dominan, sangat dipercaya, sangat menentukan nasib karyawan lain, cendrung bersikap sombong, dan menganggap dirinya terlalu sempurna dan pintar.
Jelas! Sikap dan perilaku si A ini akan ada yang suka, tapi juga akan ada yang tidak suka. Artinya, walaupun secara etos kerja si A ini sempurna, tapi secara emosional si A ini masih belum sempurna. Akibatnya, kondisi emosional si A ini telah menciptaka…

Sikap Berani Pemimpin Untuk Keadilan Dan Kebenaran

"Sikap Berani Pemimpin Harus Menjadi Energi Yang Meringankan Beban Berat Orang-Orang Dari Ketidakadilan." - Djajendra

Pemimpin terbaik akan bekerja untuk melindungi setiap orang dengan adil dan jujur.
Pemimpin terbaik tidak akan membiarkan ketidakadilan menjadi panglima dari kepemimpinannya, tapi kebenaran dan keadilan yang akan menuntun perjalanan kepemimpinannya.
Pemimpin terbaik tidak akan membiarkan kekuasaannya bekerja buat ketidakadilan dan ketidakbenaran, tapi akan mengarahkan kekuasaannya untuk berjuang total buat keadilan dan kebenaran sejati.
Pemimpin terbaik tidak akan memelihara perasaan takut di dalam dirinya, tapi membangun perasaan berani untuk menghapus semua ketidakadilan dan ketidakbenaran melalui integritas sejati.
Pemimpin terbaik akan mendukung sikap beraninya dengan data dan informasi yang benar, agar setiap tindakannya memiliki dasar, manfaat, tujuan, rencana yang berkualitas dan berintegritas.
Sikap berani pasti akan diikuti oleh berbagai macam risiko yan…

Fakta Integritas Untuk Sebuah Kejujuran

"Fakta Integritas Hanya Akan Berfungsi Dengan Baik, Bila Pengawasan Terhadap Fakta Integritas Juga Dilakukan Dengan Integritas Tinggi." - Djajendra

Setelah diberikan pencerahan dan motivasi tentang cara menjalankan etika bisnis di perusahaan, para karyawan dan pimpinan akan diminta untuk menandatangani Fakta Integritas. Pertanyaannya, kenapa masih perlu menandatangani Fakta Integritas, padahal dalam Panduan Etika Bisnis dan Code of Conduct telah secara jelas mengatur apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan, semuanya telah diatur dengan sangat jelas dan sangat sederhana?
Fakta Integritas adalah surat pernyataan dari masing – masing individu karyawan dan pimpinan perusahaan, untuk memiliki kesadaran etika dan moral yang sesuai dengan Panduan Etika Bisnis dan Code of Conduct perusahaan terhadap semua kepentingan stakeholders.
Biasanya, setelah selesai pelatihan etika bisnis atau good corporate governance, perusahaan akan menyiapkan selembar kertas bermaterai, yang merup…

Perasaan Bebas Dan Merdeka

"Saat Anda Gagal Membuat Diri Anda Bebas Dan Merdeka, Maka Penderitaan Akan Menjadi Sahabat Sejati Anda." - Djajendra

Kita semua selalu ingin menjalani hidup bersama perasaan bahagia dan bebas, tapi selalu terhambat oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk menjadi bebas dan merdeka. Ikatan duniawi yang dilandasi nafsu untuk mengikatkan diri dengan berbagai macam materi dan kepentingan, akan membuat diri kita terperangkap kepada ketidakbebasan.
Bebas dan merdeka berarti harus siap menjalankan pola hidup yang tidak terikat kepada hal apa pun, tapi mampu menjadi diri sejati yang mandiri dalam hal apa pun. Mandiri berarti mampu menjalani kehidupan tanpa pernah berkeluh - kesah atas hal apa pun, dan menghormati kebebasan diri sendiri dalam batas-batas moral, etika, dan tanggung jawab.
Perasaan bebas dan merdeka harus dibangun di atas fondasi pengendalian diri yang konsisten dan kuat, untuk bisa menumbuhkan sikap, emosional, dan perilaku dalam integritas diri yang kokoh terhadap nilai…

Etos Kerja Dengan Kecerdasan Emosional

"Etos Kerja Yang Berkualitas Hanya Dapat Dihasilkan Dari Kecerdasan Emosional Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas." - Djajendra

