Customer Care Yang Tidak Care

"Pelanggan Yang Masih Mau Curhat Dan Komplain Tentang Ketidaksempurnaan Pelayanan Perusahaan Adalah Pelanggan Setia Yang Menyempurnakan Kekurangan Perusahaan." - Djajendra


Sering sekali para pelanggan menyerah pada ketidakmampuan customer care dalam memenuhi janji-janji perusahaan. Daripada terombang-ambing tanpa solusi, pelanggan memilih meninggalkan perusahaan tersebut, dan mencari perusahaan lain yang lebih cerdas dalam melayani.
Rasa tidak puas pelanggan terhadap janji-janji pelayanan selalu dicurahkan melalui berbagai cara, salah satunya melalui surat pembaca. Surat pembaca merupakan sebuah cara akhir yang ditempuh para pelanggan setelah mentok sana-sini untuk mendapatkan jawaban atas kebutuhan pelayanan mereka. Tetapi, banyak juga pelanggan yang malas komplain, dan mengambil sikap berhenti jadi pelanggan.
Mengingat saat ini kompetisi antar produk dan jasa begitu banyak, dan ketersediaan produk dan jasa sangat berlimpah di pasar, sehingga para pelanggan lebih suka mencari produk dari perusahaan lain yang lebih peduli daripada perusahaan-perusahaan yang hanya pintar berjanji, tapi tidak menepatinya saat janji itu ditagih oleh pelanggan.
Sesungguhnya, pelanggan – pelanggan yang masih mau curhat dan komplain melalui berbagai media adalah para pelanggan setia yang minta perhatian kepada perusahaan. Seharusnya, perusahaan berterima kasih kepada para tukang komplain ini. Sebab, melalui komplain-komplain ini perusahaan memiliki informasi untuk memperbaiki kelemahan dan kekurangan di internal perusahaan. Persoalannya, kebanyakan perusahaan selalu merasa tidak senang dengan berbagai keluh-kesah, komplain, atau rasa tidak puas pelanggan kepada pelayanan yang mereka berikan. Kalau bisa perusahaan selalu ingin dipuji-puja oleh pelanggan, karena perusahaan selalu merasa paling benar dan sudah memberi terlalu banyak kepada pelanggan.