Thursday, 29 September 2016

HIDUP PENUH SEMANGAT


“Mental, jiwa, dan tubuh yang penuh semangat mampu mewujudkan impian dan cita-cita.”~Djajendra
Hidup penuh semangat tergantung pada kehebatan mental Anda. Bila Anda sudah memiliki mental pemenang, maka mental pemenang Anda itu akan menjadi mitra yang hebat untuk mewujudkan impian Anda. Tanpa mental pemenang, Anda sulit memiliki kehidupan yang penuh semangat secara konsisten.
Semangat yang tinggi diperlukan untuk melayani hidup dengan produktif. Tingkatkan kemampuan suara hati untuk berkomunikasi dengan pikiran, karena pikiran memiliki energi yang selalu mencoba bergerak sendiri tanpa peduli dengan jiwa dan tubuh. Pikiran yang dikendalikan oleh suara hati mampu menciptakan mental sesuai keinginan Anda. Jadi, jangan biarkan pikiran mengendalikan hidup Anda, latihlah hati nurani atau suara hati untuk memimpin jalan hidup Anda. Bila hati nurani sudah memimpin jalan hidup Anda, maka dengan mudah Anda dapat membangun mental pemenang di dalam jiwa Anda.
Panduan semangat bisa didapatkan ketika Anda memiliki keyakinan untuk berhasil; memiliki ketenangan dan kesabaran; memiliki pikiran positif dan mampu membersihkan pikiran negatif; memiliki disiplin dan rasa percaya diri; memiliki kemampuan untuk mengatasi gangguan; memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikiran; serta memiliki kemampuan untuk fokus dan totalitas pada tujuan.
Mental pemenang adalah kekuatan yang selalu membangkitkan semangat, serta memberikan panduan untuk tetap semangat di setiap situasi kehidupan yang sangat dinamis. Mental pemenang tidak akan membuat hidup Anda terburu-buru untuk mendapatkan yang Anda inginkan. Tetapi, Anda disadarkan untuk berjuang dan bekerja lebih keras di jalan proses hidup. Dalam hal ini, Anda akan terlatih untuk lebih sabar menunggu, terlatih untuk tidak berharap hasilnya segera terjadi, terlatih untuk menikmati proses dengan rendah hati dan positif, terlatih untuk lebih jujur kepada diri sendiri dan lebih bertanggung jawab atas hidup Anda, serta terlatih untuk tetap semangat walau harus menjalani proses hidup yang tidak mudah.
Kehidupan Anda yang penuh semangat akan menjadi energi positif, yang mempengaruhi jalan hidup Anda menuju pencapaian tertinggi. Hidup Anda dipandu oleh energi semangat yang luar biasa, sehingga keyakinan dan kepercayaan diri Anda menjadi lebih kuat.
Miliki imajinasi atau khayalan yang positif dan optimis atas masa depan Anda. Semakin positif dan optimis imajinasi atau khayalan Anda tentang masa depan yang lebih indah, akan semakin tinggi semangat hidup Anda untuk bekerja dengan lebih disiplin pada saat sekarang. Jadi, Anda tidak akan menunda atau menyia-nyiakan hari-hari Anda dengan khayalan negatif dan pesimis. Anda mampu tumbuh dengan penuh semangat dan menyiapkan kualitas diri untuk melewati proses hidup dengan produktif.
Kehidupan yang penuh semangat haruslah dirawat di sepanjang waktu sampai kapanpun. Jangan pernah menjalani hidup sedetikpun tanpa semangat. Bila kecemasan, rasa khawatir, stres, dan depresi mencoba melemahkan semangat dan rasa percaya diri Anda. Maka, Anda harus membangkitkan mental pemenang Anda, lalu meningkatkan kesadaran untuk segera melenyapkan energi negatif dari jiwa Anda. Anda bisa segera mengatur pernapasan dengan cara menghirup udara segar dan mengeluarkannya perlahan-lahan, sambil bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan, tentang kehidupan indah yang Anda miliki. Lakukan hal ini berulang-ulang di ruang terbuka hijau sampai keyakinan dan kepercayaan diri Anda pulih kembali. Latih suara hati Anda agar dalam situasi dan kondisi apapun mampu memberi semangat kepada mental dan pikiran Anda.
Setiap hari mental pemenang wajib diberikan makanan untuk membuatnya semakin kuat dan unggul. Makanan terbaik bagi mental pemenang adalah nilai-nilai positif. Pastikan setiap hari Anda melakukan afirmasi nilai-nilai positif sebanyak mungkin. Di samping itu, mental pemenang membutuhkan tubuh yang bugar dan kuat; membutuhkan emosional yang cerdas dan holistik; membutuhkan pikiran positif dan optimis; membutuhkan gaya hidup yang rendah hati dan sederhana. Jadi, jangan mengabaikan semua kebutuhan dari mental pemenang. Bila Anda mengabaikan, maka semangat hidup Anda akan pudar dan melemah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DJAJENDRA


“Mimpi dan cita-cita membutuhkan waktu dan kesabaran. Bekerjalah dengan penuh semangat, tanpa gangguan, penuh kinerja, membersihkan pikiran negatif dan fokus pada tujuan. Jalani proses hidup bersama mental pemenang. Jangan mengeluh, apalagi menyerah. Sabar, tenang, tekun, santai, dan setiap hari produktif. Menunggu hasil akhir dengan percaya diri dan tidak khawatir. Biarkan Tuhan memberi jawaban atas kerja keras Anda. Jangan berharap kerja keras Anda memberikan hasil segera.”~ Djajendra