Etos kerja dan kecerdasan emosional adalah dua hal yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Perusahaan yang berorientasi kepada perilaku bekerja untuk kualitas terbaik memerlukan kesadaran emosional dari karyawan dan pimpinan. Kompetensi teknis karyawan dan pimpinan yang hebat tanpa dukungan etos kerja dengan kekuatan kecerdasan emosional, maka perusahaan akan mengalami kesulitan untuk menghadirkan kualitas terbaik di semua aspek kerja organisasi.
Etos kerja tanpa kecerdasan emosional akan membuat karyawan dan pimpinan bekerja tanpa perasaan empati dan simpati terhadap tanggung jawabnya, tapi etos kerja dengan kecerdasan emosional akan membuat karyawan dan pimpinan berjuang total untuk menjadi bintang yang berkualitas dipekerjaannya.
Untuk memiliki etos kerja terbaik tidak saja dibutuhkan kecerdasan intelektual, pendidikan tinggi, keterampila…

Perilaku Buruk Di Tempat Kerja

"Perilaku Buruk Di Tempat Kerja Akan Merusak Potensi Sukses Dan Merugikan Stakeholders." - Djajendra

Apa yang akan Anda lakukan ketika berbagai macam jenis pribadi yang berkarakter negatif menguasai tempat kerja Anda? Apalagi bila Anda tidak mampu memahami, mengidentifikasi, menangani, dan mengeliminasi karakter-karakter negatif tersebut dari lingkungan kerja Anda.
Keberadaan pribadi-pribadi berkarakter negatif dengan perilaku yang merugikan stakeholders akan selalu ada di tempat kerja manapun. Untuk itu, diperlukan penegakkan disiplin dengan kode etik yang tegas. Bila tidak, maka perusahaan akan sulit membedakan antara mereka yang baik dengan mereka yang berperilaku negatif.
Ketegasan manajemen untuk menjalankan etika dan aturan secara jujur, adil, dan terbuka harus diikuti dengan keterampilan pengontrolan emosional dari setiap pribadi di dalam perusahaan.
Pengontrolan emosional harus masuk ke dalam perilaku individu. Artinya, setiap individu harus disadarkan melalui pelatiha…

Pengendalian Diri - Emosi Adalah Sumber Perilaku

"Emosi Adalah Sumber Perilaku Penyebab Eksistensi Diri Untuk Menghasilkan Persepsi Kehidupan." - Djajendra

Dalam pengendalian diri diperlukan dua kecerdasan secara bersamaan, yaitu kecerdasan perilaku dan kecerdasan emosional. Kedua kecerdasan ini merupakan energi untuk memperkuat pengendalian diri. Keduanya harus sama kuat dan bobotnya, hingga pengendalian diri bisa menjadi wajar dan berkualitas.
Kehidupan tidak pernah menjadi sederhana, bila tidak dijalankan dalam pengendalian diri yang konsisten. Setiap emosional dari dalam diri harus dikendalikan agar tidak melahirkan persepsi – persepsi negatif dalam melihat kekayaan dan keragaman kehidupan.
Dalam proses pengendalian diri, Anda harus menjadi pembelajar yang rendah hati dan sepenuh hati. Sikap rendah hati adalah awal untuk melakukan pengendalian diri, dan sikap sepenuh hati adalah awal untuk menjadikan diri lebih fokus kepada pengendalian diri.
Pengendalian diri harus tumbuh bersama kreatifitas positif, agar semua potensi d…

Etos Kerja Untuk Hari Ini Dan Masa Depan

"Anda Adalah Hari Ini Dan Masa Depan. Jadilah Hari Ini Yang Cemerlang Dan Belajarlah Untuk Masa Depan Yang lebih Cemerlang." - Djajendra

Etos kerja yang berkualitas harus fokus kepada kualitas hari ini dan kualitas masa depan. Artinya, perilaku kerja Anda haruslah yang terbaik di hari ini, dan Anda harus bersedia dengan penuh tanggung jawab untuk terus memperbaiki kompetensi diri sendiri, untuk kualitas yang lebih baik di masa depan.
Bekerjalah dengan etos kerja yang terfokus, spesifik, realistik, jelas, sederhana, dan memiliki model atau pola yang dapat mengukur kualitas kerja dengan akurat.
Jangan terlalu berobsesi dengan pekerjaan yang belum Anda pahami secara sempurna, nanti Anda akan terjebak dalam persoalan kualitas kompetensi diri yang rendah.
Tanyakan kepada diri sendiri dengan jujur tentang perilaku kerja Anda, dan dampaknya terhadap lingkungan tempat kerja Anda. Apakah semua rencana pribadi Anda untuk bekerja dengan etos kerja berkualitas sudah aman dari ancaman emosi…

