Nilai - Nilai Pribadi Yang Unik Dan Positif

Dunia ini adalah tempat kita berkreasi melalui sebuah keyakinan yang berlandaskan nilai-nilai pribadi yang unik dan positif. Setiap orang harus memiliki akar keyakinan yang kuat dan solid, agar mampu menumbuhkan semua harapan dan mimpi menjadi sebuah realitas hidup. Pemahaman nilai-nilai pribadi yang unik dan positif bukan berarti kita mengcopy semua nilai-nilai orang lain menjadi nilai kita. Tetapi kita harus percaya dan yakin kepada hasrat hati dan pikiran yang merasa nyaman dengan sebuah nilai kehidupan tertentu.
Menguasai diri sendiri dengan segala inti kebaikan adalah jalan terbaik menuju nilai-nilai pribadi yang unik dan positif. Peganglah kedalaman niat baik, hingga Anda mampu menguasai suara hati terdalam secara maksimal, agar bisa melahirkan nilai-nilai pribadi yang unik dan positif. Bukalah pikiran positif Anda dan terimalah inti kebaikan sebagai dasar Anda bergerak dan bernafas. Berupayalah selaras dengan semua nilai-nilai pribadi yang unik dan positif sebagai titik awal Anda menuju sukses yang Anda harapkan.
Sebagai pribadi yang unik dan positif, Anda wajib percaya kepada kekuatan Tuhan yang mampu menuntun Anda melewati semua hambatan hidup. Tuhan adalah Sang Pencipta dari semua kehidupan. Takdir setiap orang telah ditulis oleh Tuhan, tugas kita semua adalah selalu belajar sambil melihat tanda-tanda petunjuk dari Sang Pencipta.
Kehidupan hari ini adalah sebuah kehidupan yang dibanjiri oleh nilai-nilai kehidupan Amerika Serikat. Kita semua terpesona oleh kehebatan cara berpikir dan cara bertindak barat, khususnya Amerika Serikat. Bangsa Amerika Serikat telah mampu menyihir dunia dengan gaya mereka. Dunia, khususnya masyarakat kelas menengah ke atas telah hampir sempurna dikuasai oleh pola pikir, budaya, dan gaya Amerika Serikat.
Kehebatan Amerika Serikat dalam menjadikan budaya kehidupan dan etos kerja mereka sebagai sesuatu yang mempesona dunia adalah akibat langsung dari kerja keras dan penghargaan bangsa Amerika Serikat kepada ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan kemakmuran. Amerika Serikat telah berhasil mengekspor nilai-nilai pribadi yang unik dari mereka keseluruh pelosok dunia. Sekarang inilah saat yang tepat untuk bisa kita sebut sebagai zaman keemasan kapitalis dan zaman budaya Amerika Serikat. Semua ini terjadi, karena kehebatan dan keandalan Amerika Serikat menjadikan nilai-nilai pribadi yang unik dari mereka sebagai nilai berpikir dan bertindak, untuk hampir semua bangsa-bangsa di planet bumi ini, khususnya masyarakat kelas menengah ke atas.
Nilai-nilai pribadi yang unik dan positif, pada dasarnya dimiliki setiap masyarakat. Persoalannya pada zaman sekarang, yang berkuasa adalah modal (capital), sehingga semua nilai-nilai pribadi yang unik dan positif tanpa dicampur dengan nilai-nilai Amerika Serikat didalamnya akan dianggap kuno atau tidak zaman.
Nilai-nilai pribadi yang unik dan positif seharusnya lahir dan tumbuh dari kepribadian kita sebagai seorang individu yang terbuka, berwawasan, berpengetahuan, dan menghargai keragaman, tanpa harus menjadi copycat atas nilai-nilai orang lain. Permasalahannya adalah memang tidak mudah untuk tidak menjadi copycat atas cara berpikir dan bertindak gaya Amerika Serikat. Hal ini disebabkan budaya kehidupan dan etos kerja Amerika Serikat telah menjadi Dewa Pesona bagi sebagian besar masyarakat dunia.
Teknologi dan telekomunikasi telah menjadi senjata terhebat dari bangsa Amerika Serikat untuk menyebarluaskan nilai-nilai pribadi yang unik dari mereka keseluruh pelosok jagat raya ini. Hari ini sebagian besar orang melihat bangsa Amerika Serikat sebagai titisan Dewata, yang seorang diri mampu mengatasi keragaman kehidupan jagat raya dengan cara-cara unik Amerika?.
Teknologi dan telekomunikasi telah menjadi alat menyatukan dunia dan bangsa-bangsa dalam satu budaya berpikir dan bertindak. Sebagian besar bangsa dan masyarakat telah ingkar diri untuk mengembangkan nilai-nilai pribadi yang unik dan positif sebagai jati diri mereka, sebagian besar hidup dengan prinsip copycat, sebagian lagi hidup gelisah takut kehilangan jati diri, dan sebagin yang lainnya hanya berpikir untuk sejengkal isi perut.
Tidak mungkin kita hidup terpisah dari tren dan realitas dunia saat ini. Kita semua harus masuk dan menyatu dalam pesona kehidupan zaman keemasan kapitalis, kita semua harus menikmati kemakmuran yang dijanjikan oleh zaman kapitalis ini, kita semua harus mengikat diri kita ke dalam sebuah perjuangan mencapai kemakmuran dan kebahagiaan. Tetapi kita semua juga seharusnya tidak menjadi copycat terhadap nilai-nilai kehidupan orang lain, mungkin lebih baik berjuang keras membangun nilai-nilai pribadi yang unik dan positif agar jiwa dan pikiran memiliki jati diri, seperti yang seharusnya kita lakukan, yaitu menjadi diri sendiri.