Tuesday, 27 September 2016

PENYIMPANGAN DALAM ETIKA KERJA MELEMAHKAN BUDAYA ORGANISASI


“Budaya organisasi yang kuat tercipta dari perilaku etis karyawan dan pimpinan yang konsisten.”~Djajendra
Untuk menjaga konsistensi perilaku etis di tempat kerja memerlukan implementasi dan internalisasi kode etik, etika bisnis, nilai-nilai organisasi, dan berbagai kebijakan untuk peningkatan kualitas integritas, serta kemampuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang holistik dan membahagiakan setiap orang.
Penyimpangan dalam etika kerja akan membuat suasana kerja terganggu. Perusahaan tanpa etika merusak perilaku kerja dan menciptakan suasana kerja yang buruk.
Etika kerja diperlukan untuk menjaga rutinitas dan aktivitas sehari-hari di tempat kerja berjalan dengan perilaku positif. Karyawan dengan perilaku etis memiliki kepribadian dengan standar moral yang tinggi, sehingga mereka dapat menjaga diri untuk tidak melakukan penyimpangan di tempat kerja.
Penyimpangan dalam etika kerja menguatkan konflik kepentingan dan penyalahgunaan aset perusahaan.Dan, perlu disadari bahwa moralitas pekerja yang rendah menyulitkan perusahaan untuk menjaga tidak terjadinya penyimpangan. Jadi, bila di tempat kerja masih terjadi penyimpangan dalam etika kerja dan etika bisnis, maka ini artinya internalisasi nilai-nilai moral yang baik dan penegakkan aturan haruslah ditingkatkan.
Etika tidak hanya untuk diucapkan dan ditulis dalam bentuk kode etik. Lebih dari itu, etika merupakan perilaku wajib untuk dapat memiliki budaya perusahaan yang kuat dan unggul. Bila karyawan tidak memiliki perilaku etis, maka mereka tanpa merasa bersalah atau berdosa akan melanggar semua aturan, dan penyimpangan dianggap benar oleh mereka.
Perilaku tanpa etika: mudah berbohong, sering absen dengan berbagai alasan, selalu mencari keuntungan dari hubungan kerja, membuat keputusan tanpa memetakan resiko, tidak menganggap kode etik dan etika bisnis, serta berperilaku sesuka hati tanpa memikirkan aturan dan kebijakan.
Bekerja tanpa etika menjadikan mental buruk dan etos kerja tidak produktif. Hal ini merugikan perusahaan. Selain itu, lingkungan kerja menjadi tidak bahagia karena perilaku yang tidak adil, tingginya diskriminasi, saling bermusuhan, bergosip, perilaku menghakimi, menilai, dan menyudutkan rekan kerja. Semua kondisi ini menciptakan lingkungan kerja sehari-hari yang tidak produktif dan tidak mendatangkan rasa memiliki perusahaan oleh karyawan.
Sekecil apapun penyimpangan dalam etika kerja dan etika bisnis pasti melemahkan budaya organisasi. Dalam budaya yang lemah karyawan tidak mampu bekerja optimal, sebagian energi terkuras untuk melayani hal-hal negatif yang diakibatkan oleh penyimpangan etika.
Penyimpangan etika di tempat kerja mengurangi kualitas kerja untuk semua karyawan. Jelas, hal ini mengakibatkan turunnya kualitas pelayanan, dan memburuknya hubungan pelanggan dengan perusahaan. Kondisi ini pasti menurunkan kinerja bisnis dan berdampak serius pada penurunan citra perusahaan.
Menguasai etika tidaklah bisa secara otomatis. Sering sekali, atau pada umumnya, perusahaan membuat kode etik dan panduan etika bisnis, lalu disosialisasikan dalam waktu singkat, dan memaksa karyawan untuk mematuhinya. Dalam realitas, cara ini selalu gagal. Perlu diingat bahwa implementasi etika bertujuan untuk mengubah perilaku karyawan. Mengubah perilaku membutuhkan disiplin yang tinggi untuk berlatih perilaku etis, yang sesuai dengan kode etik dan panduan etika bisnis. Dalam hal ini, perusahaan harus sadar untuk melatih semua karyawan secara rutin, dan melatihnya berulang-ulang agar perilaku etis terbiasa bagi karyawan.
Tidak ada cara instan dalam menciptakan perilaku etis, dan tidak bisa menyerahkan perilaku etis kepada kesadaran karyawan. Perusahaan wajib membuat kebijakan dan aturan untuk menyadarkan karyawan agar berperilaku etis di tempat kerja. Lalu, menegakkan aturan dan menghukum yang tidak etis.
Budaya organisasi yang kuat dikembangkan melalui perilaku etis karyawan. Semua ini bisa dimulai dari lingkungan kerja. Misalnya, karyawan bertanggung jawab menjaga kebersihan ruang kerja, menjaga kebersihan toilet dan tersedianya kertas toilet, menjaga dapur dan kantin kantor yang bersih dan piring-piringnya tersusun dengan baik. Walaupun mungkin sudah ada petugas khusus yang mengerjakan pekerjaan kebersihan lingkungan kantor, tetapi perilaku etis karyawan haruslah peduli, serta memiliki tanggung jawab untuk berbudaya bersih dan sehat di tempat kerja.
Perilaku tidak etis, seperti: mengaku sakit, tapi sebenarnya pergi jalan-jalan;  jatuh cinta dengan rekan kerja, padahal sudah punya isteri atau suami; berperilaku buruk di acara atau kegiatan kekeluargaan dengan rekan kerja dan atasan; ikut campur dalam urusan pekerjaan orang lain; meminta komisi atau keuntungan kepada pihak ketiga dari pelayanan yang diberikan; tidak bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat perlengkapan kantor; menghabiskan sebagian jam kerja untuk berselancar di sosial media; berperilaku boros dan tidak bertanggung jawab saat menggunakan fasilitas kantor; meja kerja tidak bersih dan banyak makanan ringan; senang mendengarkan gosip dan mengulanginya untuk rekan kerja yang lain; tidak peduli dengan komplain pelanggan; tidak memiliki empati terhadap rekan kerja, bawahan, atasan, dan pelanggan; tidak peduli dengan standar kerja; mengabaikan kualitas di setiap proses kerja; tidak disiplin; dan malas berkontribusi untuk kemajuan perusahaan. Semua perilaku tidak etis ini pasti melemahkan budaya organisasi. Jadi, kalau mau memiliki budaya organisasi yang kuat, maka tingkatkan kualitas perilaku etis di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Monday, 26 September 2016

ETIKA BERGAUL DI TEMPAT KERJA


“Tempat kerja adalah tempat bergaul bagi perilaku produktif untuk menghasilkan kinerja terbaik.”~Djajendra
Ketika karyawan sudah terbiasa menjalankan etika bergaul di tempat kerja secara profesional; maka, hubungan kerja yang sehat, kuat, etis, produktif, dan menyenangkan, akan tercipta untuk membahagiakan semua stakeholders.
Hubungan kerja tidaklah selalu mudah. Pikiran dan kepentingan yang berbeda bisa menjadi rintangan dalam merawat hubungan kerja yang positif dan profesional. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja harus memiliki tanggung jawab moral yang tinggi untuk menegakkan etika di semua aspek kerja. Dalam hal ini, sangat diperlukan hubungan kerja yang etis untuk mendorong pergaulan yang etis di tempat kerja. Ketika etika bergaul terimplementasi dengan baik di tempat kerja, maka setiap karyawan akan sadar untuk memiliki tanggung jawab dalam membentuk tempat kerja yang etis bagi semua pemangku kepentingan.
Etika bergaul di tempat kerja bersumber dari kemampuan karyawan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dalam hal ini, karyawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk berperilaku sesuai kode etik dan etika bisnis perusahaan. Walaupun kode etik dan etika bisnis sifatnya normatif dan teori, tetapi bila karyawan sadar untuk menjadikannya sebagai perilaku, maka mereka akan terus-menerus berlatih dan membiasakan semua yang normatif tersebut menjadi perilaku nyata di tempat kerja.
Pergaulan etis membutuhkan dasar komunikasi yang bersumber dari pikiran dan emosi positif. Intinya, walaupun karyawan sudah menguasai cara berkomunikasi yang baik, tetapi tanpa kekuatan etika dan moralitas di dalam kepribadian dan karakter kerjanya, maka komunikasi yang baik tersebut tidak akan mampu menyentuh hati dan logika orang lain.
Berkomunikasi di tempat kerja berarti karyawan memahami kebutuhan proses kerja, serta mampu mengekspresikan etos kerja untuk melayani kebutuhan proses kerja dengan profesional. Komunikasi kerja yang etis dengan perilaku etis dapat melancarkan proses kerja di dalam integritas dan akuntabilitas yang tinggi.
Etika bergaul di tempat kerja dapat terimplementasi dan terinternalisasi dengan baik, bila pimpinan dan manajemen perusahaan mampu mengembangkan sistem dan budaya organisasi, untuk mengelola hubungan antar karyawan dengan perilaku yang etis. Jelas, dalam hal ini, perusahaan harus mengeksplorasi nilai-nilai terbaik yang diinginkan di dalam budaya organisasi. Nilai-nilai terbaik inilah yang nantinya akan menjadi perilaku, sikap, etos, dan karakter kerja karyawan. Di awali dari nilai-nilai pilihan, lalu nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai standar perilaku kerja yang secara otomatis membangun perilaku organisasi dalam wujud budaya.
Etika pergaulan di tempat kerja haruslah menjadi budaya pergaulan di tempat kerja. Jadi, setiap karyawan harus sadar bahwa keberadaan mereka di tempat kerja adalah untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang etis dan produktif. Mereka berada di tempat kerja untuk bekerja dengan segala kemampuan bagi terciptanya kinerja terbaik. Oleh karena itu, tidak boleh ada perilaku yang merintangi atau menghalangi terciptanya kinerja yang produktif di tempat kerja.
Etika bergaul yang etis dengan integritas dan akuntabilitas dapat menciptakan energi positif di lingkungan perusahaan. Hal ini, menjadi kekuatan untuk memperbaiki masalah hubungan tidak harmonis antara karyawan. Bila perilaku etis sudah benar-benar terinternalisasi di dalam perilaku kerja karyawan, maka sangat mudah bagi manajemen untuk memperbaiki perilaku yang tidak pantas, serta mempromosikan tempat kerja yang terstruktur dalam budaya kuat dan produktif.
Pergaulan yang etis di tempat kerja menawarkan kenyamanan, kesenangan, kebahagiaan, kesehatan mental, dan kondisi kerja yang positif bagi setiap karyawan.
Etika pergaulan mendorong terciptanya perilaku berdasarkan nilai-nilai moralitas positif. Kondisi ini menjadikan tempat kerja berbudaya adil, terbuka, bertanggung jawab, tidak ada permusuhan, tidak ada diskriminasi, tidak ada pilih kasih, tidak ada pelecehan, tidak ada konflik kepentingan, tidak ada kebohongan, tidak ada perilaku dan tindakan yang merugikan stakeholders. Jadi, semua karyawan selalu merasa bahagia di tempat kerja sehingga benar-benar bisa fokus bekerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Sunday, 25 September 2016