Emotional Intelligence – Relasi Yang Harmonis

"Relasi Yang Harmonis Muncul Dari Perasaan Empati Terhadap Semua Aspek Kehidupan Orang Lain." - Djajendra

Hubungan yang baik akan menghasilkan perasaan damai dan bahagia. Hubungan yang baik memerlukan kecerdasan emosional yang konsisten. Anda yang luar biasa dengan kecerdasan emosional akan menjadi pribadi yang disenangi orang lain.
Hidup ini merupakan rangkaian dari berbagai macam emosional yang harus berjuang untuk menciptakan persamaan-persamaan untuk kehidupan yang lebih harmonis. Bila berbagai macam emosional ini berfokus pada perbedaan, maka kehidupan akan selalu diiringi dengan berbagai macam bencana dan kesulitan sosial dalam hubungan yang tidak harmonis di antara manusia.
Bila Anda ingin disenangi dalam pergaulan Anda di lingkungan manapun, maka Anda harus menjadi pribadi yang terbuka untuk berbagai macam perbedaan, emosional, keragaman, dan keunikan. Anda harus bisa menjadi pribadi yang menghormati, mendengar, menghargai, bersikap adil dan mandiri untuk semua aspek k…

Good Corporate Governance Harus Pragmatis, Bukan Normatif

"Perbedaan Antara Good Corporate Governance Dan Bad Corporate Governance Ada Di Dalam Integritas Stakeholders." - Djajendra

Good corporate governance secara prinsip mengatur agar organisasi, bisnis, dan stakeholders bekerja dengan integritas yang tinggi. Artinya, hal yang paling mendasar dalam implementasi good corporate governance adalah integritas dari stakeholders. Bila integritas hilang, maka semua kecerdasan, energi, dan kekuasaan stakeholders akan merubah fungsi good corporate governance menjadi bad corporate governance.
Good corporate governance tidak boleh berhenti sebatas normatif, tapi secara pragmatis harus menguasai perilaku dan emosi stakeholders untuk memiliki integritas dalam semua aspek kerja organisasi dan bisnis.
Bila good corporate governance berhenti dibatas normatif, maka akan muncul konspirasi untuk mengakali good corporate governance menjadi bad corporate governance. Hal ini akan membuat organisasi, bisnis, dan para pelakunya tercemar dengan berbagai pr…

Remunerasi Karyawan

"Remunerasi Harus Diikuti Dengan Mencerdaskan Karyawan Melalui Etika Bisnis Dan Code Of Conduct." - Djajendra

Kebijakan untuk memberikan remunerasi dalam jumlah besar kepada karyawan adalah hal positif. Tetapi, bila remunerasi besar tersebut diberikan dengan maksud untuk mengurangi korupsi adalah hal yang keliru.
Korupsi dan remunerasi adalah dua hal yang berbeda. Korupsi adalah masalah integritas, sedangkan remunerasi adalah masalah untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Kebutuhan hidup masing-masing orang sangat berbeda, ada orang yang merasa sangat bersyukur untuk sebuah jumlah remunerasi yang diterima. Biasanya, mereka akan teguh dengan integritas dirinya untuk tumbuh secara perlahan, tetapi selamat sampai ditujuan. Mereka-mereka ini adalah pribadi yang tulus, memiliki hati nurani, jujur, menjaga kehormatan diri, dan berjalan di jalan kebenaran. Mereka tidak akan pernah mau memanfaatkan kekuasaan dan kesempatan untuk merugikan organisasi di semua aspek.
Ada juga orang-orang yang …

Emotional Intelligence – Empati

"Empati Akan Membuat Organisasi Menjadi Lebih Kuat Untuk Menghasilkan Kinerja Dan Prestasi Terbaik." - Djajendra

Empati adalah dorongan batin melalui kecerdasan emosional untuk memahami keinginan dan harapan orang lain.
Saat Anda memahami kebutuhan orang lain dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab, maka Anda akan memiliki empati terhadap semua aspek kehidupan orang lain.
Saat karakter yang tidak terlalu dominan bertemu dengan karakter yang sangat dominan, akan menciptakan reaksi negatif dari salah satu karakter. Di sini diperlukan empati untuk saling merangkul dalam keharmonisan yang menguntungkan.
Bila Anda memiliki empati terhadap semua karakter, perilaku, sifat, sikap, dan emosi kehidupan orang lain, Anda akan menjadi pribadi yang mampu membaca mind set orang lain. Hasilnya, Anda bisa meningkatkan kualitas hubungan baik Anda dengan siapa pun.
Di kantor, empati akan meningkatkan kualitas para karyawan dan pimpinan di semua aspek organisasi, manajemen, pelayanan, kerja…