Realitas Kehidupan Anda Tergantung Dari Cara Anda Melihat Kehidupan

"Penderitaan Hidup Selalu Datang Dari Dalam Diri Dan Bukan Dari Luar Diri. Menyalahkan Kehidupan Lain Atas Penderitaan Anda Adalah Perbuatan Sia-Sia Yang Hanya Akan Mendatangkan Penderitaan Yang Lebih Besar." - Djajendra

Ketika Anda melihat semua perilaku kehidupan orang lain dari sisi buruknya, Anda hanya akan mendapatkan realitas kehidupan yang tidak membahagiakan diri Anda. Tetapi, ketika Anda melihat kehidupan ini adalah surga yang indah, surga yang memberikan segala kebaikan dan kemudahan buat kehidupan Anda, maka Anda pasti memiliki realitas kehidupan surga di batin terdalam diri Anda.
Cara Anda melihat kehidupan ini sangat menentukan bahagia tidaknya diri Anda. Kalau kita mau jujur, kita semua seharusnya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan di surga bumi. Bumi yang luar biasa indah dan yang menyediakan semua kebutuhan hidup manusia ini adalah surga yang terlupakan. Banyak sekali orang-orang hidup dalam surga bumi, tapi masih berkeluh-kesah dalam penderitaan karena ketidakmampuan dirinya untuk melihat cinta dan kasih sayang Tuhan kepada dirinya.
Penderitaan hidup selalu datang dari dalam diri dan bukan dari luar diri. Menyalahkan kehidupan lain atas penderitaan Anda adalah perbuatan sia-sia yang hanya akan mendatangkan penderitaan yang lebih besar. Diri yang bijak selalu mampu menjalani kehidupan dalam rasa syukur dan terima kasih atas semua kebaikan dari kehidupan lain.
Di kantor, ketika manajer Anda menegur atas pekerjaan Anda yang lambat dan bila Anda melihatnya sebagai ketidaksukaan manajer kepada diri Anda, maka Anda pasti hidup dalam rasa takut dan rasa tertekan disepanjang jam-jam kerja Anda. Ini artinya Anda tidak akan pernah mendapatkan kepuasan kerja, apalagi menikmati kebahagiaan dan kesenangan di lingkungan kantor. Jelas! Disini cara pandang Anda yang membuat Anda tidak mendapatkan hal-hal baik. Coba saja Anda bersikap positif atas sikap manajer Anda untuk segera memperbaiki diri Anda sendiri dan mempercepat cara kerja Anda, Anda pasti akan mendapatkan perhatian dan pujian dari manajer Anda.
Orang – orang yang selalu merasa terhina atas ucapan dan tindakan orang lain, pasti akan duduk menangis di gerbang pintu penderitaan. Tetapi, orang – orang yang selalu memanfaatkan hinaan dan ucapan negatif orang lain untuk memperbaiki diri terdalamnya, pasti akan duduk tersenyum bijak di gerbang pintu kebahagiaan. Biarkanlah orang – orang melemparkan kebencian kepada diri Anda, tapi rubahlah semua kebencian orang-orang tersebut menjadi kebaikan yang Anda bagi-bagian untuk semua orang tanpa pilih kasih.
Ketika diri Anda hanya mampu bereaksi terhadap hal-hal negatif dengan membalasnya melalui hal-hal negatif juga, maka kebencian dan ketidakbahagiaan akan hadir bersama penderitaan panjang untuk menempatkan Anda pada ketidaknyamanan hidup.
Kehidupan ini harus dimulai dari sebuah kesadaran untuk hidup dalam kebijaksanaan hidup tertinggi. Ketika Anda hanya berputar - terus dalam pola kehidupan aksi dan reaksi, sambil mengejar untuk membalas perbuatan-perbuatan negatif orang lain kepada diri Anda, Anda tidak akan pernah menemukan kebahagian di surga bumi ini, Anda hanya akan menemukan penderitaan hidup sampai akhirnya mati kelelahan oleh penderitaan tersebut.
Bumi ini adalah surga yang hanya akan menjadi surga, bila jiwa-jiwa terdalam mampu membangun surga didalamnya untuk menjadi tempat berteduh sambil menikmati kebahagiaan sejati.
Realitas kehidupan Anda akan terasa lebih indah dan menyenangkan, ketika Anda mulai melihat semua kejadian di dalam kehidupan Anda sebagai cara Tuhan membimbing Anda menuju puncak kebahagiaan tertinggi kehidupan Anda.