MOTIVASI DJAJENDRA

"Pujian adalah musik yang membuat Anda tertidur dan tak sadarkan diri. Rasa kagum dan tepuk tangan adalah lagu yang membuat Anda lupa diri dan tak paham jati diri. Jangan membiarkan diri Anda terbuai dan tak sadarkan diri dalam pujian, tepuk tangan, rasa kagum, dan kebanggaan. Bila Anda terbuai dan terjebak dalam pujian, tepuk tangan, rasa kagum, dan kebanggaan; Anda akan dikalahkan oleh kehidupan."~Djajendra

MOTIVASI DJAJENDRA


Bekerjalah! Miliki pekerjaan yang Anda sukai. Kerjakan dengan sepenuh hati untuk melayani hidup.

Bekerjalah! Miliki perilaku yang produktif untuk menciptakan nilai baik bagi kehidupan.

Bekerjalah! Kerjakan pekerjaan Anda dengan bahagia untuk melayani hidup.

Bekerjalah! Pekerjaan yang Anda cintai membuat Anda mampu menghormati diri sendiri.

Bekerjalah! Pekerjaan Anda adalah identitas diri Anda yang hadir untuk melayani kehidupan yang indah ini.


Bekerjalah! Bekerja adalah perbuatan yang paling mulia dan yang paling meningkatkan harga diri Anda.

Djajendra

Saturday, 24 September 2016

MOTIVASI DJAJENDRA



Perasaan nyaman dan aman adalah kebutuhan dasar manusia.

Zona nyaman bukanlah kebutuhan manusia, tetapi tempat yang membuat manusia tidak tumbuh dan berkembang.

Zona nyaman tidak memberikan perasaan nyaman dan aman, hanya memberikan perasaan khawatir dan takut.

Untuk bisa mendapatkan perasaan nyaman dan aman, Anda harus tumbuh dan berkembang.

Tinggalkan segera zona nyaman.

Friday, 23 September 2016

KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA


“Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi di tempat kerja, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.”~Djajendra
Karyawan yang pintar mengkomunikasikan pekerjaan dan ide-ide di tempat kerja; karyawan yang pintar bergaul dan menjunjung tinggi etika komunikasi di tempat kerja; karyawan yang pintar bersikap rendah hati dalam hubungan kerja dengan atasan, kolega, bawahan, dan pemangku kepentingan lainnya; adalah karyawan yang mudah mendapatkan karir terbaik.
Komunikasi di tempat kerja sangat penting bagi pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan wajib menguasai cara berkomunikasi yang baik dan etis, seperti: menggunakan bahasa tubuh yang sopan dan pilihan kata-kata yang positif. Gaya komunikasi dengan penampilan dan ekspresi positif dapat menciptakan suasana kerja yang lebih rileks dan menyenangkan.
Setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan memerlukan komunikasi dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang lain. Jadi, di dalam perusahaan, komunikasi adalah cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, produktif, dan berkualitas tinggi. Melalui komunikasi yang etis, kolaborasi dan koordinasi dapat mengalir di semua aspek kerja dengan penuh kualitas.
Proses kerja yang produktif hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang etis.Ketika karyawan mengkomunikasikan pekerjaan dan tanggung jawabnya dengan etis, maka semua fungsi dan peran di tempat kerja akan bergerak cepat dan produktif. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi, yang cerdas berkomunikasi dengan memahami apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, bahasa tubuh apa yang boleh dan bahasa tubuh apa yang tidak boleh. Komunikasi dengan moralitas yang tinggi bersumber dari kepribadian yang berpikir positif dan cerdas emosional; sedangkan komunikasi yang etis bersumber dari kode etik, serta selalu menyampaikan informasi yang benar dan teruji integritasnya.
Mengkomunikasikan pekerjaan pastinya melalui sistem, prosedur, budaya positif, tata kelola yang terbaik, dan perilaku kerja yang etis. Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.
Berkomunikasi di tempat kerja dimulai dari cara mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan data, fakta, informasi, dan logika yang masuk akal. Di sini, diperlukan kejujuran dan tanggung jawab untuk menjaga apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan tepat. Jadi, bila Anda masih mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan persepsi yang bersumber dari keyakinan Anda, tanpa memperhatikan data dan fakta yang benar, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan di tempat kerja.Intinya, berkomunikasilah dengan integritas yang tinggi melalui etika dan moralitas yang terpuji.
Setiap karyawan memiliki hak untuk menyampaikan ide dan gagasan. Apapun ide dan gagasan haruslah dikomunikasikan dengan baik agar dapat diterima dan diimplementasikan untuk kemajuan perusahaan. Dalam hal ini, mungkin Anda memiliki intuisi yang hebat, sehingga mampu memprediksi sebuah hasil terbaik tanpa data dan fakta. Tetapi, ingatkan diri sendiri untuk menguji intuisi tersebut dengan sebuah riset kecil sebelum Anda mengkomunikasikannya. Intinya, Anda harus selalu mengkomunikasikan ide dan gagasan Anda dengan prinsip kehati-hatian, tidak sembarangan ngomong atau sembarangan memberikan ide dan gagasan.  Ukurlah ide dan gagasan Anda dengan logika dan akal sehat. Hitunglah resiko dari ide dan gagasan Anda tersebut.
Sopan santun, etika, dan tatakrama adalah bagian penting dari gaya komunikasi di tempat kerja. Miliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi agar Anda mudah bergaul dan berteman di lingkungan kerja. Dan juga, mudah bekerja sama dengan siapapun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan produktif.
Jadilah pribadi yang konsisten dengan pikiran positif, konsisten dengan sikap rendah hati, dan selalu berargumen dengan logika yang dapat diterima oleh akal sehat. Dan, tidak pernah mengkomunikasikan apapun yang bertentangan dengan akal sehat, walaupun Anda memiliki pengalaman pribadi tentang hal tersebut.
Semua yang Anda komunikasikan di tempat kerja haruslah dapat dipetakan ke data yang aktual dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Setiap persoalan yang kompleks dan hubungan yang kompleks dikomunikasikan dengan integritas dan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi terbaik. Miliki jiwa besar dan empati untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak pernah cocok atau sulit mengatasi realitas yang ada. Ingat selalu bahwa komunikasi yang efektif adalah kemampuan Anda untuk memberikan gambaran yang jelas dan terang, sehingga semua orang dapat membayangkannya dan menerimanya dengan akal sehat.
Miliki kemampuan dan kecerdasan untuk menceritakan data, informasi, dan fakta dengan logika yang masuk akal. Cara Anda menceritakan adalah bagian penting dalam mengkomunikasikan sesuatu di tempat kerja. Pastikan cerita Anda tidak abstrak atau samar-samar; pastikan cerita Anda tidak rumit dan sulit untuk dipahami. Berceritalah dengan kata-kata yang sederhana, alur yang sederhana, dan yang mudah dicerna oleh logika siapapun.
Komunikasi yang baik di tempat kerja terjadi karena adanya pastisipasi dari semua pihak. Terima dan layani semua komunikasi yang setuju, tidak setuju, yang meminta klarifikasi, yang menolok, yang percaya, ataupun yang tidak percaya. Pastikan semua kesalahpahaman data diluruskan dengan data dan fakta yang tepat. Jadilah pribadi yang selalu terbuka dan belajar dengan rendah hati untuk melancarkan komunikasi di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Thursday, 22 September 2016

MOTIVASI DAN INSPIRASI 22092016


Anda tidak perlu memaksa diri menjadi seperti orang lain, atau mencoba melakukan seperti orang lain lakukan. Anda hanya perlu fokus pada kekuatan diri sendiri, dan dengan sikap rendah hati, mencoba mengoptimalkan potensi dan bakat terbaik Anda.~Djajendra
Apa yang saya inginkan dalam hidup saya adalah kasih sayang, aliran antara saya dan orang lain berdasarkan pada pemberian bersama dari hati.~Marshall B. Rosenberg
Seluruh ide kasih sayang didasarkan pada kesadaran yang tajam saling ketergantungan antara semua makhluk hidup, yang merupakan bagian dari satu sama lain, dan semua yang terlibat dalam satu sama lain.~Thomas Merton
Jika kita tidak menjaga pikiran kita damai, bagaimana dunia bisa menjadi damai? Konflik di dunia adalah manifestasi dari pikiran manusia.~SadhGuru
Pikiran bisa menghubungkan semua waktu yang pernah kita lalui, ataupun waktu yang hadir dalam proyeksi masa depan kita. Pikiran bisa membuat kita hidup di masa lalu, di momen ini, ataupun di masa depan.~Djajendra
Bersyukur dan menghargai hidup adalah jalan menuju kemenangan. Menyatukan hati dalam sukacita memberikan keajaiban dan hadiah indah bagi hidup Anda.~Djajendra
Tanggung jawab untuk momen ini dan masa depan ada di tangan kita sendiri. Jika kita hidup benar hari ini, maka besok pasti tepat dan benar.~Eknath Easwaran
Pekerjaan adalah hadiah untuk menjadikan diri Anda lebih berharga dan berguna bagi kehidupan. Hormati dan tekuni pekerjaan Anda, berikan jiwa dan raga untuk melakukan pekerjaan dengan kemampuan total.~Djajendra  
Jangan menghakimi orang lain; jangan menggosipkan orang lain; jangan merendahkan orang lain; jangan menilai negatif orang lain; karena, itu semua akan kembali kepada Anda. Hormati diri sendiri dan hormati orang lain agar hidup Anda selalu lebih baik.~Djajendra
Pekerjaan Anda memberikan kehormatan bagi Anda. Tekuni, cintai, dan miliki kemampuan terbaik untuk menghasilkan kinerja terbaik. Pekerjaan Anda adalah identitas Anda untuk meningkatkan reputasi Anda.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Wednesday, 21 September 2016

MOTIVASI DAN INSPIRASI 21092016


Ketika Anda bersyukur dan berterima kasih dengan kehidupan Anda, maka Anda akan menikmati kebaikan dari seluruh alam semesta.~Djajendra
Kesederhanaan, kesabaran, kasih sayang adalah harta terbesar Anda.~Lao-Tzu
Hidup bukanlah sebatas pikiran dan keyakinan, tetapi kemampuan untuk bersikap dan berbuat sesuatu yang baik bagi kehidupan.~Djajendra
Khawatir sering memberikan hal kecil bayangan besar.~Peribahasa Swedia
Apapun peristiwa kehidupan, sikap dan keyakinan Andalah yang menemukan solusi, bukan oleh peristiwa tersebut.~Djajendra  
Ketika Anda ngotot menjalankan keyakinan tanpa mau sedikitpun bertoleransi dengan ikhlas, maka Anda akan sendirian, hidup kesepian dalam dunia yang beragama dan berbeda ini.~Djajendra
Waktu dan ruang hanya proyeksi dari kesadaran Anda.~SadhGuru
Semakin sedikit kebutuhan dan keinginan hidup Anda, semakin damai dan semakin kaya raya hidup Anda.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Tuesday, 20 September 2016

APA YANG INGIN ANDA KERJAKAN DARI WAKTU YANG TERSISA SETELAH PENSIUN?


“Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun.”~Djajendra
Perlu kerja keras untuk mendapatkan karir yang hebat dari sisa waktu hidup yang Anda miliki setelah pensiun. Pastinya tidak semudah saat Anda Memulai karir di usia muda. Saat Anda berusia muda, Anda memiliki fisik dan mental yang kuat untuk memulai karir dari nol. Saat Anda memasuki usia pensiun, Anda sudah tua dan fisik Anda tidak muda lagi untuk beraktivitas seperti orang berusia muda.
Sebuah penelitian mengatakan bahwa rata-rata orang memiliki sekitar 20 tahun yang tersisa setelah pensiun. Artinya, masih ada cukup waktu untuk memulai kehidupan baru di hari tua. Sebagian hidup sudah Anda habiskan dibangku sekolah; sebagian hidup sudah Anda habiskan di tempat kerja; dan sekarang, sebagian sisa hidup setelah pensiun wajib Anda habiskan untuk kegembiraan diri sendiri. Ya, kita semua pasti meninggalkan dunia yang indah ini dan itu pasti. Tidak mungkin kita bisa hidup selamanya, walau kadang masih ada yang hidup sampai usia di atas delapan puluh tahun, tetapi kondisi fisik dan mental mereka tidak memungkinkan untuk hidup dalam kondisi normal.
Setelah berakhirnya masa kerja dan memulai hidup sebagai seorang pensiunan, Anda sedang memasuki awal yang baru, petualangan hidup yang baru. Mungkin pada awalnya, sebagian besar pegawai berharap untuk pensiun dan mendapatkan uang pensiun sebagai modal untuk karir yang baru. Mungkin juga pada akhirnya, pegawai yang sudah puluhan tahun mengabdi dan berkarir secara hebat tersebut, berpotensi merasa kehilangan pekerjaan, dan merindukan kembali suasana kerja mereka yang hilang karena pensiun.
Orang bekerja bukan hanya sebatas mencari uang ataupun sebatas motif ekonomi semata, dan semua pekerjaan terjadi melalui budaya yang terbentuk di tempat kerja. Kehidupan kerja dibentuk oleh budaya yang menciptakan hubungan sosial melalui identitas individu. Jadi, di tempat kerja, setiap pegawai tanpa menyadarinya telah membentuk identitas individu. Identitas individu ini telah menjadi bagian dari sistem, nilai-nilai, lingkungan, proses kerja, dan sejarah perusahaan. Oleh karena itu, ikatan batin antara pegawai dengan perusahaannya tidaklah mudah untuk dihapus atau diputuskan begitu saja melalui peristiwa pensiun.
Sering sekali, beberapa bulan setelah berada di wilayah pensiun, secara emosional pegawai yang sudah pensiun merasa kehilangan rutinitas. Banyak juga yang akhirnya menjalani hari-harinya dengan menceritakan pengalaman dan jabatan masa lalunya. Mereka menghabiskan waktu dan pikiran bukan untuk membangun karir kedua, tetapi untuk membanggakan pekerjaan masa lalu mereka. Kondisi ini sesungguhnya tidak begitu baik bagi kehidupan setelah pensiun, tetapi dalam dunia nyata, sangat banyak kejadian seperti ini yang harus dialami oleh pegawai yang sudah pensiun. Mereka tidak mampu mandiri untuk menjalani kehidupan baru, mereka masih terjebak di masa lalu dan sulit hidup dengan realitas hari ini.
Pensiun tidak bekerja untuk setiap orang. Banyak sekali para profesional yang hebat saat di puncak karir, tetapi ketika hidup di wilayah pensiun menjadi orang yang gagal. Mereka hanya hebat sebagai pegawai, dan mengalami kegagalan sebagai wirausaha. Karena mengalami banyak kegagalan di usia tua, mereka terserang berbagai penyakit yang bersumber dari stres. Akhirnya, mereka menghabiskan sebagian besar waktu di tempat tidur dan menonton televisi. Mereka kehilangan kepercayaan diri dan kehilangan kegiatan untuk diri sendiri.
Memasuki wilayah pensiun seperti meninggalkan satu kehidupan untuk memulai lagi sebuah kehidupan baru. Perubahan adalah pasti, jadi perlu kesadaran yang tinggi untuk menjalankan hidup melalui manajemen perubahan. Tanpa melakukan manajemen perubahan dengan disiplin yang tinggi, maka wilayah pensiun akan menjadi daerah kehidupan yang asing dan tidak menyenangkan.  
Sangatlah penting untuk menjalankan hidup dengan prinsip kehati-hatian dalam sisa kehidupan setelah pensiun. Kegagalan di hari tua hanya mengantarkan Anda pada penurunan kesehatan. Selalu melakukan pengendalian di semua bidang kehidupan, tidak perlu lagi berambisi berlebihan dan melakukan spekulasi di dalam berbagai aspek kehidupan. Biasakan hidup dengan sikap rendah hati, sabar, tenang, dan menetapkan arah baru untuk sisa hidup Anda.
Dalam kehidupan pensiun Anda harus tetap aktif dan produktif. Kerjakan apa saja yang membuat hati Anda senang dan bahagia. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dengan disiplin yang tinggi. Rawat dan latih fisik tubuh agar tetap memiliki kekuatan dan keseimbangan untuk aktivitas sehari-hari. Rawat dan latih mental dengan pikiran positif agar menghasilkan emosi yang baik untuk mendorong semangat aktivitas sehari-hari Anda.
Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun. Tingkatkan keahlian dan kemampuan Anda untuk membuat pekerjaan yang Anda cintai menghasilkan nilai tambah ekonomi. Hiduplah dengan produktif dan bahagia di sepanjang sisa hidup di wilayah pensiun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Monday, 19 September 2016

SIAPKAH ANDA UNTUK PENSIUN ?


“Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan tak dapat dihindari oleh siapapun. Perubahan adalah takdir yang harus diterima dengan kesadaran penuh.”~Djajendra
Dua puluh lima kadang sampai tiga puluh lima tahun seorang pegawai mengabdikan hidupnya dalam karir panjang. Bekerja di sebuah instansi atau perusahaan ada batas waktunya. Pensiun tidak dapat dihindari oleh para pegawai. Pensiun adalah akhir dari pengabdian dalam karir panjang di tempat kerja.
Pensiun terkait kepada usia pensiun yang biasanya telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, ataupun peraturan perundang-undangan. Jadi, namanya pegawai, tidak punya pilihan untuk tidak pensiun dari tempat kerjanya. Seberapa besar pun cinta dan rasa bangga pegawai terhadap perusahaan atau instansinya, pegawai wajib pensiun sesuai peraturan. Cinta dan rasa bangga dapat dijadikan sebagai inspirasi dan motivasi untuk kehidupan baru setelah pensiun.
Masuk ke wilayah pensiun bukanlah persoalan sederhana. Ada perubahan hidup yang besar terjadi saat pegawai memasuki wilayah pensiun. Rutinitas selama hidup dalam karir panjang akan terhenti, dan digantikan oleh sebuah rutinitas baru yang belum pernah dijalani. Kenyamanan yang sudah didapatkan puluhan tahun di tempat kerja akan digantikan oleh ketidakpastian dalam kehidupan baru. Padahal kita semua tahu bahwa kenyamanan merupakan kebutuhan dasar manusia.
Dalam realitas kehidupan orang-orang pensiun, tidak semua pegawai mampu menjalani hidup di wilayah pensiun sesuai harapan dan impian. Sangat banyak yang harus menjalani kehidupan yang tidak mereka inginkan di wilayah pensiun. Mereka sadar bahwa saat bekerja; mereka hidup dalam sistem, budaya, penghasilan, dan kepemimpinan yang memastikan hidup mereka terjamin dan aman. Tetapi, setelah pensiun dari tempat kerja; mereka kehilangan sistem, budaya, dan kepemimpinan yang tidak mungkin bisa mereka dapatkan kembali. Kalau penghasilan, mereka masih bisa mencari uang dengan rencana investasi mereka. Intinya, tidak semua pegawai bisa mendapatkan kehidupan yang baik setelah pensiun, sangat banyak juga yang terpaksa menghadapi kesulitan hidup di hari tuanya.
Kalau begitu, bagaimana caranya agar para pegawai bisa tetap bahagia dan lebih nyaman setelah pensiun?
Memasuki wilayah pensiun harus dengan kesadaran sikap positif dan kerendahan hati menuju masa depan. Agar sikap positif selalu tersedia di setiap situasi, maka keadaan mental dan emosional harus terjaga dalam energi positif. Bila keadaan mental dan emosional tidak stabil, maka fisik akan menjadi korban. Bila fisik menjadi korban dan tidak sehat, maka apapun rencana dan impian akan dihalangi oleh realitas kesehatan fisik yang menurun.
Sangatlah penting untuk menjalani periode transisi ke jenis kehidupan yang diinginkan setelah pensiun dari pekerjaan. Periode transisi sangat menentukan masa depan setelah pensiun. Rencana keuangan dan rencana pensiun adalah dua hal yang berbeda. Jadi, dalam periode transisi jangan hanya fokus pada rencana keuangan, semua bagian kehidupan harus di tata kembali dan difungsikan secara baik agar dapat berjalan dengan sendirinya untuk mengisi masa pensiun.
Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan tak dapat dihindari oleh siapapun. Perubahan adalah takdir yang harus diterima dengan kesadaran penuh. Setiap pegawai yang memasuki wilayah pensiun harus sadar bahwa umur semakin bertambah. Bila umur semakin bertambah, maka mental dan fisik harus dirawat setiap hari dengan energi positif. Harus timbul kesadaran untuk memiliki kebiasaan berolahraga secara rutin; harus timbul kesadaran untuk memelihara pikiran positif setiap hari; harus timbul kesadaran untuk bersyukur dan hidup dalam sikap rendah hati; harus timbul kesadaran untuk memperluas wawasan hidup dan menghormati keragaman hidup; harus timbul kesadaran untuk melakukan pekerjaan yang paling disukai; harus timbul kesadaran untuk terhubung dengan banyak orang dan sesering mungkin.
Di sepanjang hari-hari pensiun adalah perubahan di sepanjang jalan kehidupan. Fokuskan pikiran positif dengan sikap rendah hati untuk memaksimalkan kualitas hidup setiap hari. Hiduplah dengan semangat dan gairah dalam kehidupan yang Anda inginkan, walau mungkin yang Anda inginkan itu belum utuh dan belum persis terlihat seperti maunya Anda. Jadi, ciptakan imajinasi dan gaya hidup seolah-olah hidup yang Anda jalani sudah seperti yang Anda inginkan. Ingatkan diri Anda untuk selalu rendah hati, bersyukur, dan tidak membanggakan apapun. Perilaku yang suka membanggakan sesuatu akan menjadi kekuatan yang menghalangi kemajuan Anda.
Jangan pernah mengakui bahwa Anda sudah pensiun, tetapi sadari bahwa Anda sedang memulai sebuah kehidupan yang baru untuk masa depan yang lebih baik. Bila Anda selalu mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda sebagai orang pensiunan atau sudah tua, maka mental Anda akan memaksa fisik Anda untuk menjadi lebih tua dari usia Anda saat ini. Kedewasaan mental yang diperlukan, bukan penuaan mental. Jadi, selalu persepsikan bahwa Anda masih kuat, muda, dan siap menjalankan karir kedua dengan sepenuh hati.
Beraktivitaslah setiap hari dengan penuh semangat di semua aspek kehidupan, seperti: berdoa, berolahraga, membaca, berbicara, mendengarkan, memasak, menulis, berkebun, jalan-jalan, dan apa saja yang Anda sukai untuk mengisi jiwa, raga, dan pikiran dengan energi positif. Lakukan hal-hal baru dan belajarlah dari pengalaman yang diberikan oleh hal-hal baru tersebut. Miliki gaya hidup yang sederhana, rendah hati, rajin, giat, menjaga pola makan, dan kembali ke alam.
Jangan pernah berhenti bekerja walau kondisi Anda saat ini sudah pensiun. Jika Anda menyukai apa yang Anda lakukan, Anda tidak perlu bekerja lagi. Miliki pekerjaan atau ciptakan sebuah pekerjaan untuk menemani Anda setelah pensiun dari pekerjaan sebelumnya. Belajarlah sebuah keterampilan baru, berikan waktu dan hati untuk menjalankan keterampilan baru tersebut. Nikmati pengalaman dari keterampilan baru, dapatkan lebih banyak pengetahuan dari keterampilan baru tersebut. Bekerjalah dan layani kehidupan dengan penuh semangat dan sepenuh hati.
Tingkatkan kualitas kehidupan sosial, miliki teman-teman yang berpikir positif dan yang menjalani pola hidup sehat. Hindari pergaulan dengan pemikir negatif, pengeluh, atau orang-orang yang pesimis dengan masa depan. Pergaulan dan kehidupan sosial Anda menentukan arah masa depan Anda. Bila Anda berteman dan bergaul dengan orang-orang produktif dan optimis, maka Anda pun akan terpengaruh untuk menjadi produktif dan optimis di hari tua Anda.
Hiduplah sesederhana mungkin dengan pengeluaran sekecil mungkin. Untuk memiliki kenyamanan keuangan, Anda harus mampu mengelola keuangan Anda dengan seefisien mungkin. Jangan boros dengan uang Anda. Jangan berspekulasi dengan uang Anda. Gunakan uang dengan bijak dan hargai setiap nilai uang. Bila keuangan Anda terganggu, Anda bisa stres dan menjadi negatif dengan kehidupan Anda.
Pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk membiayai semua kebutuhan dasar Anda; pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk membiayai gaya hidup Anda; dan pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk menghadapi keadaan mendadak atau darurat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Sunday, 18 September 2016

ANDA BERUNTUNG BILA MAMPU BEKERJA DENGAN IKHLAS DAN TULUS


“Bila Anda bekerja dengan ikhlas dan tulus, maka Anda selalu menjadi bahagia di tempat kerja.”~Djajendra
Perilaku kerja yang ikhlas dan tulus di tempat kerja adalah sumber untuk membangun budaya kerja yang kuat dan dicintai.
Sudahkah Anda merasa pekerjaan Anda adalah harta yang paling penting untuk dirawat? Bila sudah, berbahagialah Anda, sebab pekerjaan Anda sudah menjadi hak milik Anda untuk selamanya.
Merasa memiliki pekerjaan yang dicintai dan bertanggung jawab penuh untuk meningkatkan kualitas dari pekerjaan yang Anda miliki, adalah jalan untuk mendapatkan kehidupan karir dan keuangan yang terbaik di masa depan. Perilaku dan kebiasaan untuk terus-menerus meningkatkan kualitas cara Anda bekerja dan kualitas kompetensi Anda yang lebih tinggi, menjadikan Anda lebih profesional dan lebih andal di tempat kerja.
Rasa memiliki dan mencintai pekerjaan sangat penting. Sebab, bila Anda kehilangan rasa memiliki dan rasa mencintai pekerjaan yang Anda tekuni; maka Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu hidup Anda di tempat kerja dengan perasaan tidak bahagia, bosan, dan jenuh. Kondisi ini pasti membuat Anda tidak mampu menikmati pekerjaan Anda, sehingga akhirnya Anda tidak produktif dan selalu menjadi beban bagi perusahaan.
Bekerja dengan ikhlas dan tulus sangatlah penting untuk membuat Anda lebih memiliki dan mencintai pekerjaan Anda. Anda harus selalu sadar bahwa pekerjaan Anda memberikan keamanan untuk kehidupan ekonomi dan keuangan keluarga Anda. Jadi, Anda harus selalu merasa memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan fungsi dari keterampilan, pengetahuan, reputasi, dan profesionalisme dari pekerjaan yang Anda tekuni. Intinya, sebagai seorang profesional, Anda harus mampu memimpin dan bertanggung jawab atas tugas dan proyek yang sedang Anda kerjakan. Temukan cara yang paling sederhana dari pikiran yang paling terang untuk menampilkan citra positif Anda sebagai seorang profesional sejati.
Latihlah mental, spiritual, dan fisik Anda agar berdaya tahan tinggi untuk melayani kegiatan sehari-hari di tempat kerja. Bila mental Anda positif terhadap pekerjaan dan perusahaan; spiritual Anda mampu menikmati pekerjaan dengan rasa syukur; dan fisik Anda selalu bugar dan siap untuk melayani pekerjaan; maka, Anda selalu menjadi pemenang yang produktif dan berkinerja tinggi di tempat kerja.
Anda beruntung bila mampu bekerja dengan ikhlas dan tulus. Oleh karena itu, tumbuhkan semangat dan gairah untuk bekerja dengan ikhlas dan tulus. Mental yang ikhlas dan tulus mampu menampilkan semangat yang penuh bahagia untuk melayani pekerjaan. Emosi dan sikap positif diperlukan agar Anda bisa secara konsisten bekerja dengan ikhlas dan tulus. Energi ikhlas dan tulus membuat Anda sangat antusias dan penuh gairah dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab. Jadi, saat Anda terlatih dan terbiasa berperilaku ikhlas dan tulus dalam menjalankan pekerjaan Anda; maka, saat itu semua yang Anda kerjakan menjadi mudah dan dapat diselesaikan tepat waktu. Anda mampu memanfaatkan waktu kerja dengan efektif dan menjalankan proses kerja dengan antusias.
Perilaku kerja yang ikhlas dan tulus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan Anda, dan juga bagi tim kerja Anda. Semua aktivitas yang digerakkan dengan energi ikhlas dan tulus, akan mencapai tujuan utamanya.  Sebagai pribadi yang bekerja dan melayani perusahaan dengan ikhlas dan tulus, Anda akan menjadi energi positif yang mendukung proses kerja menjadi lebih cepat dan produktif. Hal ini, membuat kolega, anggota tim, pimpinan, dan pelanggan, mendapatkan kontribusi dan pelayanan terbaik dari Anda.  
Bekerjalah dengan motivasi untuk membuat Anda bahagia dan menikmati pekerjaan dengan antusias. Gunakan perilaku ikhlas dan tulus untuk menggerakan nilai-nilai budaya kerja perusahaan, sehingga etos kerja Anda bisa seperti yang dikehendaki oleh nilai-nilai inti perusahaan. Pastikan Anda memperkuat tujuan utama dan melayani proses kerja secara teratur. Fokuskan semua energi positif Anda untuk memberikan layanan yang berkualitas di setiap kesempatan, baik bagi orang-orang di internal perusahaan, maupun bagi pelanggan dan stakeholders lainnya. Setiap hari ingatkan diri sendiri untuk bekerja dengan ikhlas dan tulus. Selaraskan kegiatan sehari-hari Anda dengan visi, misi, nilai-nilai inti, strategi, kepemimpinan, dan tujuan perusahaan.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Friday, 16 September 2016

PROGRAM MOTIVASI 2 JAM “KARYAWAN INGIN MEMPUNYAI SIFAT MEMILIKI PERUSAHAAN”


DESKRIPSI
Bisnis saat ini sangat dinamis dan perubahannya sangat cepat, diperlukan tanggung jawab yang lebih dari para karyawan untuk dapat mempertahankan keunggulan kompetitif perusahaan dalam menghadapi yang serba cepat saat ini. Perusahaan perlu memotivasi dan melibatkan semua karyawan untuk mempunyai rasa memiliki perusahaan, serta rasa memiliki pekerjaan dan memiliki tanggung jawab penuh terhadap kemajuan perusahaan.
Rasa kepemilikan perusahaan bersumber dari mindset kepemilikan terhadap perusahaan. Perasaan kepemilikan terhadap perusahaan diperlihatkan melalui sifat, sikap, perilaku, etos, kebiasaan, dan karakter kerja. Hal ini menjadi sangat penting bagi kehidupan kerja yang produktif dan berkinerja tinggi. Setiap hari; karyawan berinteraksi dengan sistem, prosedur, teknologi, kepemimpinan, produk, jasa, dan berbagai benda yang mereka miliki di perusahaan; baik yang bersifat material maupun immaterial. Semua interaksi ini harus memperlihatkan rasa kepemilikan yang kuat dalam hubungan emosional yang terikat secara mendalam. Pekerjaan, orang, benda, dan teknologi harus menyatu dalam komitmen karyawan terhadap perusahaan. Rasa kepemilikan karyawan dapat menciptakan kepuasan kerja dan perilaku kerja yang menguntungkan perusahaan.
Ketika karyawan mempunyai sifat memiliki perusahaan, maka perusahaan menjadi bagian dari identitas diri karyawan. Tugas dan tanggung jawab mereka menjadi identitas mereka. Karyawan merasa dirinya satu dengan perusahaan, dan saat itulah mereka mampu bekerja lebih produktif dan merasa lebih bahagia bersama perusahaan. Artinya, budaya kerja di perusahaan akan bergerak dalam semangat dan antusias karyawan, untuk menghasilkan kinerja tertinggi. Sifat-sifat buruk, seperti: sinis, apatis, malas, mengeluh, konflik, dan prasangka buruk akan menghilang digantikan sifat-sifat positif yang membuat perusahaan memiliki budaya kuat untuk menjadi unggul dalam kompetisi bisnis.
Program motivasi selama dua jam ini membangun rasa kepemilikan karyawan terhadap perusahaan. Karyawan dimotivasi untuk memiliki otonomi dan identitas atas pekerjaan dengan tanggung jawab dari integritas yang tinggi. Karyawan dimotivasi untuk memiliki sikap kerja dan perilaku kerja yang mencintai perusahaan dan pekerjaan. Karyawan dimotivasi untuk memiliki ide perusahaan, proyek perusahaan, dan ruang kerja mereka sebagai milik pribadi mereka. Karyawan dimotivasi untuk memiliki tanggung jawab penuh dalam menghasilkan pelayanan yang memuaskan pelanggan. Karyawan dimotivasi untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi yang dicintai pelanggan. Karyawan dimotivasi untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam meningkatkan omset bisnis menjadi lebih tinggi. Karyawan dimotivasi untuk memberikan waktu, energi, komitmen, dan kemampuan total dalam keunggulan perusahaan.
Program motivasi ini menyediakan karyawan dengan kesempatan untuk benar-benar menyelesaikan pekerjaan yang mereka mulai dengan berkualitas. Karyawan mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semangat memiliki perusahaan untuk berkontribusi pada hasil kerja terbaik, pada produk atau jasa akhir yang berkualitas tinggi. Karyawan merasa bertanggung jawab dan wajib melibatkan diri dalam aspek kerja seperti: perencanaan, pelaporan, evaluasi, dan pencapaian akhir yang terbaik. Karyawan termotivasi untuk melakukan segala sesuatu yang terbaik bagi kemajuan dan prestasi perusahaan.
TUJUAN MOTIVASI
Memotivasi karyawan untuk mempunyai sifat memiliki perusahaan dan mendorong mereka untuk berpartisipasi dengan tanggung jawab penuh dalam semua aspek kerja perusahaan
Memotivasi karyawan untuk memperlihatkan sifat, sikap, perilaku, etos, kebiasaan, empati, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, cinta, serta rasa memiliki terhadap perusahaan dan pekerjaan dengan sepenuh hati.
MANFAAT MOTIVASI
Program motivasi ini dapat menyebabkan peningkatan keterlibatan karyawan, meningkatkan produktivitas mereka, meningkatkan komitmen kerja, dan meningkatnya kepuasan kerja. Karyawan juga merasa semua rencana dan ide perusahaan sebagai rencana dan ide mereka, mampu menyatu dalam tim kerja dan merasa bertanggung jawab untuk menghasilkan yang terbaik, meningkatkan rasa keterlibatan dalam menghasilkan produk dan jasa perusahaan, serta selalu mengalirkan rasa bahagia dan energik untuk suasana kerja. Pada akhirnya, karakter karyawan yang mempunyai sifat memiliki perusahaan berdampak pada peningkatan kinerja bisnis perusahaan di semua aspek.
METODOLOGI
Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, dan brainstorming
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

Thursday, 15 September 2016

MENANG MENGHADAPI MASA SULIT, RENDAH HATI MENGHADAPI MASA SENANG


“Situasi kehidupan yang sulit dan rumit bukan untuk dibiarkan dan dikeluh-kesahkan, tetapi untuk dijadikan dasar dalam membangun kehidupan yang lebih baik.”~Djajendra
Hidup adalah rahasia Tuhan. Sesuatu yang sulit saat ini belum tentu buruk bagi kehidupan Anda. Sesulit apapun situasi yang harus Anda hadapi, laluilah dengan doa dan keyakinan bahwa Tuhan pasti membantu dan menyelamatkan Anda.  
Manusia menjadi lebih pintar, berkembang, tumbuh, dan lebih berkualitas karena adanya masa sulit. Tanpa ada rintangan dan kesulitan, orang-orang terjebak dalam zona nyaman, yang membuatnya sulit untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik bagi dirinya dan kehidupan yang lebih luas.
Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar cerita tentang seorang petani yang selalu menyikapi semua peristiwa baik dan buruk dengan rendah hati.
Saya ceritakan kembali.
Petani yang rendah hati ini memiliki seekor kuda. Suatu hari, kuda tersebut keluar kandang dan melarikan diri ke dalam hutan. Para tetangga dan teman si petani merasa kasihan sama si petani. Mereka berkata,”satu-satunya kudamu sudah melarikan diri, sangat buruk nasibmu.” Mendengar kata-kata para tetangga dan teman, petani hanya tersenyum, dan berkata. “Siapa tahu jika kejadian ini baik atau buruk?” Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama beberapa kuda liar dan masuk ke dalam kandang. Melihat hal ini, para tetangga dan teman si petani heran dan takjub. Merekapun ramai-ramai berkata, “sangat beruntung nasibmu, kau memiliki banyak kuda sekarang.” Petani tersenyum dan dengan tenang menjawab, “siapa yang tahu jika hal ini baik atau buruk?” Beberapa hari kemudian, anak petani mencoba menaiki kuda liar tersebut. Hasilnya, dia terlempar dari kuda dan kakinya patah. Seperti biasa, para tetangga dan teman si petani ramai-ramai memberi komentar, “kuda-kuda itu membawa sial, lihat anakmu kakinya patah dan tidak bisa membantumu kerja di ladang.” Mendengar kata-kata tetangga dan teman, si petani kembali tersenyum dan menjawab dengan tenang.“Siapa yang tahu jika kejadian ini baik atau buruk?” Beberapa minggu kemudian, tentara memasuki desa untuk mencari setiap laki-laki muda yang sehat dan kuat untuk tugas militer pergi berperang melawan musuh negara. Semua anak laki-laki dari desa tersebut wajib mengikuti tugas militer, dan anak petani yang kakinya patah tidak terpilih. Seperti biasa, para tetangga dan teman si petani berkomentar, "kau sagat beruntung, anakmu kakinya patah sehingga tidak perlu ikut perang.” Mendengar komentar tetangga dan teman, si petani dengan tenang menjawab. “Siapa yang tahu jika kejadian ini baik atau buruk?”
Apapun peristiwa kehidupan yang sedang Anda hadapi, tetaplah positif dan rendah hati. Tidak perlu membanggakan sebuah keuntungan, tidak perlu menangisi sebuah kerugian. Biarlah kehendak Tuhan yang bekerja di dalam semua peristiwa hidup. Jalani semua situasi hidup dengan kreativitas untuk berkembang dan tumbuh menjadi lebih baik.
Situasi kehidupan yang sulit dan rumit bukan untuk dibiarkan dan dikeluh-kesahkan, tetapi untuk dijadikan dasar dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Jelas, sangat normal, bahwa kehidupan yang sulit pasti membuat perasaan tidak nyaman, serta banyak kecemasan yang harus dilalui karena ketidakpastian. Tetapi, bila Anda membiarkan setiap hari hidup Anda dalam kecemasan, ketakutan, kemarahan, kesedihan, pesimis, dan ketidakyakinan; maka, kualitas hidup Anda akan turun dan membuat hidup Anda lebih sulit untuk bangkit kembali.
Ketika Anda merasa sulit untuk mewujudkan cita-cita, tujuan, keinginan, dan kebutuhan; Anda harus belajar melepaskan semua itu dan bersyukur dengan apa yang Anda miliki saat ini. Jangan terlalu dipikirkan atau terlalu banyak hitungan untuk segala sesuatu yang belum pasti. Kekuatan hidup dapat dimiliki saat Anda sudah mampu melepaskan ambisi, keinginan, cita-cita, lalu memfokuskan kehidupan yang dimiliki saat ini dengan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan.
Semua orang menginginkan kehidupan yang ideal dan sempurna, padahal kehidupan itu sendiri tidak pernah ideal dan sempurna. Ideal dan sempurna hanya ada dalam fantasi atau imajinasi manusia. Penderitaan muncul karena orang ngotot untuk memiliki kehidupan yang ideal dan sempurna; kesulitan muncul karena orang ngotot untuk hidup secara ideal dan sempurna. Ingat selalu bahwa hidup bukan maunya kita, tetapi maunya Tuhan. Tuhanlah yang punya rencana dan tujuan atas diri setiap orang. Jadi, jangan memaksa tujuan dan rencana Anda harus terwujud, biarkan saja kehendak Tuhan melalui rencana dan tujuannya yang bekerja untuk kehidupan yang Anda jalani. Hanya jiwa-jiwa yang terlatih dan terbiasa untuk bersyukur, ikhlas, berterima kasih, dan tidak pernah berhenti menjadi kreatif untuk kehidupan yang lebih baik, yang bisa searah dengan rencana Tuhan.
Jangan biasakan untuk menilai setiap peristiwa yang Anda lalui dengan pikiran negatif. Ketika situasi yang sulit harus Anda hadapi, jangan menilai situasi tersebut dengan pikiran negatif. Jangan biarkan pikiran negatif membangkitkan emosi negatif. Memang ini bukan perkara mudah, Anda harus terlatih dan terbiasa di dalam kesadaran tinggi untuk menjadi ikhlas dan belajar dari peristiwa hidup.
Melatih dan membiasakan diri untuk tidak menyalahkan orang lain; yakinkan kepada diri sendiri bahwa peristiwa sulit tersebut untuk menjadikan Anda lebih baik; jangan menyalahkan diri sendiri; jangan membiarkan situasi sulit tersebut melemahkan semangat dan daya tahan Anda.
Kembangkan mentalitas pemenang dan pejuang, jauhkan hidup Anda dari mentalitas korban. Jangan pernah membiarkan peristiwa apapun menjadikan Anda sebagai korban. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda adalah pemenang, dan setiap peristiwa apapun bertujuan menjadikan Anda lebih baik.
Hiduplah untuk menemukan sesuatu yang membuat Anda bersyukur pada saat ini. Fokuskan perhatian pada hal-hal terindah walau Anda sedang dalam situasi yang rumit dan sulit. Hidup ini hanya sebuah jalan-jalan di bumi yang indah sambil bekerja mewujudkan kehendak Tuhan atau rencana Tuhan atas diri kita masing-masing. Mati pun tubuh tidak dibawah dan pasti ditinggal dibumi, jadi tidak ada alasan untuk menyiksa diri dengan berbagai penderitaan hanya untuk memenuhi keinginan materi dan harta. Biarkan Tuhan bekerja dengan caranya, lalu Anda bekerja dengan rasa syukur dan terima kasih dengan apa yang Anda punya saat ini.
Kita semua adalah bagian terkecil untuk sebuah kehidupan yang luas di alam semesta, dan semua ini hanya untuk sementara waktu. Tidak mungkin kita hidup selamanya, pasti kita digantikan oleh generasi baru, oleh orang-orang baru. Jadi, kita ini hanya pekerja dan pelayan yang menghidupi kehidupan di alam semesta yang kita tempati untuk sementara. Oleh karena itu, tidak perlu menanggapi kesulitan dengan penderitaan, tidak perlu menanggapi keuntungan dengan kebanggaan. Semua yang kita lalui adalah sekolah dan pengalaman untuk membentuk kualitas diri yang lebih baik.
Menang menghadapi masa sulit, rendah hati menghadapi masa senang. Hiduplah untuk berkembang dan tumbuh, jangan sia-siakan hidup dalam kesulitan. Hiduplah sepenuh hati dan totalitas untuk kehidupan terbaik yang Anda miliki saat ini. Jangan mengasihani diri sendiri dalam menghadapi kesulitan sehari-hari. Ingat, kesulitan itu ada kalau Anda berpikir itu sulit; masalah itu ada kalau Anda berpikir itu masalah. Anda tidak dapat mengontrol segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan, Anda hanya bisa mengontrol diri Anda sendiri. Kendalikan diri sendiri dan berikan respon yang positif atas setiap situasi hidup dengan rendah hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Wednesday, 14 September 2016

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM
DESKRIPSI
Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.
Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.
Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.
Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.
Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.
Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.
Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.
Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 4 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.
TUJUAN UMUM PELATIHAN
Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.
TUJUAN KHUSUS PELATIHAN
  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.
METODOLOGI PELATIHAN
Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.
MANFAAT PELATIHAN
  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
  9. Peserta memahami cara menggunakan etika dan moralitas positif untuk menciptakan komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa yang unggul.
GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ETIKA DAN MORALITASPROGRAM 4 JAM
SESI 1: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA
Sub Bahasan
  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Perbedaan antara moralitas dan etika
  3. Membangun lingkungan kerja yang etis dan bermoral tinggi
  4. Lingkungan kerja yang etis dan bermoral mengurangi konflik
  5. Etika dan moralitas untuk mengelola emosi positif, sikap profesional, pikiran positif, dan kebiasaan positif di tempat kerja
  6. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  7. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  8. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma
  9. Menguatkan budaya tata krama dan sopan santun di internal perusahaan
  10. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  11. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan ancaman.
  12. Menjaga rahasia perusahaan
  13. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  14. Memahami politik organisasi
SESI 2: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KERJA
Sub Bahasan
  1. Etika dan moralitas untuk meningkatkan kualitas komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa
  2. Keterampilan mendengarkan dan keterampilan bertanya yang etis
  3. Mengenali diri sendiri, tahu siapa anda, pahami hati nurani anda secara lebih mendalam, sebelum berucap dan berkata-kata kepada orang lain
  4. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  5. Membawa orang ke sudut pandang Anda dengan kekuatan etis dan integritas yang kuat
  6. Cerdas berurusan dan berkomunikasi dengan kepribadian yang berbeda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Memanfaatkan etika dan moralitas untuk meningkatkan pengaruh positif di tempat kerja
  9. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir yang etis
  10. Tidak membiarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  11. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif
UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105
Posted